← Beranda
Ramadhan Sananta Mirip Olivier Giroud! Cara John Herdman Gambarkan Bomber Baru Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 29 Mei 2026 | 20.47 WIB
Ramadhan Sananta disebut John Herdman memiliki peran mirip Olivier Giroud dan siap memperkuat lini depan Persebaya Surabaya musim depan. (Instagram/@m.ramadhansn)

 

JawaPos.com — Pelatih timnas Indonesia John Herdman menyebut gaya bermain Ramadhan Sananta mirip Olivier Giroud saat membela Prancis di Piala Dunia 2018. Penilaian itu muncul setelah striker anyar Persebaya Surabaya tersebut mendapat kritik dari netizen meski tampil penting dalam kemenangan 4-0 Indonesia atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Maret 2026 lalu.

Menurut Herdman, kontribusi Ramadhan Sananta tak bisa hanya diukur lewat jumlah gol.

Penyerang berusia 23 tahun itu dinilai punya peran vital membuka ruang, melakukan pressing, dan membantu pemain lain berkembang di lini serang timnas Indonesia.

Baca Juga: Bernardo Tavares Pernah Ramal Masa Depan Ramadhan Sananta! Kini Siap Bersinar Bersama Persebaya Surabaya

Mengapa John Herdman Membandingkan Ramadhan Sananta dengan Olivier Giroud?

John Herdman secara terbuka membela Ramadhan Sananta setelah striker kelahiran Daik tersebut gagal mencetak gol meski bermain selama 72 menit.

Banyak kritik muncul di media sosial karena publik menilai striker harus selalu mencatatkan gol di setiap pertandingan.

Namun, Herdman melihat kontribusi lain yang jauh lebih penting dari sekadar statistik mencetak gol.

Baca Juga: Koleksi 14 Gol di Timnas Indonesia! Striker Baru Persebaya Surabaya Ramadhan Sananta Siap Bantu Raih Gelar Juara

Ia bahkan membandingkan peran Sananta dengan Olivier Giroud yang menjadi bagian penting timnas Prancis saat menjuarai Piala Dunia 2018 tanpa mencetak satu gol pun.

"Beberapa komentar di media sosial tidak pantas. Kita harus punya standar yang lebih baik sebagai bangsa. Perannya adalah membuka ruang, menjadi lini pertama dalam pressing," kata John Herdman.

"Jika Anda lihat Olivier Giroud, dia pernah tidak mencetak gol di Piala Dunia (2018), tapi tidak dikritik karena kontribusinya untuk tim," tambah pelatih asal Kanada tersebut.

Herdman menilai Ramadhan Sananta merupakan tipe striker modern yang bekerja untuk kepentingan tim.

Pergerakannya tanpa bola membuat pemain lain seperti Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, hingga Beckham Putra memiliki lebih banyak ruang untuk menyerang.

Baca Juga: Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares

"Sananta adalah pemain seperti itu. Dia bermain untuk tim," kata Herdman. "Pergerakannya membuka ruang bagi Ole Romeny, Ragnar, Beckham, dan lainnya."

Persebaya Surabaya Dapat Striker dengan Karakter Bermain Modern

Penilaian positif dari John Herdman tentu menjadi kabar menggembirakan bagi Persebaya Surabaya.

Hari ini, Jumat (29/5/2026), Green Force deal merekrut Ramadhan Sananta usai sebelumnya mengamankan jasa Yuran Fernandes dan Alex Martins untuk menyambut musim baru berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com.

Kehadiran Sananta memberi warna berbeda bagi lini depan Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Timnas Indonesia di EA FC 26: Audero Rating Tertinggi, Sananta Striker Tunggal

Ia bukan hanya striker yang mengandalkan naluri mencetak gol, tetapi juga punya kemampuan menekan lawan, duel udara, hingga membuka ruang untuk rekan setim.

Dengan tinggi 1,82 meter dan postur kuat, Sananta memang cocok bermain sebagai target man. Karakter itu membuatnya memiliki kemiripan dengan Olivier Giroud yang dikenal sebagai penyerang pekerja keras dan kuat dalam duel fisik.

Di level timnas senior Indonesia, Sananta sudah mengoleksi 17 caps dan mencetak enam gol.

Catatan tersebut menunjukkan dirinya tetap memiliki produktivitas yang cukup baik meski sering menjalankan tugas taktis untuk kepentingan tim.

"Kami membutuhkan Ramadhan Sananta," ujar John Herdman menegaskan pentingnya peran striker anyar Persebaya Surabaya tersebut di Timnas Indonesia.

Statistik Ramadhan Sananta Jadi Bukti Potensi Besar

Selama karier profesionalnya, Ramadhan Sananta telah memainkan 117 pertandingan dengan torehan 31 gol dan tujuh assist. Jumlah itu diraih bersama Persikabo 1973, PSM Makassar, Persis Solo, hingga Brunei DPMM FC.

Masa terbaiknya sejauh ini terjadi saat membela PSM Makassar. Bersama klub asal Sulawesi Selatan tersebut, Sananta mencetak 11 gol dari 28 pertandingan dan menjadi salah satu striker lokal paling menonjol di Liga 1 saat itu.

Baca Juga: Piala Presiden 2026 Kedatangan DPMM FC, Klub asal Brunei Eks Tim Penyerang Timnas Indonesia Ramadhan Sananta

Saat memperkuat Persis Solo, performanya juga cukup stabil. Ia mengemas 16 gol dari 58 pertandingan dan menjadi pemain penting di lini depan klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut.

Musim terakhir bersama Brunei DPMM FC memang tidak terlalu produktif dengan catatan empat gol dari 27 laga.

Namun, kontribusinya tetap terlihat lewat kerja keras, pressing, dan pergerakan tanpa bola yang mendapat pujian langsung dari John Herdman.

Nilai pasar Ramadhan Sananta saat ini mencapai Rp 4,78 miliar. Angka tersebut menunjukkan statusnya sebagai salah satu striker lokal paling bernilai di Indonesia saat ini.

Kombinasi Sananta, Alex Martins, dan Yuran Fernandes Bikin Optimistis

Persebaya Surabaya tampaknya serius membangun skuad untuk bersaing di papan atas musim depan. Kehadiran Ramadhan Sananta melengkapi puzzle yang sebelumnya sudah diisi Yuran Fernandes dan Alex Martins.

Yuran Fernandes dikenal sebagai bek tangguh eks PSM Makassar yang punya kemampuan duel udara kuat. Sementara Alex Martins merupakan bomber haus gol milik Dewa United yang tampil tajam sepanjang musim lalu.

Kombinasi tiga pemain tersebut membuat kekuatan Green Force semakin menjanjikan. Sananta bisa menjadi penyeimbang di lini depan dengan gaya bermain kolektif dan kemampuan membuka ruang bagi Alex Martins.

Karakter pekerja keras Sananta juga cocok dengan filosofi sepak bola modern yang membutuhkan striker aktif melakukan pressing. Hal itu pula yang membuat John Herdman begitu yakin membelanya di tengah derasnya kritik netizen.

Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin Ramadhan Sananta akan menjadi salah satu transfer terbaik Persebaya Surabaya musim ini di bawah komando Bernardo Tavares.

Apalagi usianya masih 23 tahun dan masih punya ruang besar untuk berkembang menjadi striker elite Indonesia.

EDITOR: Edi Yulianto