← Beranda
Emil Audero Ungkap Kunci Tepis Penalti Oman, Puji Elkan Baggott di Timnas Indonesia
Andika Rachmansyah• Sabtu, 6 Juni 2026 | 17.45 WIB
Penyelamatan dari kiper timnas Emil Audero Mulyadi dari pinalti Oman pada Pertandingan FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Emil Audero menjadi salah satu pahlawan kemenangan Timnas Indonesia saat menaklukkan Oman 3-0. Kiper berusia 29 tahun itu menggagalkan tendangan penalti lawan dan menyebut fokus serta kesigapan Elkan Baggott sebagai kunci keberhasilan lini pertahanan Skuad Garuda.

Timnas Indonesia menang 3-0 atas Oman pada laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (5/6/2026) malam WIB. Gol-gol kemenangan Skuad Garuda dicetak oleh Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen.

Selain kemenangan meyakinkan tersebut, penampilan Emil Audero di bawah mistar turut mendapat sorotan. Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-38 ketika ia berhasil menggagalkan tendangan penalti pemain Oman, Nasser Sultan.

Penyelamatan itu mendapat banyak pujian, termasuk dari pelatih John Herdman. Namun, Audero menilai aksi tersebut merupakan bagian dari tugas yang harus dijalankan seorang penjaga gawang.

"Itulah sisi baik dan buruk dari peran kami. Menjaga fokus adalah hal paling sulit dalam menjadi seorang kiper. Hari ini, saya rasa kami sebagai lini pertahanan telah melakukan tugas dengan baik," ujar Audero dalam konferensi pers usai pertandingan, Sabtu (6/6/2026).

"Sering kali seorang kiper melakukan penyelamatan, tetapi siapa yang mengamankan bola muntah juga sangat penting. Jika penyerang lawan yang datang lebih dulu, berarti pertahanan kami kurang siap," lanjutnya.

Audero juga memuji kesigapan Elkan Baggott yang langsung menyapu bola setelah tepisan penalti tersebut.

"Jika kalian lihat setelah penalti tadi, Elkan datang dan langsung membuang bolanya karena dia fokus, dan kami melakukan tugas dengan baik," kata Audero.

"Itu juga peran seorang kiper, menjaga tingkat fokus tetap tinggi, terutama untuk membantu para pemain bertahan. Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga sering membantu saya," sambungnya.

Baca Juga: Persija Jakarta Segera Umumkan Pelatih Baru, Media Korea Sebut Shin Tae-yong Terdepan

Menurut Audero, menjaga fokus selama 90 menit menjadi tantangan tersendiri, terutama saat bermain dalam kondisi cuaca panas di Jakarta.

"Soal penyelamatan itu, bagi saya yang terpenting adalah tetap terlibat dan fokus di dalam pertandingan. Saya mencoba mempertahankan fokus yang sama sepanjang laga," ujarnya.

"Tapi kalian tahu sendiri, dengan suhu sepanas ini, rasanya sangat sulit. Bahkan meskipun saya seorang kiper, pada akhirnya saya merasa sangat lelah," tutup Audero.

Timnas Indonesia masih akan menjalani satu laga FIFA Matchday Juni 2026 lainnya, yakni menghadapi Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 9 Juni 2026.

Baca Juga: Mathew Baker Cetak Sejarah di Timnas Indonesia, Menangis Saat Lagu Tanah Airku Berkumandang

EDITOR: Hendra