JawaPos.com - Persib Bandung dan PSGC Ciamis resmi menjalin kerja sama strategis yang tidak hanya berfokus pada pengembangan pemain, tetapi juga peningkatan tata kelola klub sepak bola profesional. Kesepakatan tersebut diumumkan dalam konferensi pers di Ciamis pada Rabu (1/7/2026).
Kolaborasi ini menjadi langkah baru bagi kedua klub dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih sehat, modern, dan berkelanjutan.
Salah satu poin penting dari kerja sama tersebut adalah penetapan PSGC Ciamis sebagai tim satelit Persib yang akan berkompetisi di Liga 2 musim 2026/2027.
Baca Juga: Persib Bandung Punya Cara Unik Perkenalkan Gabriel Mutombo, Gabungkan Sepak Bola dan Kampanye Sosial
Melalui status tersebut, PSGC akan menjadi bagian dari jalur pengembangan pemain Persib. Para pemain muda yang membutuhkan jam terbang lebih banyak nantinya berpeluang mendapatkan menit bermain kompetitif bersama PSGC sebelum diproyeksikan kembali ke skuad utama Persib.
Namun, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada aspek teknis di lapangan. Persib dan PSGC juga akan saling berbagi pengalaman dalam pengelolaan klub profesional melalui program knowledge sharing.
Program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari administrasi dan tata kelola organisasi, pengembangan bisnis, pembinaan pemain usia muda, hingga penyelenggaraan pertandingan dan peningkatan pengalaman suporter.
Baca Juga: Persib Bandung Resmi Rekrut Gabriel Mutombo dari Ratchaburi FC, Diplot Gantikan Federico Barba
Ketua Umum PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, menyebut kerja sama ini sebagai kesempatan berharga bagi klubnya untuk belajar dari pengalaman Persib yang selama ini dinilai berhasil membangun organisasi sepak bola profesional di Indonesia.
Menurutnya, PSGC ingin berkembang bukan hanya dari sisi prestasi di lapangan, tetapi juga memiliki fondasi organisasi dan bisnis yang kuat agar mampu bersaing secara berkelanjutan.
Sementara itu, Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Persib untuk ikut mendorong kemajuan sepak bola di Jawa Barat.
Ia menilai perkembangan sepak bola tidak bisa dilakukan oleh satu klub saja. Karena itu, kolaborasi dan saling berbagi pengalaman menjadi salah satu cara memperkuat kualitas kompetisi sekaligus menciptakan ekosistem yang lebih sehat.
Baca Juga: Resmi Tinggalkan Persib Bandung, Berikut Perjalanan Enam Musim Zalnando Bersama Pangeran Biru
Adhitia juga menegaskan bahwa kehadiran PSGC sebagai tim satelit menjadi bagian dari visi jangka panjang Persib dalam membangun jalur pembinaan pemain yang lebih terstruktur.
Dengan adanya tim satelit, pemain muda diharapkan memiliki ruang berkembang melalui kompetisi yang kompetitif sebelum menembus level tertinggi.
Selain membantu proses regenerasi pemain Persib, kerja sama ini juga membuka peluang lebih besar bagi talenta-talenta asal Jawa Barat untuk berkembang di sepak bola profesional.
Kedua klub berharap sinergi tersebut dapat menjadi contoh kolaborasi positif antarklub di Indonesia.
Tidak hanya memberikan manfaat bagi Persib dan PSGC, kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat industri sepak bola nasional melalui tata kelola yang lebih profesional, pembinaan pemain yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas kompetisi di masa mendatang.