← Beranda
Persib Bandung Masuk Daftar FIFA Registration Ban, Klub Ungkap Penyebab Sebenarnya
Andre Rizal HanafiSabtu, 30 Mei 2026 | 23.34 WIB
Persib Bandung diragukan bisa berbicara banyak di fase gugur AFC Champions League Two 2025/2026. (Dok. Persib)

 

JawaPos.com - Persib Bandung tengah menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia setelah nama mereka tercantum dalam daftar FIFA Registration Ban per 29 Mei 2026.

Status tersebut membuat Maung Bandung untuk sementara tidak dapat melakukan pendaftaran pemain baru hingga permasalahan yang menjadi dasar sanksi tersebut berhasil diselesaikan.

Dalam data FIFA, Persib menerima jenis sanksi "Until Lifted". Artinya, larangan registrasi tersebut tidak memiliki batas waktu tertentu dan hanya akan dicabut setelah klub memenuhi kewajibannya sesuai keputusan yang berlaku.

Baca Juga: Persib dan Borneo FC Hadapi Tantangan Besar Musim 2026/27 dengan Potensi 4 Kompetisi Sekaligus

Masuknya Persib ke dalam daftar FIFA Registration Ban sempat memunculkan berbagai spekulasi di kalangan suporter.

Salah satu isu yang berkembang adalah dugaan adanya tunggakan gaji terhadap pemain atau staf pelatih. Namun, manajemen Persib memberikan klarifikasi terkait persoalan yang sebenarnya terjadi.

Dilansir dari Bandung Football, Persib menjelaskan bahwa kasus yang menyebabkan mereka masuk dalam daftar FIFA Registration Ban berkaitan dengan sengketa pemutusan kontrak mantan pemain asal Filipina, Daisuke Sato, yang terjadi pada tahun 2023.

Baca Juga: Top Skor Persib Bandung Andrew Jung Diincar Klub Thailand! Maung Bandung Cuci Gudang Pemain Asing?

Manajemen Persib menegaskan bahwa perkara tersebut bukan terkait keterlambatan pembayaran gaji pemain maupun pelatih.

Klub menyebut kasus yang sedang berjalan lebih mengarah pada persoalan administratif yang muncul dari proses pemutusan kerja sama dengan pemain bersangkutan.

Penjelasan tersebut sekaligus meredam berbagai asumsi yang berkembang di media sosial. Persib juga memastikan bahwa mereka sedang menyiapkan langkah-langkah penyelesaian agar sanksi tersebut dapat segera dicabut oleh FIFA.

Status FIFA Registration Ban sendiri bukan hal baru dalam sepak bola internasional. Sanksi ini biasanya dijatuhkan kepada klub yang memiliki sengketa hukum, kewajiban finansial yang belum diselesaikan, atau putusan FIFA yang belum dijalankan sepenuhnya.

Selama sanksi masih berlaku, Persib tetap dapat menjalankan aktivitas klub seperti biasa. Namun, mereka tidak dapat mendaftarkan pemain baru dalam sistem FIFA hingga status larangan tersebut dicabut.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian mengingat Persib sedang mempersiapkan skuad untuk menghadapi musim 2026/2027.

Baca Juga: Andrew Jung Berpeluang Hengkang dari Persib Bandung! Jadi Rekan Setim Asnawi Mangkualam di Port FC?

Sebagai juara Liga Indonesia, Persib diproyeksikan tampil di sejumlah kompetisi penting musim depan.

Karena itu, penyelesaian kasus ini menjadi hal yang cukup krusial agar rencana perekrutan pemain dan penyusunan tim tidak terganggu.

Di sisi lain, langkah Persib yang memberikan penjelasan secara terbuka mendapat apresiasi dari banyak pihak. Transparansi yang ditunjukkan klub dinilai membantu publik memahami duduk perkara yang sebenarnya, sekaligus menghindari munculnya informasi yang tidak akurat.

Baca Juga: Terkuak! 15 Faktor Ini Bikin Harga Pasaran Thom Haye Anjlok Meski Persib Bandung Juara Super League 2025/2026

Manajemen Persib optimistis persoalan tersebut dapat segera dituntaskan. Jika seluruh kewajiban yang diminta telah dipenuhi dan proses administrasi selesai, FIFA dapat mencabut status Registration Ban sehingga Persib kembali bebas melakukan aktivitas registrasi pemain.

Kini, perhatian suporter Maung Bandung tertuju pada langkah klub dalam menyelesaikan sengketa tersebut.

Dengan waktu persiapan menuju musim baru yang semakin dekat, penyelesaian kasus ini menjadi salah satu agenda penting yang harus segera dituntaskan oleh manajemen Persib.

EDITOR: Banu Adikara