← Beranda
Pernah Bela Timnas Indonesia U-23! Ricky Pratama Ungkap Sosok yang Bikin Mantap Gabung Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 25 Juni 2026 | 15.59 WIB
Ricky Pratama resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya dan siap bekerja kembali di bawah arahan Bernardo Tavares pada musim baru. (Instagram @rickypratama015)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi merekrut Ricky Pratama untuk musim baru dengan kontrak multiyears. Winger berusia 23 tahun asal Sidoarjo yang pernah membela Timnas Indonesia U-23 itu mengaku memilih bergabung dengan Persebaya Surabaya karena ingin membela klub kota kelahirannya sekaligus kembali bekerja sama dengan pelatih Bernardo Tavares.

Kehadiran Ricky Pratama menambah opsi di sektor sayap Green Force. Pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan fleksibilitas posisi itu diharapkan mampu memberikan warna baru dalam skema permainan Bernardo Tavares.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga Inggris Memanas! Liverpool Siap Tikung Newcastle United Lagi, Kini Bidik Wonderkid Belanda Kees Smit

Mengapa Ricky Pratama Memilih Persebaya Surabaya?

Ricky Pratama mengungkapkan ada faktor penting yang membuatnya menerima tawaran Persebaya Surabaya, yakni keberadaan Bernardo Tavares di kursi pelatih.

Menurut Ricky, pelatih asal Portugal tersebut memiliki peran besar dalam perjalanan karier profesionalnya. Saat masih bersama PSM Makassar, Tavares menjadi sosok pertama yang memberinya kesempatan tampil di level senior.

"Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan saya. Beliau adalah pelatih yang pertama kali memberi kesempatan kepada saya untuk bermain di level senior," ujar Ricky.

Hubungan keduanya memang sudah terjalin cukup lama sejak bekerja sama di PSM Makassar. Kedekatan itu membuat Ricky memahami tuntutan permainan yang diinginkan sang pelatih.

Tak hanya memberi kesempatan bermain, Tavares juga dianggap sebagai figur yang membantu perkembangan kualitasnya sebagai pesepak bola profesional. Kepercayaan yang diberikan menjadi modal penting hingga dirinya mampu menembus level tim nasional.

"Saya banyak berkembang di bawah arahan beliau, mulai dari proses menembus tim utama hingga akhirnya bisa menjadi pemain tim nasional," lanjut Ricky.

Jejak Karier Hingga Menembus Timnas Indonesia

Ricky Pratama bukan nama asing di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Meski masih berusia 23 tahun, ia sudah mengumpulkan pengalaman yang cukup banyak di level profesional.

Baca Juga: Kecewa di Newcastle United! Lewis Hall Tertarik Gabung Manchester United, Chelsea Juga Siap Pinang

Berdasarkan data Transfermarkt, Ricky telah mencatatkan 79 penampilan di kompetisi liga nasional. Dari jumlah tersebut, ia membukukan satu gol dan delapan assist dengan total 2.787 menit bermain.

Pada musim 2024/2025, Ricky tampil dalam 32 pertandingan Super League dan menyumbang empat assist. Musim tersebut menjadi periode dengan menit bermain terbanyak dalam karier profesionalnya, yakni mencapai 1.324 menit.

Sementara pada musim lalu, ia mencatatkan 12 penampilan dengan torehan satu assist dari 461 menit bermain. Meski kesempatan bermain menurun, Persebaya Surabaya tetap melihat potensi besar yang dimiliki pemain kelahiran Sidoarjo tersebut.

Pengalamannya juga tidak hanya terbatas di level klub. Ricky pernah tampil di berbagai kelompok usia Timnas Indonesia, mulai dari U-19 hingga U-23. Data menunjukkan Ricky melakoni debut bersama Timnas Indonesia U-23 pada 3 September 2025 dan mengoleksi empat penampilan.

Ia juga sempat bermain satu kali bersama Timnas Indonesia U-22 serta pernah memperkuat Timnas Indonesia U-19.

Bernardo Tavares Sudah Paham Kualitas Ricky

Bernardo Tavares mengaku tidak asing dengan kemampuan Ricky Pratama. Pengalaman bekerja bersama sebelumnya membuat sang pelatih mengetahui karakter permainan yang dimiliki pemain tersebut.

Menurut Tavares, salah satu keunggulan Ricky adalah kemampuannya bermain di beberapa posisi berbeda di lini depan. Fleksibilitas itu menjadi nilai tambah penting dalam membangun kedalaman skuad Persebaya Surabaya.

"Ricky merupakan pemain asal Surabaya yang memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi. Saya pernah bekerja sama dengannya sebelumnya dan mengetahui kualitas yang dimilikinya," ujar Coach Tavares.

Kemampuan bermain di berbagai posisi memungkinkan Ricky digunakan sebagai winger kanan, winger kiri, maupun pemain pendukung penyerang. Opsi semacam itu sangat dibutuhkan dalam kompetisi panjang yang menuntut rotasi pemain.

Selain memiliki kecepatan, Ricky juga sudah memiliki pengalaman tampil di kompetisi internasional. Ia mencatatkan 12 penampilan di ajang regional dan Asia, termasuk AFC Cup dan ASEAN Club Championship.

Dari 12 laga internasional tersebut, Ricky menyumbangkan satu assist dan mengumpulkan total 330 menit bermain. Pengalaman itu menjadi bekal berharga saat menghadapi tekanan di klub sebesar Persebaya Surabaya.

Tantangan Besar untuk Bangkit di Kota Kelahiran

Meski mendapat kepercayaan besar dari klub dan pelatih, Bernardo Tavares menegaskan semua kesempatan harus dibayar dengan kerja keras. Pelatih berusia 46 tahun itu berharap Ricky mampu menjadikan Persebaya Surabaya sebagai tempat untuk mengembalikan performa terbaiknya setelah musim lalu belum berjalan sesuai harapan.

"Sekarang semuanya kembali kepada Ricky. Dia harus bekerja keras untuk membuktikan bahwa dirinya mampu kembali ke level performa terbaik dan membantu Persebaya mencapai target yang diinginkan," tegas Coach Tavares.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal persaingan di skuad Green Force akan berlangsung ketat. Status pemain baru tidak otomatis menjamin tempat utama dalam tim.

Ricky pun menyadari tantangan tersebut. Bermain untuk klub kota kelahirannya justru menjadi motivasi tambahan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di hadapan pendukung sendiri.

"Target pribadi saya di musim baru nanti adalah mendapatkan lebih banyak menit bermain, berkontribusi maksimal untuk Persebaya, dan memperbaiki performa yang musim lalu belum sesuai dengan harapan saya. Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa memberikan dampak positif bagi tim," tandasnya.

Dengan usia yang masih 23 tahun, pengalaman di level tim nasional, serta kedekatan dengan Bernardo Tavares, Ricky Pratama memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pemain yang berkembang pesat bersama Persebaya Surabaya.

Kini, tantangan sesungguhnya adalah membuktikan kualitas tersebut di lapangan dan membantu Green Force mencapai target tinggi pada musim mendatang.

EDITOR: Hendra