JawaPos.com - Persib Bandung kini memiliki enam pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia setelah resmi mengontrak Ragnar Oratmangoen dengan durasi tiga musim hingga 2029. Kehadiran penyerang berusia 28 tahun itu semakin mempertegas ambisi Maung Bandung membangun skuad kompetitif untuk menghadapi musim 2026/2027.
Ragnar menjadi rekrutan kelima Persib pada bursa transfer musim ini. Mantan pemain FCV Dender itu bergabung dengan status bebas transfer setelah kontraknya bersama klub Liga Pro Belgia berakhir.
Enam Pemain Timnas Indonesia di Persib
Ragnar Oratmangoen melengkapi daftar pemain Timnas Indonesia di skuad Persib. Sebelumnya, Maung Bandung telah memiliki Marc Klok, Thom Haye, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, dan Dion Markx.
Kehadiran enam pemain tersebut menjadi modal penting bagi Persib yang akan tampil di empat kompetisi pada musim 2026/2027, yakni Super League, Piala Indonesia, AFC Champions League Two (ACL Two), dan ASEAN Club Championship.
Adhitia Sambut Kehadiran Ragnar
Adhitia menilai Ragnar merupakan sosok yang sesuai dengan kebutuhan tim. Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kualitas lini serang sekaligus memperkuat daya saing Persib di level domestik maupun Asia.
"Kami menyambut Ragnar sebagai bagian dari keluarga besar Persib. Pengalaman, kualitas, dan karakter yang dimilikinya diharapkan dapat semakin memperkuat tim dalam menghadapi berbagai tantangan pada musim mendatang," ujar Adhitia, dikutip dari laman resmi Persib, Sabtu (4/7).
Ia berharap Ragnar bisa berkembang bersama Persib dan membantu klub mencapai target yang telah ditetapkan.
"Dalam tiga tahun ke depan, kami berharap Ragnar dapat memberikan kontribusi terbaik dan tumbuh bersama Persib dalam mewujudkan target-target yang telah ditetapkan klub."
"Kehadirannya diharapkan mampu menambah energi positif di dalam tim serta memperkuat daya saing Persib, baik di kompetisi domestik maupun Asia," lanjutnya.
Kehadiran Ragnar mempertegas strategi Persib membangun skuad berpengalaman untuk menghadapi empat kompetisi sekaligus musim depan. Selain kualitas individu, pengalaman bermain di Eropa menjadi nilai tambah yang diharapkan mampu meningkatkan daya saing Maung Bandung di level domestik maupun Asia.
Kontrak Tiga Musim
Persib mengikat Ragnar dengan kontrak hingga 2029 setelah sang pemain mengakhiri kebersamaannya bersama FCV Dender di Liga Pro Belgia.
Ini menjadi pengalaman pertama Ragnar bermain untuk klub Asia. Sebelumnya, ia membangun karier di Eropa bersama Top Oss, NEC Nijmegen, SC Cambuur, Go Ahead Eagles, FC Groningen, Fortuna Sittard, hingga FCV Dender.
Persib Kini Punya Enam Pemain Naturalisasi
Kehadiran Ragnar membuat Persib kini memiliki enam pemain naturalisasi yang pernah memperkuat Timnas Indonesia.
Selain Ragnar, Persib telah memiliki Marc Klok, Thom Haye, Sandy Walsh, Eliano Reijnders, dan Dion Markx.
Kedalaman skuad tersebut menjadi modal penting mengingat Persib akan tampil di empat kompetisi musim depan, yakni Super League, Piala Indonesia, AFC Champions League Two (ACL Two), dan ASEAN Club Championship.
Transfer Kelima Persib
Ragnar menjadi rekrutan kelima Persib untuk menghadapi musim 2026/2027.
Sebelumnya, Maung Bandung telah mendatangkan Gakuto Notsuda, Luka Menalo, Sandy Walsh, dan Gabriel Mutombo.
Kehadiran para pemain baru itu mempertegas ambisi Persib mempertahankan dominasinya setelah mencatat sejarah sebagai klub Indonesia pertama yang menjuarai liga dalam tiga musim beruntun.
Rekrutan Persib Musim 2026/2027
• Ragnar Oratmangoen
• Sandy Walsh
• Gakuto Notsuda
• Luka Menalo
• Gabriel Mutombo
Enam Pemain Timnas Indonesia di Persib
• Marc Klok
• Thom Haye
• Eliano Reijnders
• Sandy Walsh
• Dion Markx
• Ragnar Oratmangoen
Persib Belum Berhenti Belanja?
Dengan jendela transfer yang masih terbuka, bukan tidak mungkin Persib kembali mendatangkan pemain baru untuk melengkapi skuad menghadapi empat kompetisi musim depan.
Dengan bergabungnya Ragnar Oratmangoen, Persib kembali mengirim pesan kepada para pesaingnya bahwa Maung Bandung serius membangun skuad bertabur pemain Timnas Indonesia demi mempertahankan dominasi di kompetisi domestik sekaligus berbicara lebih banyak di level Asia.