← Beranda
Bocor! Dihubungi Persebaya Surabaya, Dicky Kurniawan Langsung Telepon Keluarga: Responsnya Bikin Haru
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 20 Juni 2026 | 00.13 WIB
Dicky Kurniawan mengungkap respons emosional keluarganya setelah mendapat panggilan kembali dari Persebaya Surabaya untuk menghadapi Super League 2026/2027. (Instagram @dickykurniawanarifin)

JawaPos.com — Dicky Kurniawan mengaku langsung menghubungi keluarganya setelah mendapat kabar dari Persebaya Surabaya untuk kembali bergabung menghadapi Super League 2026/2027.

Respons positif dari keluarga, terutama sang ayah, membuat gelandang muda tersebut semakin mantap menerima pinangan Green Force dan kembali ke klub yang membesarkan namanya.

Baca Juga: Breaking News! Reno Salampessy Batal ke Persebaya Surabaya, Jauh dari Keluarga Jadi Alasan Utama

Mengapa Dicky Kurniawan Langsung Menerima Panggilan Persebaya Surabaya?

Dicky Kurniawan menyebut tawaran dari Persebaya Surabaya menjadi kabar yang sangat spesial dalam perjalanan kariernya.

Pemain yang pernah menimba pengalaman di lingkungan Green Force itu mengaku tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons ketertarikan klub asal Kota Pahlawan tersebut.

"Pertama-tama pastinya bangga dan senang bisa dihubungi oleh Persebaya lagi. Begitu tahu kabar ini, saya langsung menghubungi keluarga di rumah. Ya langsung, gas!" ujar Dicky di kanal Instagram resmi Persebaya Surabaya.

Pernyataan tersebut menunjukkan ikatan emosional yang masih kuat antara Dicky dan Persebaya Surabaya. Tak heran jika proses kepulangannya berjalan mulus hingga akhirnya mendapatkan kontrak berdurasi tiga musim dari manajemen klub.

Dukungan Sang Ayah Jadi Faktor Penting

Dukungan keluarga menjadi salah satu alasan utama yang menguatkan keputusan Dicky kembali mengenakan seragam Persebaya Surabaya. Sosok sang ayah memiliki peran besar dalam perjalanan sepak bolanya sejak usia dini.

"Keluarga, terutama bapak yang dulu mengajarkan saya bermain bola, merespons dengan sangat baik. Beliau mendukung penuh dan meminta saya untuk kembali lagi ke Persebaya," tutur Dicky.

Bagi Dicky, restu keluarga memiliki arti penting sebelum mengambil keputusan besar dalam karier profesionalnya.

Baca Juga: Ada Atep hingga Adam Alis, Persib Bandung All-Stars Temu Kangen di Stadion Siliwangi 

Dukungan penuh dari orang tua membuatnya semakin termotivasi untuk memberikan kontribusi terbaik bagi Green Force pada musim mendatang.

Bisakah Dicky Mengulang Memori Juara Bersama Green Force?

Dicky membawa kenangan manis saat kembali ke Persebaya Surabaya. Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika berhasil membawa tim junior meraih gelar juara Piala Soeratin di Blitar.

"Kenangannya sangat manis sekali. Waktu itu kami berhasil menjuarai Piala Soeratin di Blitar saat masih di tingkat junior. Semoga saja tahun ini saya bisa kembali merasakan gelar juara bersama tim senior Persebaya, amin," harapnya.

Target tersebut sejalan dengan ambisi Persebaya Surabaya yang ingin tampil lebih kompetitif pada Super League 2026/2027.

Kehadiran pemain muda yang memahami kultur klub diharapkan mampu memperkuat identitas tim sekaligus meningkatkan kualitas skuad.

Selain faktor prestasi, Dicky juga mengungkap alasan lain yang membuat dirinya merasa nyaman berada di Persebaya Surabaya. Menurutnya, atmosfer kekeluargaan di dalam tim menjadi nilai yang sulit ditemukan di tempat lain.

"Bagi saya, momen yang paling berkesan di Persebaya adalah atmosfer kekeluargaannya. Di sini rasa kekeluargaannya sangat bagus dan kental sekali," pungkas Dicky sebelum menutup wawancara dengan jargon khas, "Salam satu nyali, wani!"

Siapa Saja Pemain Baru Persebaya Surabaya Musim Ini?

Kepulangan Dicky menjadi bagian dari langkah agresif Persebaya Surabaya di bursa transfer menjelang Super League 2026/2027.

Manajemen klub resmi mendatangkan lima pemain baru untuk menambah kedalaman skuad sekaligus meningkatkan persaingan di setiap posisi.

Lima pemain tersebut adalah Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, Yusuf Meilana, Dicky Kurniawan, dan Ricky Pratama.

Seluruh pemain telah menyelesaikan proses administrasi, pemeriksaan medis, serta tahapan lain yang menjadi standar klub sebelum diperkenalkan secara resmi.

Manajemen juga memberikan durasi kontrak berbeda kepada setiap pemain sesuai kebutuhan dan proyeksi tim.

Reza Arya Pratama serta Ricky Pratama mendapat kontrak multiyears, Syahrul Lasinari dan Yusuf Meilana dikontrak selama satu musim, sedangkan Dicky Kurniawan memperoleh kontrak berdurasi tiga tahun.

Apa Kata Bernardo Tavares tentang Rekrutan Baru?

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyambut positif kedatangan lima pemain anyar tersebut.

Pelatih asal Portugal itu menegaskan seluruh pemain direkrut berdasarkan evaluasi kebutuhan tim untuk menghadapi kompetisi yang semakin kompetitif.

"Lima pemain lokal yang kami datangkan memiliki satu tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas dan kompetisi di dalam skuad. Beberapa di antaranya memiliki potensi yang sangat baik, tetapi mereka harus terus bekerja keras untuk berkembang," ujar Tavares.

Menurutnya, tim yang kuat hanya bisa dibangun melalui persaingan sehat di setiap posisi. Karena itu, kehadiran para pemain baru diharapkan mampu mendorong seluruh anggota skuad tampil lebih maksimal.

"Jika ingin memiliki tim yang kuat, kami harus menciptakan persaingan yang sehat di setiap posisi. Itulah alasan utama kami mendatangkan pemain-pemain ini," imbuhnya.

Tavares menegaskan tantangan sebenarnya baru dimulai setelah para pemain menandatangani kontrak. Mereka harus membuktikan kualitas melalui latihan, kerja keras, dan performa di lapangan.

"Saya senang dengan pemain-pemain yang berhasil direkrut Persebaya. Sekarang tugas mereka adalah menunjukkan melalui kerja keras, latihan, dan performa di lapangan bahwa mereka pantas mengenakan jersey Persebaya dan menjadi bagian dari klub ini," tandasnya.

Kedatangan lima pemain anyar menjadi sinyal kuat keseriusan Persebaya Surabaya menyambut musim baru.

Setelah menorehkan sejumlah catatan positif musim lalu, Green Force bertekad menjaga konsistensi sekaligus meningkatkan performa untuk bersaing di papan atas Super League 2026/2027.

EDITOR: Hendra