JawaPos.com - Kabar menggembirakan datang bagi Persik Kediri dan para pendukung setianya, Persikmania. Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) yang dibangun di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, terus menunjukkan perkembangan signifikan dan ditargetkan rampung pada 2027.
Stadion yang diproyeksikan menjadi markas baru Persik Kediri itu kini memasuki tahap ketiga pembangunan.
Pada fase ini, fokus utama pekerjaan berada pada pemasangan atap stadion yang menjadi bagian terbesar dari keseluruhan proyek konstruksi tahun ini.
Baca Juga: Bursa Transfer Super League: Persik Kediri Selangkah Lagi Amankan Gelandang Portugal dari PSBS Biak
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana atau yang akrab disapa Mas Dhito memastikan pembangunan stadion berjalan sesuai rencana. Proyek yang dimulai sejak 2023 tersebut memang dirancang sebagai pembangunan multiyears dan ditargetkan selesai sepenuhnya pada 2027.
Menurut Mas Dhito, pekerjaan tahap ketiga berlangsung selama 180 hari atau sekitar enam bulan, terhitung sejak 3 Juni hingga 29 November 2026.
Selain pemasangan atap, pembangunan juga mencakup pengembangan kawasan stadion, termasuk akses jalan yang nantinya memudahkan mobilitas suporter saat pertandingan berlangsung.
“Bobot pekerjaan terbesar tahap ini sekitar 70 persen berada pada pemasangan atap. Kami menargetkan pekerjaan tersebut selesai pada 2026,” ujarnya.
Jika proses pembangunan berjalan sesuai jadwal dan stadion dinyatakan layak digunakan, bukan tidak mungkin Persik Kediri dapat mulai merasakan atmosfer baru di Gelora Daha Jayati saat musim 2026/2027 masih berlangsung.
Selama dua musim terakhir, skuad Macan Putih sendiri sudah beberapa kali memanfaatkan area stadion untuk kegiatan latihan rutin.
Pembangunan tahap keempat akan dilanjutkan pada 2027. Sejumlah pekerjaan yang direncanakan meliputi pembangunan jalan kawasan stadion, pemasangan lampu stadion, serta pemasangan sekitar 10.000 kursi penonton.
Pemerintah Kabupaten Kediri juga berencana berkonsultasi dengan PSSI untuk memastikan standar minimum penggunaan stadion sebelum seluruh proyek selesai.
Langkah tersebut dilakukan agar stadion dapat difungsikan sementara tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kelayakan.
Baca Juga: Jalani 125 Penampilan bersama Persik Kediri, Yusuf Meilana kini Resmi Berseragam Persebaya Surabaya
Mas Dhito menegaskan seluruh pekerjaan harus diselesaikan tepat waktu dan sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan dalam kontrak. Ia menyebut stadion berkapasitas 15.000 penonton tersebut sangat dinantikan masyarakat Kediri.
Dengan nilai pembangunan mencapai Rp57 miliar, Gelora Daha Jayati tidak hanya disiapkan untuk pertandingan sepak bola.
Stadion ini juga dirancang sebagai pusat kegiatan olahraga, bisnis, dan hiburan yang diharapkan mampu menjadi salah satu ikon baru Kabupaten Kediri di masa mendatang.