← Beranda
Persib dan Borneo FC Hadapi Musim Super Sibuk! Bisa Tembus 60 Lebih Pertandingan
Andre Rizal HanafiMinggu, 31 Mei 2026 | 01.24 WIB
Persib Bandung kembali menjadi juara Super League 2025/2026. (Dok ILeague)

 

JawaPos.com - Persib Bandung berpotensi menghadapi musim yang sangat padat pada kompetisi 2026/2027. 

Sebagai juara Liga Indonesia 2025/2026 dan wakil Indonesia di level Asia serta ASEAN, Maung Bandung berpeluang memainkan hingga 64 pertandingan dalam satu musim apabila mampu melaju hingga babak final di seluruh ajang yang diikuti.

Jumlah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan total pertandingan yang dimainkan Persib pada musim 2025/2026. 

Saat itu, klub asal Kota Bandung tersebut menjalani 43 pertandingan di semua kompetisi. Jika skenario maksimal terjadi musim depan, maka akan ada tambahan 21 pertandingan yang harus dijalani sepanjang musim.

Baca Juga: Persib dan Borneo FC Dipastikan Tampil di ASEAN Club Championship 2026/27, Ini Dasarnya

Persib berpotensi tampil dalam empat kompetisi berbeda. Di kompetisi Super League 2026/2027, mereka akan menjalani 34 pertandingan. Kemudian di Piala Liga, Persib diproyeksikan memainkan enam laga karena langsung memulai perjalanan dari babak perempat final.

Selain kompetisi domestik, tantangan besar juga datang dari level internasional. Persib berpeluang memainkan hingga 14 pertandingan di AFC Champions League Two (ACL Two) apabila mampu melangkah sampai partai final. 

Baca Juga: Tolic Merasa Terhormat Ditunjuk Sebagai Pelatih Kepala Persib Bandung

Sementara di ASEAN Club Championship atau Shopee Cup, jumlah pertandingan maksimal yang bisa dimainkan mencapai 10 laga.

Jika seluruh angka tersebut dijumlahkan, total pertandingan yang mungkin dimainkan Persib mencapai 64 laga dalam satu musim. 

Angka ini bahkan melampaui jumlah pertandingan yang dijalani klub-klub ASEAN pada musim 2025/2026.

Berdasarkan catatan musim lalu, klub dengan jumlah pertandingan terbanyak di kawasan ASEAN adalah Buriram United dari Thailand yang memainkan 60 pertandingan. Di bawahnya terdapat Johor Darul Ta'zim dari Malaysia dengan 56 laga dan Bangkok United dengan 54 pertandingan.

Menariknya, Buriram United mampu tetap kompetitif di berbagai ajang berkat kedalaman skuad yang sangat baik. Klub raksasa Thailand itu memiliki sekitar 42 pemain yang siap digunakan secara bergantian sepanjang musim.

Situasi serupa kemungkinan perlu diterapkan oleh Persib maupun Borneo FC sebagai wakil Indonesia musim depan. Padatnya jadwal, risiko cedera pemain, hingga kebutuhan rotasi akan menjadi faktor penting yang menentukan performa tim sepanjang musim.

Baca Juga: Persib Bandung Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Klub Ungkap Penyebab Sebenarnya

Selain itu, tantangan yang dihadapi klub Indonesia juga berbeda dibandingkan negara lain di Asia Tenggara. Jarak perjalanan antarkota yang sangat jauh membuat kebutuhan pemulihan fisik pemain menjadi semakin penting. 

Perjalanan lintas pulau yang rutin dilakukan selama kompetisi domestik dapat menjadi faktor tambahan yang memengaruhi kebugaran skuad.

Karena itu, memiliki skuad yang dalam dan merata bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan. Jika ingin bersaing di level domestik, Asia, dan ASEAN secara bersamaan, Persib dan Borneo FC harus mempersiapkan kekuatan tim yang benar-benar siap menghadapi musim panjang yang penuh tantangan.

EDITOR: Banu Adikara