JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan tiga nama besar, yakni Yuran Fernandes, Alex Martins, dan Ramadhan Sananta untuk menghadapi Super League 2026/2027. Kehadiran mereka menjadi bagian dari persiapan Green Force mendukung misi pelatih Bernardo Tavares yang ingin membawa tim lebih kompetitif saat memasuki usia 100 tahun.
Informasi yang diperoleh JawaPos.com menyebutkan ketiga pemain tersebut sudah mencapai kata sepakat dengan Persebaya Surabaya.
Langkah ini menunjukkan keseriusan manajemen dalam memperkuat skuad setelah menutup musim 2025/2026 di posisi keempat klasemen akhir.
Baca Juga: 7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Musim depan memang memiliki arti istimewa bagi Persebaya Surabaya. Selain memburu prestasi yang lebih tinggi, klub juga akan merayakan satu abad perjalanan sejak didirikan pada 1927.
Siapa Saja Pemain yang Disiapkan Persebaya Surabaya?
Persebaya Surabaya bergerak cepat menyusun kekuatan untuk musim baru dengan mendatangkan pemain yang sudah terbukti kualitasnya.
Nama Yuran Fernandes, Alex Martins, dan Ramadhan Sananta menjadi bagian penting dalam rencana tersebut.
Yuran Fernandes dikenal sebagai bek tangguh yang memiliki kemampuan bertahan sekaligus kepemimpinan di lapangan. Sementara Alex Martins merupakan penyerang produktif yang mampu menjadi solusi di lini depan.
Di sisi lain, Ramadhan Sananta hadir dengan reputasi sebagai salah satu striker lokal terbaik di Indonesia saat ini. Kombinasi ketiga pemain tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kedalaman skuad Green Force.
Kehadiran mereka juga sejalan dengan kebutuhan Persebaya Surabaya untuk menjaga konsistensi sepanjang musim.
Kompetisi yang semakin kompetitif membuat kedalaman tim menjadi faktor penting dalam perebutan posisi papan atas.
Bernardo Tavares Fokus Membangun Tim yang Lebih Kuat
Meski rumor transfer mulai menghangat, Bernardo Tavares tetap menekankan pentingnya proses evaluasi dan pembangunan tim. Pelatih asal Portugal itu tidak ingin terlena dengan pencapaian musim lalu.
Persebaya Surabaya menutup Super League 2025/2026 di posisi keempat dengan koleksi 58 poin dari 34 pertandingan. Green Force membukukan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan delapan kekalahan sepanjang musim.
Menurut Bernardo Tavares, hasil tersebut menjadi bukti kerja keras seluruh elemen tim. Namun dia menilai masih banyak aspek yang harus diperbaiki agar Persebaya Surabaya mampu bersaing dalam perebutan gelar juara.
“Seperti yang saya bilang, kami harus menganalisis semuanya. Mengenai transfer, kami mencari yang terbaik untuk tim sesuai dengan apa yang dimungkinkan oleh manajemen,” ujar Bernardo Tavares dilansir dari laman ILeague.
Pernyataan tersebut memperlihatkan setiap rekrutan baru disesuaikan dengan kebutuhan tim.
Persebaya Surabaya tidak hanya mencari pemain dengan nama besar, tetapi juga sosok yang cocok dengan filosofi permainan yang dibangun pelatih.
Baca Juga: Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Posisi Empat Besar Jadi Modal Menatap Musim Baru
Bernardo Tavares menilai posisi keempat yang diraih musim ini memiliki arti penting bagi perkembangan klub.
Hasil tersebut menunjukkan Persebaya Surabaya mampu kembali menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kompetisi nasional.
“Sangat penting. Finis di posisi 4 tentu lebih baik daripada posisi 5. Jika kita finis di posisi 4, itu menunjukkan kita melakukan pekerjaan yang bagus membuat suporter bahagia,” katanya.
Capaian itu menjadi modal berharga menjelang musim baru. Dengan tambahan pemain berkualitas dan proses adaptasi yang berjalan baik, peluang Green Force untuk meningkatkan prestasi terbuka semakin lebar.
Meski demikian, Bernardo Tavares memilih tidak memasang target berlebihan di depan publik. Dia lebih memilih fokus pada perkembangan tim secara bertahap.
“Target kami selalu memenangkan laga selanjutnya. Persebaya sudah lama tidak juara sejak 2004, jadi kita harus tetap rendah hati,” tegasnya.
Misi 100 Tahun dan Dukungan Besar Bonek
Musim depan akan menjadi salah satu periode paling penting dalam sejarah Persebaya Surabaya. Klub akan merayakan usia 100 tahun yang tentu dibarengi harapan besar dari para pendukung.
Bernardo Tavares memahami ekspektasi tersebut. Namun dia berharap seluruh pihak tetap memberi ruang bagi tim untuk bekerja dan berkembang tanpa tekanan yang berlebihan.
“Jangan beri tekanan berlebih meski tahun depan klub berusia 100 tahun. Biarkan kami bekerja dan semoga atmosfer suporter seperti ini bisa terus ada, itu memberi energi luar biasa,” ucapnya.
Menurut Bernardo Tavares, dukungan Bonek menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan tim musim lalu. Antusiasme yang ditunjukkan suporter, baik di kandang maupun tandang, memberikan motivasi besar kepada para pemain.
“Salah satu hal yang paling saya sukai adalah antusiasme suporter saat kita main di kandang. Saya juga ingat hasil tandang melawan Arema FC, apa yang dilakukan suporter untuk menyambut pemain saat tiba. Tidak mudah menemukan klub dengan gairah seperti ini,” pungkasnya.
Jika proses perekrutan Yuran Fernandes, Alex Martins, dan Ramadhan Sananta benar-benar rampung, Persebaya Surabaya memiliki fondasi yang semakin kuat untuk menjalani musim spesial tersebut.
Kini Green Force bersiap mendukung misi Bernardo Tavares membawa klub melangkah lebih jauh di tahun ke-100 perjalanan mereka.