JawaPos.com - Bruno Moreira mencetak gol debut untuk Persebaya Surabaya saat menutup kemenangan 3-1 atas Persipura Jayapura pada pekan ketujuh Liga 1 2021/2022 di Stadion Maguwoharjo. Gol pada menit ke-80 itu menjadi awal perjalanan manis sang winger Brasil yang kemudian menjelma menjadi kapten, ikon, sekaligus salah satu pemain asing terbaik dalam sejarah Green Force sebelum memutuskan hengkang pada Selasa (2/6).
Empat tahun setelah momen tersebut, Bruno Moreira resmi mengakhiri kebersamaannya dengan Persebaya Surabaya. Keputusan itu menandai berakhirnya kisah panjang yang dipenuhi gol, assist, kepemimpinan, dan ikatan emosional yang kuat dengan Bonek serta Bonita.
Bagaimana Gol Debut Bruno Moreira Menjadi Awal Kisah Besar?
Gol debut Bruno Moreira tercipta dalam laga Persipura Jayapura kontra Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022. Saat itu Green Force yang dilatih Aji Santoso berhasil membalikkan keadaan dan menang 3-1 setelah sempat tertinggal lebih dahulu.
Baca Juga: Bali United Resmi Lepas M. Rahmat dan Yabes Roni, Era Baru Serdadu Tridatu Dimulai
Persipura Jayapura membuka keunggulan melalui Ricky Kayame pada menit ke-53. Namun Persebaya Surabaya merespons lewat gol Jose Wilkson menit ke-63 dan Taisei Marukawa menit ke-70 sebelum Bruno Moreira menyempurnakan kemenangan melalui gol pada menit ke-80.
Gol tersebut bukan sekadar penutup pesta kemenangan Green Force. Momen itu menjadi titik awal perjalanan pemain kelahiran Cajamar, Brasil, yang kemudian berkembang menjadi salah satu figur paling berpengaruh di skuad Persebaya Surabaya dalam beberapa musim berikutnya.
Saat pertama kali datang, Bruno masih berusia 22 tahun dan berstatus pemain asing yang harus beradaptasi dengan sepak bola Indonesia. Tidak banyak yang menyangka gol debut ke gawang Persipura Jayapura akan menjadi pembuka dari ratusan momen berkesan yang tercipta setelahnya.
Baca Juga: Finis Peringkat 4, Persebaya Siap Evaluasi Skuad dan Sambut Tantangan Lebih Berat Musim Depan
Seberapa Besar Kontribusi Bruno Moreira untuk Persebaya Surabaya?
Selama dua periode membela Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022 dan 2023 hingga 2026, Bruno Moreira mencatatkan 119 penampilan resmi. Dari jumlah tersebut, ia mengoleksi 39 gol dan 18 assist.
Produktivitasnya terus meningkat dari musim ke musim. Pada musim 2021/2022, Bruno mencetak tujuh gol dan tiga assist dari 29 pertandingan dengan total 2.538 menit bermain. Ketika kembali memperkuat Persebaya Surabaya pada musim 2023/2024, kontribusinya langsung terasa dengan torehan 10 gol dan empat assist dari 31 laga.
Catatan tersebut berlanjut pada musim 2024/2025 lewat 10 gol dan tiga assist dalam 31 pertandingan. Musim 2025/2026 menjadi salah satu musim terbaiknya bersama Green Force.
Bruno mencetak 12 gol dan delapan assist dalam 28 pertandingan, sekaligus menjadi pemain dengan kontribusi serangan paling konsisten di skuad Persebaya Surabaya. Secara keseluruhan, pemain berusia 27 tahun itu menghabiskan lebih dari 10 ribu menit bermain bersama Green Force.
Statistik tersebut menggambarkan betapa penting perannya di lini serang sekaligus sebagai pemimpin tim di lapangan.
Mengapa Bruno Moreira Memilih Meninggalkan Persebaya Surabaya?
Keputusan Bruno Moreira meninggalkan Persebaya Surabaya bukan disebabkan faktor finansial. Berdasar informasi yang diperoleh JawaPos.com, manajemen bahkan sempat menawarkan nilai kontrak yang lebih tinggi untuk mempertahankan sang kapten.
Namun Bruno memiliki target karir yang berbeda. Salah satu alasan utamanya adalah keinginan melanjutkan karir di luar Indonesia dan mencari tantangan baru di level kompetisi yang lebih tinggi.
Selain itu, Bruno juga ingin merasakan atmosfer kompetisi ACL Elite. Saat ini tidak ada satu pun klub Indonesia yang berpartisipasi di ajang tersebut sehingga peluang untuk mewujudkan ambisi itu harus dicari melalui klub luar negeri.
Keputusan tersebut akhirnya diambil meski hubungan antara pemain dan klub tetap berjalan baik. Bruno memilih meninggalkan Surabaya bukan karena masalah dengan klub, melainkan karena impian profesional yang ingin dikejar pada fase berikutnya dalam kariernya.
Baca Juga: Perjalanan Sandy Walsh di Timnas Indonesia: Dari Mimpi 2017 hingga Raih Tiga Trofi Liga Thailand
Dengan nilai pasar mencapai sekitar Rp 7,82 miliar (data Transfermarkt) dan usia yang masih berada dalam masa emas seorang pesepak bola, peluang untuk melanjutkan karier di kompetisi yang lebih kompetitif memang masih sangat terbuka.
Pesan Perpisahan yang Menyentuh Hati Bonek dan Bonita
Melalui akun Instagram pribadinya, Bruno Moreira menyampaikan pesan emosional untuk Persebaya Surabaya, Surabaya, serta seluruh Bonek dan Bonita. Dia mengenang empat tahun perjalanan yang penuh pelajaran, tantangan, dan kebahagiaan.
Dalam pesannya, Bruno menegaskan tidak ada satu pun bagian dari perjalanan bersama Green Force yang ingin diubah. Dia mengaku menikmati seluruh proses, mulai dari kegagalan hingga kemenangan yang membentuk dirinya menjadi pemain yang lebih baik.
"Empat tahun. Empat tahun bersama klub ini, kota ini, dan para penggemar ini," tulis Bruno dalam pesan perpisahannya.
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada staf klub, manajemen, rekan setim, hingga para pendukung yang selalu memberikan dukungan sepanjang kariernya di Surabaya. Bruno menegaskan akan selalu membawa kenangan bersama Bonek dan Bonita ke mana pun langkah karir berikutnya membawanya.
Pada bagian akhir pesannya, Bruno mengungkapkan musim depan akan menjadi babak baru di luar Indonesia. Meski demikian, ia menegaskan jika bisa kembali ke masa lalu, dirinya akan melakukan semuanya dengan cara yang sama.
Gol debut ke gawang Persipura Jayapura pada Oktober 2021 kini menjadi salah satu memori yang kembali dikenang saat perpisahan itu tiba. Dari gol penutup kemenangan di Maguwoharjo hingga menjadi kapten yang dicintai suporter, perjalanan Bruno Moreira bersama Persebaya Surabaya telah meninggalkan jejak yang sulit dilupakan dalam sejarah Green Force.
Baca Juga: Tak Puas Beli Dua Penyerang, Persebaya Boyong Eks Striker Timnas Kongo!