JawaPos.com - Rumor mengenai masa depan trio bersaudara asal Singapura, Irfan Fandi, Ikhsan Fandi, dan Ilhan Fandi, mulai ramai dibicarakan jelang musim baru kompetisi Asia Tenggara. Ketiganya dikabarkan berpotensi meninggalkan Liga Thailand setelah adanya perubahan regulasi kuota pemain ASEAN mulai musim depan.
Liga Thailand disebut tidak lagi memberikan slot khusus pemain ASEAN. Kondisi itu membuat pemain dari negara Asia Tenggara akan dihitung sebagai pemain asing biasa. Situasi tersebut diyakini bisa memengaruhi peluang bermain para pemain ASEAN, termasuk tiga bersaudara keluarga Fandi Ahmad.
Nama keluarga Fandi tidak asing bagi sepak bola Indonesia. Sang ayah, Fandi Ahmad, pernah memiliki kisah panjang di Indonesia pada era 1980-an saat memperkuat NIAC Mitra. Dia bahkan menjadi salah satu pemain asing Asia Tenggara paling populer pada masanya.
Baca Juga: Luke Vickery Dikabarkan Gabung Timnas Indonesia, Netizen Soroti Unggahan Misterius Mark Klok
Tak hanya sebagai pemain, Fandi Ahmad juga sempat berkarir sebagai pelatih di Indonesia bersama Pelita Jaya. Menariknya lagi, keluarga Fandi diketahui memiliki garis keturunan dari Pacitan, Jawa Timur.
Karena itu, rumor kepindahan trio Fandi ke super league menarik perhatian publik sepak bola Indonesia. Dari ketiga nama tersebut, Ikhsan Fandi menjadi sosok yang paling sering dikaitkan dengan klub-klub super league.
Penyerang berusia 27 tahun itu dikenal memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang cukup baik serta pengalaman bermain di level kompetitif Asia Tenggara. Bersama BG Pathum United, Ikhsan beberapa kali tampil di kompetisi level Asia dan menjadi andalan Timnas Singapura. Nilai pasarnya saat ini juga termasuk tinggi untuk ukuran pemain ASEAN.
Baca Juga: Tampil Garang Bersama Fortuna Sittard, Nilai Pasar Justin Hubner Melonjak Tajam di Eredivisie
Sementara itu, Irfan Fandi dinilai cocok untuk klub super league yang sedang mencari bek tengah berpostur tinggi dan berpengalaman. Pemain Port FC tersebut memiliki tinggi 186 cm dan dikenal cukup kuat dalam duel udara.
Pengalamannya bermain di Thai League juga menjadi nilai tambah tersendiri. Beberapa klub Indonesia memang sedang mencari sosok bek asing Asia yang mampu memberikan stabilitas di lini pertahanan.
Nama lain yang juga menarik perhatian adalah Ilhan Fandi. Penyerang muda berusia 23 tahun itu dianggap memiliki prospek besar untuk berkembang. Selain bisa bermain sebagai striker utama, Ilhan juga mampu dimainkan di sektor sayap.
Usianya yang masih muda membuat Ilhan berpotensi menjadi investasi jangka panjang bagi klub super league. Apalagi saat ini banyak klub Indonesia mulai membangun skuad dengan kombinasi pemain muda dan pemain berpengalaman.
Kehadiran trio Fandi diyakini juga bisa memberikan nilai komersial tersendiri bagi kompetisi Indonesia. Nama besar keluarga Fandi sudah cukup dikenal di kawasan Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.
Selain faktor kualitas, kedekatan emosional dengan Indonesia membuat rumor ini semakin menarik. Tidak sedikit suporter yang mulai membayangkan trio Fandi mengikuti jejak sang ayah dengan berkarier di Indonesia.
Baca Juga: Mariano Peralta Masih Belum Tahu Masa Depannya, Tetap di Borneo FC atau Gabung Persija Jakarta
Meski begitu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari klub maupun pihak pemain terkait kemungkinan transfer ke super league. Ketiganya masih terikat kontrak dengan klub masing-masing di Thailand.
Namun dengan perubahan regulasi di Thai League dan meningkatnya daya saing finansial klub-klub Indonesia, peluang kepindahan tersebut tetap terbuka lebar. Jika benar terjadi, kehadiran Irfan, Ikhsan, dan Ilhan Fandi bisa menjadi salah satu cerita menarik di bursa transfer Liga 1 musim ini.
Publik pun kini menunggu apakah jejak legenda Singapura, Fandi Ahmad, benar-benar akan diteruskan oleh anak-anaknya di sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Lille Segera Tunjuk Davide Ancelotti, Calvin Verdonk Bisa Dilatih Putra Carlo Ancelotti