JawaPos.com - PSM Makassar dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan Darije Kalezic untuk mengisi posisi pelatih kepala pada musim depan. Kembalinya pelatih asal Bosnia dan Herzegovina tersebut menjadi kabar yang cukup menarik bagi suporter Juku Eja.
Darije Kalezic pernah meninggalkan jejak positif saat menangani tim kebanggaan Kota Makassar beberapa tahun lalu. Pada periode kepelatihannya pada 2019, dia berhasil membawa PSM Makassar meraih gelar Piala Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting klub PSM Makassar dalam beberapa tahun terakhir dan masih dikenang oleh banyak pendukung setia Juku Eja. Kehadiran kembali Darije Kalezic dinilai sebagai langkah yang cukup logis.
Baca Juga: Jumpa Jonatan Christie di Babak 16 Besar Indonesia Open 2026, Begini Reaksi Alwi Farhan
Selain sudah memahami kultur klub, dia juga mengenal atmosfer sepak bola Indonesia yang memiliki karakter berbeda dibandingkan kompetisi di Eropa maupun kawasan lainnya. Faktor adaptasi yang lebih cepat diyakini dapat membantu PSM mempersiapkan tim dengan lebih efektif menjelang musim baru.
Pelatih berusia 56 tahun itu datang dengan pengalaman panjang di dunia kepelatihan. Sebelum kembali ke Indonesia, Darije sempat menangani sejumlah klub di Eropa dan Asia.
Dalam perjalanan karirnya, dia pernah melatih klub-klub seperti De Graafschap, Roda JC, Wellington Phoenix, ADO Den Haag hingga FK TSC Bačka Topola yang berlaga di kasta tertinggi Liga Serbia. Musim terakhir bersama FK TSC Bačka Topola memang tidak berjalan sempurna.
Baca Juga: Rekap Hari Pertama Indonesia Open 2026: 7 Wakil Merah Putih Melaju ke Babak 16 Besar
Namun pengalaman melatih di kompetisi yang kompetitif tetap menjadi modal berharga untuk menghadapi tantangan baru bersama PSM Makassar. Selain itu, Darije dikenal sebagai pelatih yang menyukai formasi 4-2-3-1 dengan pendekatan permainan yang mengutamakan keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Bagi PSM, kehadiran Darije juga bisa menjadi bagian dari upaya membangun stabilitas tim. Setelah beberapa musim mengalami pasang surut performa, manajemen tentu berharap sosok yang pernah memberikan trofi dapat kembali menghadirkan konsistensi dalam permainan maupun hasil pertandingan.
Suporter PSM pun memiliki alasan untuk optimistis. Selain membawa pengalaman internasional, Darije sudah mengetahui karakter suporter Makassar yang dikenal fanatik dan memiliki ekspektasi tinggi terhadap tim kesayangan mereka.
Kedekatan emosional tersebut berpotensi menjadi keuntungan tersendiri saat dirinya kembali memimpin skuad Juku Eja. Meski demikian, tantangan yang akan dihadapi tidak bisa dianggap ringan. Persaingan di Liga 1 semakin ketat dengan banyak klub yang melakukan pembenahan skuad dan struktur kepelatihan.
Karena itu, keberhasilan Darije nantinya tidak hanya ditentukan oleh rekam jejak masa lalu, tetapi juga kemampuannya membangun tim yang kompetitif sesuai kebutuhan sepak bola modern. Jika proses administrasi dan pengumuman resmi berjalan lancar, Darije Kalezic akan memulai periode keduanya bersama PSM Makassar dalam waktu dekat.
Publik Makassar kini menantikan langkah-langkah berikutnya, termasuk strategi perekrutan pemain dan persiapan tim menuju musim baru. Kembalinya sosok yang pernah mempersembahkan trofi bagi PSM tentu menghadirkan harapan baru.
Baca Juga: Rahasia PSG Hadapi Penalti Arsenal Terungkap, Catatan Safonov Viral di Media Sosial
Kini, tugas besar menanti Darije Kalezic untuk membuktikan bahwa kepulangannya bukan sekadar nostalgia, melainkan awal dari babak baru yang mampu membawa Juku Eja kembali bersaing di jalur prestasi.