JawaPos.com - Semen Padang FC resmi menunjuk Nil Maizar sebagai pelatih kepala untuk menghadapi Liga 2 musim 2026/2027. Keputusan yang diumumkan Presiden Klub Semen Padang FC Andre Rosiade pada Selasa (2/6) malam, itu menjadi langkah awal Kabau Sirah membangun kekuatan baru setelah terdegradasi dari Super League 2025/2026 dengan catatan hanya lima kemenangan dari 34 pertandingan.
Semen Padang FC bergerak cepat menyusun fondasi tim untuk musim depan. Penunjukan Nil Maizar menjadi sinyal keseriusan manajemen dalam menatap target promosi kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Melalui akun Instagram pribadi, Andre Rosiade mengumumkan langsung sosok yang dipercaya memimpin tim. Nama Nil Maizar dipilih untuk mengawal perjalanan Kabau Sirah di kompetisi Liga 2 2026/2027.
Baca Juga: Alarm Musim 2026/2027! Persib Siapkan Strategi Khusus untuk Hadapi Empat Kompetisi Sekaligus
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kami umumkan pelatih baru untuk Semen Padang FC mengarungi Liga 2 musim 2026/2027 adalah: Coach Nil Maizar,” tulis Andre Rosiade, Presiden Klub Semen Padang FC, di kanal Instagram pribadinya.
Mengapa Semen Padang FC Memilih Nil Maizar?
Nil Maizar bukan sosok baru bagi sepak bola Sumatera Barat maupun sepak bola nasional. Pelatih asal Ranah Minang tersebut memiliki rekam jejak panjang sebagai pelatih klub dan pernah dipercaya menangani Tim Nasional Indonesia.
Pengalaman itu menjadi salah satu modal utama yang diharapkan mampu mengangkat performa Semen Padang FC. Manajemen membutuhkan figur yang memahami karakter sepak bola daerah sekaligus memiliki pengalaman menghadapi tekanan kompetisi nasional.
Kehadiran Nil Maizar juga dinilai dapat mempercepat proses pembentukan skuad. Dengan pengalaman yang dimilikinya, dia diharapkan mampu meracik komposisi pemain yang kompetitif untuk bersaing di Liga 2.
Penunjukan ini bukan sekadar pergantian pelatih. Semen Padang FC sedang memulai fase baru setelah menjalani musim yang sangat sulit di kompetisi tertinggi Indonesia.
Seberapa Buruk Performa Semen Padang FC Musim Lalu?
Semen Padang FC menutup Super League 2025/2026 dengan statistik yang menjadi salah satu penyebab utama degradasi. Dari total 34 pertandingan, Kabau Sirah hanya mampu meraih lima kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan 24 kekalahan.
Produktivitas gol juga menjadi masalah serius sepanjang musim. Semen Padang FC hanya mencetak 22 gol dan kebobolan 65 kali sehingga memiliki selisih gol minus 43.
Performa kandang yang biasanya menjadi kekuatan utama pun tidak mampu dimaksimalkan. Dalam 17 pertandingan kandang, Semen Padang FC hanya mencatat tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan 11 kekalahan dengan torehan 12 gol serta kebobolan 31 kali.
Catatan tandang bahkan lebih mengkhawatirkan. Dari 17 laga di markas lawan, Kabau Sirah hanya mampu meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang, sementara 13 pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan.
Baca Juga: Love You Bobotoh! Layvin Kurzawa Resmi Tinggalkan Persib Bandung
Rata-rata perolehan poin mereka hanya 0,59 poin per pertandingan sepanjang musim. Angka tersebut menjadi gambaran betapa beratnya perjalanan Semen Padang FC hingga akhirnya harus turun kasta ke Liga 2.
Apa Tantangan Nil Maizar di Liga 2 2026/2027?
Tugas pertama Nil Maizar adalah membangun kembali mental bertanding para pemain setelah mengalami degradasi. Kondisi psikologis tim sering kali menjadi tantangan terbesar bagi klub yang baru turun dari kasta tertinggi.
Selain itu, pembenahan sektor pertahanan menjadi pekerjaan rumah yang mendesak. Kebobolan 65 gol dalam semusim menunjukkan adanya persoalan mendasar yang harus segera diperbaiki sebelum kompetisi baru dimulai.
Di sisi lain, lini serang juga memerlukan perhatian khusus. Dengan hanya menghasilkan 22 gol dalam 34 pertandingan, Semen Padang FC membutuhkan peningkatan efektivitas penyelesaian akhir agar mampu bersaing di papan atas Liga 2.
Persaingan promosi dipastikan tidak mudah. Banyak klub Liga 2 memiliki ambisi yang sama untuk kembali ke kasta tertinggi sehingga setiap pertandingan akan memiliki tekanan tinggi sejak awal musim.
Bisakah Semen Padang FC Langsung Kembali ke Liga 1?
Harapan besar tentu mengiringi kembalinya Nil Maizar ke kursi pelatih Semen Padang FC. Pengalaman, kedekatan dengan kultur sepak bola Sumatera Barat, serta pemahaman terhadap dinamika kompetisi nasional menjadi modal penting dalam menjalankan misi promosi.
Baca Juga: Peran Baru Kevin Diks di Timnas Indonesia, Jadi Mentor Pemain Muda Mathew Baker
Manajemen klub sebelumnya telah menegaskan fokus membangun kekuatan baru setelah berakhirnya musim lalu. Penunjukan Nil Maizar menjadi langkah pertama sebelum proses pembentukan skuad dan persiapan pramusim dilakukan.
Dukungan suporter juga akan menjadi faktor penting dalam perjalanan Kabau Sirah di Liga 2 2026/2027. Dengan persiapan yang matang dan pembenahan menyeluruh, Semen Padang FC berharap dapat segera bangkit dari keterpurukan dan kembali bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Kini, semua mata tertuju kepada Nil Maizar. Setelah musim yang berakhir dengan 24 kekalahan dan degradasi, publik Sumatera Barat menanti apakah sang pelatih mampu mengubah wajah Semen Padang FC dan membawa mereka kembali ke Liga 1 dalam waktu singkat.