← Beranda
FBI Kerahkan Sistem Anti-drone ke Semua Fasilitas Piala Dunia 2026
AntaraMinggu, 7 Juni 2026 | 01.39 WIB
AT&T Stadium di Dallas, Texas, akan menjadi salah satu panggung utama Piala Dunia 2026, termasuk sebagai tuan rumah semifinal. (FIFA)

 

 

JawaPos.com - Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat menyatakan akan mengerahkan sistem untuk mendeteksi dan melumpuhkan drone pada semua fasilitas terkait penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026.

"Sebagai bagian persiapan kami, FBI juga memprioritaskan kapabilitas sistem anti-pesawat nirawak (C-UAS). FBI telah bekerja sama dengan mitra federal dan penegak hukum di kota tuan rumah untuk memastikan fasilitas deteksi, pelacakan, dan mitigasi ada di setiap lokasi," kata FBI.

Melindungi ruang udara di atas lokasi kegiatan Piala Dunia "sama pentingnya seperti melindungi darat," menurut badan tersebut.

Pada akhir Mei, Dinas Penerbangan Federal AS (FAA) memastikan bahwa badannya, bersama Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Departemen Kehakiman, akan memberlakukan pembatasan penerbangan sementara di atas stadion yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia 2026 dan titik konsentrasi para penggemar sepak bola di seantero AS.

Dinas Rahasia AS, pada awal Juni, mengatakan bahwa tanggung jawab utama terkait keamanan para penonton pertandingan Piala Dunia ada pada otoritas kota dan negara bagian tuan rumah.

Baca Juga: Paraguay Dihantam Kabar Buruk Jelang Piala Dunia 2026, Julio Enciso Terancam Absen karena Cedera

Piala Dunia FIFA 2026 akan dilaksanakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11--19 Juni. Di AS, pertandingan Piala Dunia 2026 akan dilangsungkan di 11 kota. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan