JawaPos.com — Bruno Moreira layak masuk jajaran legenda Persebaya Surabaya setelah menyamai rekor 39 gol milik David da Silva sebagai top skor abadi klub pada era Liga 1. Catatan tersebut tercipta setelah winger asal Brasil itu menjalani empat musim penuh kontribusi bersama Green Force sebelum memutuskan hengkang dan melanjutkan karier di luar Indonesia.
Keputusan Bruno Moreira meninggalkan Persebaya Surabaya memang menyisakan kesedihan bagi Bonek dan Bonita.
Namun, jejak yang ditinggalkannya membuat namanya dipastikan akan selalu dikenang dalam sejarah klub kebanggaan Kota Pahlawan.
Baca Juga: Transfermarkt Rilis Nilai Pasar 5 Pemain yang Dirumorkan ke Persebaya Surabaya
Bagaimana Bruno Moreira Menyamai Rekor David da Silva?
Bruno Moreira berhasil menyamai rekor gol David da Silva dengan koleksi 39 gol selama membela Persebaya Surabaya di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Jumlah tersebut membuat namanya kini sejajar dengan striker Brasil yang selama ini menjadi pemegang rekor gol terbanyak Green Force di era Liga 1.
Data menunjukkan David da Silva mencetak 39 gol hanya dalam 43 pertandingan dengan rasio 0,91 gol per laga.
Baca Juga: Nomor 10 Persebaya Surabaya Kosong, Bonek Mulai Cari Pewaris Bruno Moreira untuk Musim Depan
Sementara Bruno Moreira membutuhkan 119 pertandingan untuk mencapai angka yang sama, tetapi kontribusinya jauh lebih luas karena dimainkan di berbagai posisi menyerang, mulai sayap kiri, sayap kanan hingga gelandang serang.
Keberhasilan menyamai rekor tersebut menjadi bukti konsistensi Bruno Moreira selama bertahun-tahun.
Tidak hanya menjadi mesin gol, pemain kelahiran Cajamar, Brasil, pada 8 April 1999 itu juga berperan sebagai kreator serangan yang sering membantu rekan-rekannya mencetak gol.
Empat Musim Fantastis Bersama Persebaya Surabaya
Kontribusi Bruno Moreira bersama Persebaya Surabaya dimulai pada musim 2021/2022. Saat itu ia langsung menunjukkan kualitasnya dengan membukukan tujuh gol dan tiga assist dari 29 pertandingan.
Setelah kembali memperkuat Green Force pada musim 2023/2024, performanya semakin meningkat.
Baca Juga: 3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Bruno Moreira mencatatkan 10 gol dan empat assist dari 31 pertandingan sebelum kembali menghasilkan 10 gol serta tiga assist pada musim 2024/2025.
Puncak performanya hadir pada musim 2025/2026. Dalam 28 pertandingan Super League, Bruno Moreira sukses mencetak 12 gol dan delapan assist sehingga menjadi salah satu pemain paling produktif di kompetisi.
Jika ditotal selama empat musim, Bruno Moreira membukukan 39 gol dan 18 assist. Catatan tersebut menjadikannya salah satu pemain asing tersukses yang pernah mengenakan seragam Persebaya Surabaya dalam satu dekade terakhir.
Mengapa Bruno Moreira Memutuskan Pergi?
Di tengah statusnya sebagai ikon tim, Bruno Moreira akhirnya memutuskan mengakhiri kebersamaannya dengan Persebaya Surabaya pada akhir musim 2025/2026.
Informasi yang diperoleh JawaPos.com menyebutkan keputusan itu bukan karena masalah kontrak atau nilai gaji.
Salah satu alasan utama adalah keinginannya melanjutkan karier di luar Indonesia.
Selain itu, Bruno Moreira juga ingin merasakan persaingan di level yang lebih tinggi, khususnya kompetisi ACL Elite yang tidak diikuti klub Indonesia pada musim depan.
Menariknya, Persebaya Surabaya sebenarnya telah berusaha mempertahankan sang kapten.
Manajemen bahkan disebut menawarkan nilai kontrak yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya, tetapi keputusan Bruno Moreira tetap tidak berubah.
Pilihan tersebut kemudian membawanya bergabung dengan Port FC. Klub asal Thailand itu membuka kesempatan bagi Bruno Moreira untuk tampil di level kompetisi Asia yang selama ini menjadi target kariernya.
Pesan Perpisahan yang Mengharukan untuk Bonek dan Bonita
Kepergian Bruno Moreira semakin emosional setelah ia menyampaikan pesan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, ia mengenang perjalanan empat tahun yang penuh suka dan duka bersama Persebaya Surabaya.
"Empat tahun. Empat tahun bersama klub ini, kota ini, dan para penggemar ini," tulis Bruno Moreira mengawali pesannya.
Pemain berusia 27 tahun itu menegaskan tidak ada satu pun hal yang ingin diubah dari perjalanan kariernya di Surabaya.
Baginya, setiap kemenangan, kekalahan, kesalahan, hingga keberhasilan telah membentuk dirinya menjadi pemain yang lebih baik.
Bruno Moreira juga mengaku selalu berusaha memberikan versi terbaik dirinya untuk klub, rekan setim, serta para pendukung.
Menjadi kapten di klub sebesar Persebaya Surabaya disebutnya sebagai kehormatan yang memberikan banyak pelajaran berharga tentang kerja sama dan kebersamaan.
Ucapan terima kasih kemudian disampaikan kepada seluruh staf klub, manajemen, hingga Bonek dan Bonita. Ia mengaku akan selalu membawa kenangan bersama Persebaya Surabaya ke mana pun kariernya berlanjut.
"Terima kasih, Bonek & Bonita, atas setiap dukungan, setiap nyanyian, dan setiap momen tak terlupakan. Aku akan selalu membawa kalian bersamaku," tulisnya.
Warisan Abadi yang Sulit Dilupakan
Tidak semua pemain asing mampu meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah Persebaya Surabaya.
Bruno Moreira menjadi salah satu pengecualian karena mampu menggabungkan loyalitas, kepemimpinan, konsistensi, dan produktivitas selama membela Green Force.
Status kapten tim, koleksi 39 gol, 18 assist, serta dedikasi selama empat musim menjadi alasan kuat mengapa namanya layak disejajarkan dengan para legenda klub.
Terlebih, ia meninggalkan Surabaya dengan posisi sejajar bersama David da Silva sebagai pemegang rekor gol terbanyak Persebaya Surabaya di era Liga 1.
Kini Bruno Moreira memang telah memulai petualangan baru bersama Port FC.
Namun bagi Bonek dan Bonita, namanya akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain asing terbaik yang pernah mengangkat kehormatan Persebaya Surabaya di lapangan hijau.