JawaPos.com - Langkah besar Persija Jakarta menggandeng Shin Tae-yong (STY) untuk super league musim 2026/2027 disambut ekspektasi tinggi dari orang nomor satu di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara terbuka menantang pelatih asal Korea Selatan tersebut untuk mempersembahkan gelar juara liga dalam waktu dekat.
Tantangan besar juara super league ini disampaikan Pramono Anung saat bertemu Shin Tae-yong dalam acara Jakarta Water Hero di Balai Kota DKI Jakarta pada Jumat (26/6). Momen tatap muka perdana ini seketika berubah menjadi sesi pemecut semangat bagi sang juru taktik baru Macan Kemayoran Persija Jakarta.
Misi Besar Menuju Perayaan 5 Abad Jakarta
Bukan tanpa alasan Pramono Anung langsung memasang target tinggi kepada pelatih Shin Tae-yong. Super league musim depan bertepatan dengan momentum bersejarah, di mana ibu kota akan merayakan hari jadi yang ke-500. Gelar juara dari Persija dinilai akan menjadi pelengkap sempurna bagi perayaan setengah milenium kota ini.
Baca Juga: Bakat Keturunan Indonesia Orion Nettl Resmi Dikontrak NEC Nijmegen Hingga 2027, Ini Profilnya
"Secara khusus saya juga ingin mengapresiasi Mr. Shin Tae-yong," ujar Pramono Anung.
Pramono menegaskan, 2027 bukan sekadar tahun kompetisi biasa bagi warga Jakarta. Status Persija sebagai ikon olahraga kota membuat bebannya berlipat ganda untuk berada di puncak tertinggi sepak bola Tanah Air.
"Mr. Shin Tae-yong, saya harap tahun depan, itu akan jadi perayaan lima abad, 500 tahun Kota Jakarta. Tolong berikan kami hadiah spesial (gelar juara)," ucap Pramono menggunakan bahasa Inggris di hadapan sang pelatih.
Baca Juga: Profil Rivas Manuhutu, Bek Kiri Berdarah Indonesia yang Tampil Menjanjikan Bersama PSV U-19
Proyek Jangka Panjang dan Pembuktian STY
Manajemen Persija sendiri memang tidak main-main dalam membangun tim. Mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut diikat dengan kontrak jangka panjang berdurasi tiga tahun, terhitung sejak musim 2026/2027.
Kehadiran pelatih berusia 55 tahun ini diharapkan mampu menyudahi dahaga gelar kompetisi domestik yang sudah lama dinantikan para pendukung setia. Dengan reputasi disiplin tinggi dan visi modern yang dibawanya dari level tim nasional, target dari Gubernur DKI kini bertransformasi menjadi misi nyata yang wajib diwujudkan.
Janji Shin Tae-yong untuk Jakmania: Bertanding dengan Mental Pejuang
Shin Tae-yong mengaku sangat termotivasi melihat besarnya ekspektasi publik dan pemerintah daerah. Dia bahkan sudah membayangkan atmosfer magis yang kerap dihadirkan oleh puluhan ribu Jakmania yang memadati stadion pada musim-musim sebelumnya.
Berdasar data musim lalu, antusiasme pendukung Persija memang luar biasa. Laga kandang melawan Arema FC mampu menyedot 56.989 penonton, disusul duel kontra PSIM dengan 56.150 penonton, serta laga sengit melawan Persebaya yang dihadiri 39.443 penonton.
"Saya sudah sering membayangkan antusiasme fans saat pertandingan di Jakarta. Saya tidak bisa menjamin kemenangan di setiap pertandingan, tetapi saya berjanji fans tidak akan kecewa," tutur Shin Tae-yong.
Pelatih kawakan tersebut meminta Jakmania memberikan kepercayaan penuh kepada proses yang sedang dibangun. Baginya, hasil akhir adalah muara dari daya juang maksimal yang ditunjukkan para pemain di atas lapangan hijau.
"Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam sepak bola, tetapi kami akan bertanding dengan mentalitas pejuang dan daya juang yang tinggi. Tolong percaya kepada para pemain kami dan terus berikan dukungan," ucap Shin Tae-yong.