← Beranda
5 Pemain Akademi Jalani Debut, Persija Tegaskan Komitmen pada Regenerasi Jangka Panjang
Andre Rizal HanafiMinggu, 7 Juni 2026 | 04.44 WIB
Figo Dennis dilepas oleh Persija Jakarta dengan status pinjaman. (Persija)

 

JawaPos.com - Persija Jakarta kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun masa depan klub melalui pembinaan pemain muda. Sepanjang musim Super League 2025/2026, Macan Kemayoran memberikan kesempatan debut kepada lima pemain binaan akademi, yakni Arlyansyah Abdulmanan, Jehan Pahlevi, Figo Dennis, Dia Syayid, dan Hafizh Rizkianur.

Langkah tersebut menjadi bukti bahwa jalur pembinaan yang dijalankan Persija tidak hanya berhenti di level akademi, tetapi juga memberikan kesempatan nyata bagi para pemain muda untuk berkembang bersama tim utama.

Arlyansyah menjadi pemain pertama yang menjalani debut musim ini saat Persija menghadapi Persita pada Agustus 2025.

Baca Juga: Reaksi Jakmania usai Shin Tae-yong Dilaporkan Jadi Pelatih Baru Persija Jakarta

Setelah itu, Jehan Pahlevi, Figo Dennis, dan Dia Syayid turut memperoleh kesempatan tampil bersama skuad senior. 

Sementara Hafizh Rizkianur melengkapi daftar debutan pada pertandingan terakhir musim ini saat menghadapi Semen Padang FC.

Menariknya, empat dari lima pemain tersebut menjalani debut saat masih berusia 19 tahun. Adapun Dia Syayid mendapatkan kesempatan tampil bersama Persija pada usia 21 tahun setelah sebelumnya merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi saat dipinjamkan ke PSS Sleman pada musim 2024/2025.

Baca Juga: Rumor ke Persija Jakarta Menguat, Shin Tae-yong Masih Terikat Kontrak di Timnas F7 Indonesia

Kehadiran lima nama baru ini semakin mempertegas konsistensi Persija dalam memberi ruang bagi lulusan Elite Pro Academy (EPA). 

Dalam lima musim terakhir, total 23 pemain hasil pembinaan berhasil menembus tim utama dan mencatatkan debut di level profesional bersama klub ibu kota tersebut.

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengapresiasi kerja keras para pemain muda yang mampu memanfaatkan kesempatan yang diberikan. 

Menurutnya, proses pembinaan usia muda harus memiliki tujuan yang jelas, yaitu membuka jalan bagi pemain untuk berkembang di level tertinggi.

Ia juga menekankan bahwa kesempatan debut hanyalah awal dari perjalanan panjang seorang pemain profesional. Konsistensi, semangat belajar, serta kerendahan hati menjadi faktor penting agar para pemain muda dapat terus berkembang dan bersaing di level tertinggi.

Komitmen Persija terhadap regenerasi sebenarnya sudah terlihat dalam beberapa musim terakhir. Pada musim 2021/2022, klub memberikan debut kepada 10 pemain muda sekaligus, termasuk Muhammad Ferarri, Dony Tri Pamungkas, dan Ilham Rio Fahmi. Musim berikutnya, empat pemain muda kembali mendapatkan kesempatan serupa.

Baca Juga: Persija Jakarta Segera Umumkan Pelatih Baru, Media Korea Sebut Shin Tae-yong Terdepan

Pada musim 2023/24, Rayhan Hannan menjadi satu-satunya pemain akademi yang menembus tim utama. Sementara pada musim 2024/2025, Persija memperkenalkan Aditya Warman, Alwi Fadillah, dan Muhammad Zahaby Gholy.

Dengan bertambahnya lima debutan pada musim ini, Persija semakin menegaskan identitasnya sebagai klub yang memberi ruang bagi talenta muda. Kebijakan tersebut tidak hanya penting untuk menjaga regenerasi skuad, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang demi menjaga daya saing klub di masa mendatang.

EDITOR: Edi Yulianto