JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (PSSI), Yunus Nusi, menyatakan pihaknya akan menindak tegas pelaku yang menghujat Beckham Putra setelah pertandingan Timnas Indonesia vs Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (9/6). PSSI bakal memberikan sanksi kepada pelaku berupa larangan menonton langsung laga Skuad Garuda.
Timnas Indonesia menang tipis 1-0 atas Mozambik lewat gol Ole Romeny. Namun di balik hasil manis tersebut, Beckham justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan setelah pertandingan.
Bintang Persib Bandung itu mendapat intimidasi verbal oleh oknum suporter ketika seluruh pemain Timnas Indonesia berkeliling stadion untuk menyapa fans yang hadir di SUGBK. Mengetahui dirinya mendapat ucapan provokasi, Beckham pun naik pitam dan mencoba untuk menghampiri sang pelaku.
Baca Juga: Dari Piala Soeratin hingga SEA Games, Beckham Putra Catat Prestasi Gemilang di Usia Muda
Situasi yang seharusnya menjadi momen bahagia seketika berubah menjadi panas. Dalam momen tersebut, Kevin Diks pun bergerak cepat melerai Beckham dan mendamprat balik oknum provokator tersebut.
Kejadian tersebut menyedot perhatian pencinta dan pelaku sepak bola Tanah Air. Banyak pihak menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh oknum suporter tersebut. Aksi itu diduga dipicu rivalitas klub antara Persib Bandung dan Persija Jakarta, padahal Beckham saat itu tengah membela Timnas Indonesia.
PSSI pun berdiri di belakang Beckham. Federasi menegaskan akan mencari pelaku yang menghujat pemain Timnas Indonesia tersebut lewat rekaman CCTV yang ada di SUGBK maupun rekam jejak digital yang tersebar di media sosial.
“Saya akan meminta panitia untuk menelusuri kejadian tersebut melalui rekaman CCTV maupun kamera yang ada, guna mengidentifikasi orang atau suporter yang melakukan makian maupun hujatan kepada pemain,” kata Yunus dalam keterangannya, dipetik Kamis (11/6/2026).
“Kami akan berupaya menindak suporter seperti itu. Bahkan, bukan tidak mungkin mereka akan kami larang masuk stadion saat Timnas Indonesia bertanding,” sambungnya.
Yunus mengatakan akan membawa insiden tersebut ke dalam rapat agar pelaku bisa segera ditemukan. PSSI pun akan memberikan sanksi tegas kepada pelaku berupa larangan menonton pertandingan Timnas Indonesia di masa mendatang.
“Saya akan melaporkan hal ini dan mendiskusikannya dengan Ketua Umum PSSI serta anggota Exco. Kami akan mencari pihak yang bersangkutan. Saya akan mengusulkan agar suporter yang tidak memberikan dukungan yang baik kepada Timnas Indonesia dikenakan sanksi larangan menonton langsung pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang,” tegas Yunus.
Bahkan, federasi tak segan untuk merilis identitas wajah yang bersangkutan dan ditempel di sekitaran stadion sebagai sanksi sosial. Sebab, bagi Yunus, ulah oknum suporter tersebut sudah kelewat batas.
“Kami akan melarang oknum-oknum suporter seperti ini untuk masuk dan menonton pertandingan Timnas Indonesia pada masa mendatang. Kami akan mengidentifikasi mereka. Bila diperlukan, foto dan identitas wajah yang bersangkutan akan kami rilis atau dipasang di sekitar stadion tempat Timnas Indonesia bertanding,” ujarnya.
“Masa ada suporter yang mengatai, menghujat, dan melontarkan makian kepada pemain Timnas Indonesia? Ini sudah keterlaluan,” pungkas Yunus.