← Beranda
Total Harga Pasaran Tembus Rp 21,29 Miliar! 4 Bintang Persebaya Surabaya Resmi Dipagari Kontrak Baru
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 11 Juni 2026 | 14.19 WIB
Empat pemain kunci Persebaya Surabaya resmi mendapat kontrak baru dengan total nilai pasar mencapai Rp 21,29 miliar menurut data Transfermarkt. (Instagram @cachisrivera)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi memperpanjang kontrak empat pemain kunci dengan total nilai pasar mencapai Rp 21,29 miliar berdasarkan data Transfermarkt. Kepastian terbaru datang dari Ernando Ari yang diumumkan bertahan pada Rabu (10/6/2026), melengkapi daftar pemain yang diproyeksikan menjadi fondasi skuad racikan Bernardo Tavares untuk menghadapi Super League 2026/2027.

Langkah ini menjadi sinyal kuat keseriusan manajemen dalam menjaga kerangka tim utama.

Setelah melepas sejumlah pemain pada bursa transfer, Persebaya Surabaya justru memastikan empat sosok penting tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.

Baca Juga: Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang

Mengapa Perpanjangan Kontrak Ernando Ari Jadi Sorotan?

Ernando Ari menjadi pemain keempat yang resmi mendapatkan kontrak baru dari Persebaya Surabaya.

Kiper Timnas Indonesia itu mendapat kontrak multiyears dan diproyeksikan tetap menjadi andalan di bawah mistar gawang Green Force dalam beberapa musim ke depan.

“Bergabung pada 2018, saat masih berusia 16 tahun, Ernando Ari Sutaryadi akan terus bersama Persebaya dalam beberapa musim ke depan. Persebaya dan Nando telah menandatangani kontrak multiyears,” tulis Persebaya Surabaya melalui akun Instagram resmi klub.

Keputusan mempertahankan Ernando Ari terbilang logis melihat kontribusinya selama ini.

Kiper kelahiran Semarang tersebut sudah mencatatkan 104 pertandingan bersama Persebaya Surabaya dengan torehan 31 clean sheet dan total 9.168 menit bermain.

Selain pengalaman, usianya yang masih 24 tahun membuat Ernando Ari menjadi aset berharga klub.

Nilai pasarnya saat ini mencapai Rp 4,78 miliar berdasarkan data Transfermarkt, menjadikannya salah satu pemain lokal dengan valuasi tinggi di skuad Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Marselino Ferdinan Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026? Begini Nasib Eks Wonderkid Persebaya Surabaya

Francisco Rivera Tetap Jadi Otak Permainan

Nama pertama yang diumumkan mendapatkan perpanjangan kontrak adalah Francisco Rivera.

Gelandang serang asal Meksiko itu langsung mendapat kepercayaan untuk bertahan hingga beberapa musim mendatang setelah tampil konsisten sejak bergabung pada Juli 2024.

Rivera menjadi salah satu pemain asing paling berpengaruh dalam dua musim terakhir. Pemain berusia 31 tahun tersebut membukukan 21 gol dan 17 assist dari 59 pertandingan bersama Persebaya Surabaya.

Produktivitas itu membuatnya menjadi motor serangan utama tim. Tak heran jika nilai pasar Rivera kini mencapai Rp 6,95 miliar, tertinggi di antara empat pemain yang baru saja mendapatkan kontrak baru.

Kemampuan Rivera bermain sebagai gelandang serang, gelandang tengah, maupun sayap kiri memberikan keuntungan besar bagi Bernardo Tavares.

Fleksibilitas itu membuatnya hampir selalu menjadi pilihan utama dalam berbagai skema permainan.

Baca Juga: Tak Jadi Pulang ke Persebaya Surabaya? John Herdman Ungkap Status Kontrak Marselino Ferdinan di Oxford United

Jefferson Silva dan Malik Risaldi Jadi Pilar Sisi Lapangan

Persebaya Surabaya juga memastikan bek kiri asal Brasil, Jefferson Silva, tetap bertahan. Meski baru bergabung pada Januari 2026, performanya dinilai cukup meyakinkan untuk langsung mendapatkan kontrak baru.

Dalam 17 pertandingan, Jefferson Silva mencatatkan satu gol dan tiga assist. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya tidak hanya dalam bertahan, tetapi juga membantu serangan dari sisi kiri.

Pemain berusia 29 tahun itu memiliki nilai pasar Rp 4,78 miliar.

Dengan usia yang masih berada dalam masa produktif, Jefferson diproyeksikan menjadi salah satu pilar penting di lini belakang Persebaya Surabaya untuk beberapa musim ke depan.

Sementara itu, Malik Risaldi menjadi representasi kekuatan pemain lokal yang tetap dipercaya klub. Winger kelahiran Surabaya tersebut menunjukkan peran penting sejak bergabung pada musim 2024.

Dari 52 pertandingan, Malik mencatatkan enam gol dan delapan assist.

Catatan itu memang tidak semoncer Rivera, tetapi kontribusinya dalam membangun serangan dan membuka ruang bagi rekan-rekannya sangat penting bagi permainan tim.

Nilai pasar Malik saat ini juga mencapai Rp 4,78 miliar. Kehadirannya memberikan keseimbangan karena mampu bermain sebagai sayap kanan maupun sayap kiri sesuai kebutuhan taktik pelatih.

Baca Juga: Eksklusif! Jersey Persebaya Surabaya Francisco Rivera Terjual Rp 5,5 Juta, Kisah di Balik Lelang Amal Bikin Bonek Tersentuh

Fondasi Skuad Bernardo Tavares Mulai Terlihat

Jika dijumlahkan, nilai pasar empat pemain yang sudah resmi diperpanjang kontraknya mencapai sekitar Rp 21,29 miliar.

Angka tersebut berasal dari Rivera Rp 6,95 miliar, Ernando Ari Rp 4,78 miliar, Jefferson Silva Rp 4,78 miliar, dan Malik Risaldi Rp 4,78 miliar.

Keempat pemain itu berasal dari sektor berbeda sehingga membentuk tulang punggung tim secara ideal.

Ernando Ari mengawal lini pertahanan, Jefferson Silva menjaga sektor kiri, Rivera menjadi kreator serangan, sedangkan Malik Risaldi mengisi area sayap.

Strategi mempertahankan pemain inti ini menunjukkan arah pembangunan skuad yang sedang dilakukan Bernardo Tavares.

Di tengah perombakan besar-besaran dan hengkangnya sejumlah pemain, Persebaya Surabaya memilih mengunci figur-figur yang dianggap paling sesuai dengan proyek jangka panjang klub.

Dengan kontrak baru yang sudah diumumkan, fokus berikutnya kemungkinan mengarah pada perekrutan pemain baru.

Sebelumnya, manajemen juga memberi sinyal bakal menghadirkan sejumlah pemain asing dan lokal untuk memperkuat kedalaman skuad menghadapi kompetisi musim depan.

Empat nama yang telah dipagari kontrak baru kini menjadi fondasi awal yang akan menopang ambisi Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027.

Jika tambahan pemain baru mampu mengisi kebutuhan tim, Green Force berpeluang tampil lebih kompetitif dibanding musim sebelumnya.

EDITOR: Banu Adikara