← Beranda
Zinadein Ardiansyah Bersinar di Timnas U-19, Gelandang Diaspora Australia Jadi Andalan Baru!
Andre Rizal HanafiSabtu, 30 Mei 2026 | 01.07 WIB
Timnas Indonesia U-19 ketika merayakan gelar juara Piala AFF U-19 2024. (pssi.org)

 

JawaPos.com - Timnas Indonesia U-19 mulai menunjukkan kesiapannya menghadapi turnamen internasional yang akan digelar awal Juni mendatang. 

Dari sejumlah pemain yang mengikuti pemusatan latihan, nama Zinadein Ardiansyah menjadi salah satu yang paling menarik perhatian.

Gelandang muda berdarah Indonesia-Australia itu disebut tampil menonjol selama proses seleksi dan latihan bersama skuad Garuda Muda. 

Baca Juga: Mozambik Nggak Bawa Sejumlah Bintang ke GBK, Peluang Timnas Indonesia Makin Terbuka

Kehadirannya menambah kekuatan lini tengah Timnas U-19 yang saat ini tengah dibentuk untuk menghadapi persaingan ketat di level Asia Tenggara.

Zinadein Ardiansyah saat ini bermain untuk Sydney FC Reserved di kasta ketiga Liga Australia. Meski lahir dan besar di Australia, pemain berusia 18 tahun tersebut telah mengantongi paspor Indonesia dan kini mendapat kesempatan membela Merah Putih di level kelompok umur.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang serang itu dikenal memiliki kemampuan membaca permainan dengan baik. Selain itu, ia juga dinilai nyaman mengatur tempo pertandingan dan mampu membuka ruang melalui umpan-umpan progresif dari lini tengah.

Baca Juga: Nilai Pasar Ole Romeny Turun Drastis! Striker Timnas Indonesia Kesulitan di Oxford United

Tim pelatih Timnas Indonesia U-19 melihat potensi besar dalam diri Zinadein. Dalam beberapa sesi latihan internal, performanya dianggap cukup konsisten dibanding pemain diaspora lainnya yang ikut dipanggil ke skuad.

Menariknya, Timnas Indonesia U-19 memang cukup serius memantau pemain diaspora untuk memperkuat kedalaman tim. Dari tujuh pemain diaspora yang sempat dipanggil mengikuti seleksi, enam nama dipastikan masuk skuad akhir untuk turnamen mendatang.

Sementara itu, Igor Sanders yang bermain untuk FC Eindhoven menjadi satu-satunya pemain diaspora yang tidak masuk daftar akhir. Keputusan tersebut membuat persaingan di lini tengah Timnas U19 semakin terbuka bagi pemain muda lainnya, termasuk Zinadein.

Kehadiran pemain diaspora dinilai memberi warna baru bagi permainan Garuda Muda. Selain pengalaman bermain di luar negeri, mereka juga membawa gaya bermain yang berbeda dan bisa membantu meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.

Timnas Indonesia U-19 sendiri dijadwalkan menghadapi Myanmar U-19 pada 1 Juni 2026. Setelah itu, Garuda Muda akan melawan Timor Leste U-19 pada 4 Juni dan Vietnam U19 pada 7 Juni. Seluruh pertandingan akan berlangsung pukul 20.00 WIB dan disiarkan langsung oleh Indosiar.

Publik kini menantikan bagaimana kontribusi Zinadein Ardiansyah bersama Timnas Indonesia U-19. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu pemain penting Garuda Muda dalam beberapa tahun ke depan.

EDITOR: Banu Adikara