JawaPos.com - Persija Jakarta akhirnya mengakhiri spekulasi mengenai sosok pelatih yang akan memimpin tim pada musim 2026/2027. Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala baru untuk menghadapi kompetisi Indonesia Super League musim depan.
Pengumuman resmi penunjukan Shin Tae-yong dilakukan Persija pada Senin (8/6) melalui sesi perkenalan yang digelar manajemen klub. Kehadiran pelatih asal Korea Selatan itu langsung menjadi perhatian publik sepak bola nasional mengingat namanya sudah sangat akrab dengan para penggemar Indonesia setelah menangani Timnas Indonesia selama beberapa tahun terakhir.
Penunjukan Shin Tae-yong menjadi langkah penting bagi Persija yang tengah berupaya membangun kembali kekuatan tim setelah menjalani musim yang tidak sesuai harapan.
Baca Juga: Bayern Munich Tutup Pintu, Real Madrid Diminta Tak Ganggu Michael Olise
Dalam video perkenalan di akun YouTube Persija TV, Shin Tae-yong menyampaikan antusiasmenya untuk memulai petualangan baru bersama salah satu klub terbesar di Indonesia tersebut. Dia mengajak seluruh elemen tim untuk bersama-sama membawa Persija kembali bersaing di papan atas kompetisi nasional.
Kedatangan Shin Tae-yong tentu bukan tanpa alasan. Manajemen Persija menilai sosok berusia 55 tahun itu memiliki pengalaman, karakter kepemimpinan, dan kemampuan membangun tim yang sesuai dengan visi klub untuk jangka panjang.
Presiden Persija Mohamad Prapanca menyebut, keputusan merekrut Shin Tae-yong merupakan hasil diskusi dan evaluasi yang dilakukan secara mendalam oleh manajemen dan para pemangku kepentingan klub. Persija membutuhkan figur yang tidak hanya mampu memberikan hasil di lapangan, tetapi juga membangun budaya sepak bola yang kompetitif dan berkelanjutan.
Baca Juga: 3 Alasan Real Madrid Tak Perlu Memaksakan Diri untuk Mendatangkan Michael Olise
Pengalaman Shin Tae-yong di level internasional menjadi salah satu faktor utama yang membuatnya dipilih sebagai nahkoda baru Macan Kemayoran. Shin Tae-yong memiliki rekam jejak yang cukup panjang dalam dunia sepak bola Asia.
Sebagai pemain, dia dikenal sebagai salah satu legenda sepak bola Korea Selatan. Hampir seluruh karir profesionalnya dihabiskan bersama Seongnam Ilhwa Chunma, klub yang kini dikenal sebagai Seongnam FC. Bersama klub itu , dia memenangkan berbagai gelar domestik dan internasional, termasuk enam trofi kasta tertinggi Liga Korea.
Prestasinya sebagai pemain juga sangat mengesankan. Shin Tae-yong pernah meraih penghargaan Pemain Terbaik K League dan menjadi pencetak gol terbanyak liga. Dia juga masuk dalam Hall of Fame K League sebagai salah satu figur berpengaruh dalam sejarah sepak bola Korea Selatan.
Kesuksesan tersebut berlanjut ketika dia beralih ke dunia kepelatihan. Bersama Seongnam, Shin Tae-yong berhasil mempersembahkan gelar Liga Champions Asia pada tahun 2010. Pencapaian itu menjadi salah satu prestasi terbesar dalam karir kepelatihannya dan mengangkat reputasinya sebagai salah satu pelatih terbaik yang dimiliki Korea Selatan.
Karirnya kemudian berkembang di level tim nasional. Dia pernah menangani Timnas Korea Selatan U-23, Timnas U-20, hingga tim senior Korea Selatan. Salah satu momen yang paling diingat adalah ketika dia membawa Korea Selatan tampil di Piala Dunia 2018 dan mencatat kemenangan bersejarah atas Jerman pada laga fase grup.
Bagi publik Indonesia, Shin Tae-yong memiliki tempat tersendiri. Sejak ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 2020, dia berhasil membawa perubahan signifikan terhadap perkembangan sepak bola nasional.
Baca Juga: Patah Hati Wesley Setelah Dicoret Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026 karena Cedera
Di bawah arahannya, Indonesia mampu bersaing lebih kompetitif di level Asia Tenggara dan Asia.
Meski belum berhasil mempersembahkan gelar juara utama, sejumlah pencapaian berhasil diraih selama masa kepemimpinannya.
Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2020, meraih medali perunggu SEA Games, serta beberapa kali mencatat hasil positif dalam berbagai turnamen internasional. Selain itu, banyak pemain muda yang berkembang pesat berkat kepercayaan dan sistem pembinaan yang diterapkannya.
Setelah meninggalkan Timnas Indonesia pada awal 2025, Shin Tae-yong sempat menangani klub Korea Selatan, Ulsan HD. Namun kebersamaannya dengan klub tersebut berlangsung relatif singkat sebelum akhirnya menerima tawaran dari Persija Jakarta.
Baca Juga: Declan Rice Jadi Wakil Kapten Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
Kehadiran Shin Tae-yong diperkirakan akan membawa perubahan besar di tubuh Persija. Selain dikenal sebagai pelatih yang disiplin dan detail dalam mempersiapkan tim, ia juga memiliki reputasi kuat dalam mengembangkan pemain muda. Tidak sedikit pihak yang meyakini Persija akan menjadi salah satu kandidat kuat dalam persaingan gelar musim depan.
Shin Tae-yong akan membawa staf kepelatihan pilihannya sendiri untuk mendukung program kerja yang akan dijalankan di Persija. Langkah tersebut dinilai penting agar filosofi dan metode latihan yang ia terapkan dapat berjalan secara maksimal sejak awal musim.
Kini harapan besar berada di pundak pelatih asal Korea Selatan tersebut. Dukungan dari Jakmania dan seluruh elemen klub menjadi modal penting untuk memulai babak baru perjalanan Persija Jakarta.
Baca Juga: Kisah Unik Suporter Timnas Belgia di Piala Dunia 2026: Beda Bahasa, Satu Hati untuk Negara
Dengan pengalaman panjang yang dimilikinya di level klub maupun tim nasional, Shin Tae-yong diharapkan mampu mengembalikan Macan Kemayoran ke jalur prestasi dan kembali menjadi kekuatan utama sepak bola Indonesia pada musim 2026/2027.