JawaPos.com - Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) resmi melakukan perubahan format untuk ASEAN Club Championship (ACC) musim 2026/27.
Perubahan tersebut dilakukan setelah jumlah peserta kompetisi antarklub terbesar di Asia Tenggara itu bertambah dari 12 menjadi 14 tim.
Dengan bertambahnya jumlah peserta, AFF memutuskan menghadirkan babak perempat final atau quarterfinal yang sebelumnya tidak ada dalam format kompetisi.
Baca Juga: Hasil Undian ASEAN Club Championship, Sindir Persija Gabung di Grup Mana?
Langkah ini diharapkan dapat membuat persaingan semakin kompetitif sekaligus memberikan kesempatan lebih besar bagi klub-klub peserta untuk melangkah ke fase gugur.
Pada format sebelumnya, ACC hanya diikuti 12 tim yang dibagi ke dalam dua grup. Dari masing-masing grup, hanya dua tim terbaik yang berhak lolos ke semifinal. Artinya, total hanya empat tim yang melanjutkan perjalanan menuju perebutan gelar juara.
Namun, mulai musim 2026/2027, empat tim terbaik dari masing-masing grup akan melaju ke babak perempat final. Dengan demikian, total delapan tim akan tampil pada fase gugur sebelum memperebutkan tiket menuju semifinal.
Baca Juga: Head to Head Persib Bandung Hadapi Lawannya di Grup B ASEAN Club Championship 2026/2027
Perubahan ini membuat peluang klub-klub peserta untuk lolos dari fase grup menjadi lebih besar. Meski demikian, tantangan di fase knock-out juga dipastikan semakin berat karena jumlah pertandingan yang harus dijalani bertambah.
AFF juga memastikan seluruh babak knockout, mulai dari perempat final hingga final, akan menggunakan sistem kandang dan tandang atau dua leg.
Format tersebut memberikan kesempatan yang lebih adil bagi setiap tim untuk menunjukkan kemampuan mereka di hadapan pendukung sendiri maupun saat bermain di markas lawan.
Konsekuensi dari perubahan format ini adalah bertambahnya jumlah pertandingan dibandingkan musim sebelumnya. Klub yang berhasil mencapai final akan menjalani dua pertandingan lebih banyak daripada edisi terdahulu.
Kehadiran babak perempat final dinilai sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas kompetisi.
Selain memperpanjang perjalanan turnamen, format baru ini juga membuka peluang lebih besar bagi klub-klub dari berbagai negara ASEAN untuk bersaing di level regional.
Baca Juga: Buriram United Bidik Hat-trick Gelar ASEAN Club Championship
Bagi klub-klub Indonesia yang berpotensi tampil di ACC musim 2026/2027, perubahan format ini bisa menjadi keuntungan tersendiri.
Selain peluang lolos yang lebih terbuka, pengalaman bertanding di lebih banyak laga internasional juga dapat membantu meningkatkan kualitas dan daya saing tim di kawasan Asia Tenggara.
Dengan format baru dan jumlah peserta yang bertambah, ASEAN Club Championship 2026/2027 diprediksi akan menjadi salah satu edisi paling menarik sejak kompetisi tersebut digelar.