JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi mencapai kesepakatan dengan Ramadhan Sananta pada Jumat (29/5/2026) setelah sebelumnya mengamankan Yuran Fernandes dan Alex Martins berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com. Menariknya, pelatih asal Portugal Bernardo Tavares ternyata sudah memprediksi ketajaman Sananta sejak pertama kali merekrutnya ke PSM Makassar pada musim 2022/2023.
Pernyataan Bernardo Tavares itu kembali menjadi sorotan setelah Ramadhan Sananta diproyeksikan menjadi mesin gol baru Persebaya Surabaya musim depan.
Pelatih yang kini identik dengan keberhasilan membangun pemain muda tersebut sejak awal memang percaya striker asal Daik, Kepulauan Riau, itu punya karakter kuat untuk berkembang menjadi penyerang berbahaya.
Bernardo Tavares Sudah Yakin dengan Potensi Ramadhan Sananta
Keyakinan Bernardo Tavares terhadap Ramadhan Sananta mulai terlihat pada Agustus 2022 saat PSM Makassar menghadapi Persib Bandung.
Kala itu, Tavares berani memainkan tiga pemain muda sekaligus yakni Ananda Raehan, Dzaky Asraf, dan Ramadhan Sananta dalam laga besar yang berakhir kemenangan telak 5-1.
Dalam pertandingan tersebut, Ramadhan Sananta langsung mencuri perhatian setelah mencetak dua gol ke gawang Persib Bandung.
Penampilan eksplosif itu menjadi sinyal awal sang striker memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi penyerang tajam di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
Pelatih asal Portugal itu mengaku puas dengan keberanian memainkan pemain muda karena semuanya mampu menjawab kepercayaan yang diberikan.
Bahkan, Tavares secara khusus menyoroti perkembangan Sananta yang dinilainya memiliki karakter kuat dan respons bagus terhadap instruksi pelatih.
“Kita semua bisa lihat di pertandingan bahwa mereka merespon instruksi dengan baik dan selalu memberikan yang terbaik. Yang paling jelas adalah Sananta,” kata Bernardo Tavares kala itu.
Tavares juga menegaskan dirinya tidak pernah membeda-bedakan pemain berdasarkan usia. Baginya, kualitas karakter dan kebutuhan tim jauh lebih penting dibanding sekadar pengalaman atau umur pemain.
“Saya tidak pernah melihat apakah saya akan memainkan pemain muda atau pemain tua. Saya juga tidak peduli umur mereka berapa. Saya lihat karakter yang mereka punya dan saya sesuaikan dengan kebutuhan,” sambung dia.
Statistik Ramadhan Sananta Jadi Bukti Ketajamannya
Kepercayaan Bernardo Tavares terhadap Ramadhan Sananta ternyata terbukti dalam perjalanan karier sang pemain.
Baca Juga: Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Sejak menjalani debut profesional bersama Persikabo 1973 hingga bermain untuk Brunei DPMM FC, Sananta terus menunjukkan perkembangan signifikan sebagai penyerang tengah.
Berdasarkan statistik karier profesionalnya, Ramadhan Sananta sudah memainkan 117 pertandingan dengan koleksi 31 gol dan tujuh assist.
Penyerang berusia 23 tahun itu juga mencatat total 6.822 menit bermain sepanjang karier profesionalnya.
Performa terbaiknya terjadi saat membela PSM Makassar pada musim 2022/2023. Dalam 28 pertandingan, Ramadhan Sananta mampu mencetak 11 gol dan dua assist dengan total 1.334 menit bermain.
Catatan itu tergolong impresif mengingat usianya saat itu masih sangat muda dan baru menjalani musim penuh di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Ketajamannya di depan gawang membuat namanya cepat naik hingga akhirnya menjadi langganan Timnas Indonesia.
Setelah meninggalkan PSM Makassar, Ramadhan Sananta melanjutkan karier bersama Persis Solo dan mencatatkan 16 gol dari 58 pertandingan.
Meski performanya bersama Brunei DPMM FC musim lalu hanya menghasilkan empat gol dari 27 laga, potensi besarnya tetap membuat banyak klub tertarik menggunakan jasanya.
Saat ini, nilai pasar Ramadhan Sananta juga mencapai Rp 4,78 miliar. Angka itu menunjukkan statusnya sebagai salah satu striker lokal paling bernilai di sepak bola Indonesia.
Persebaya Surabaya Siapkan Lini Depan Mengerikan
Kehadiran Ramadhan Sananta membuat lini depan Persebaya Surabaya musim depan diprediksi semakin menakutkan.
Baca Juga: Bukan ke Persebaya Surabaya! Zanadin Fariz Malah Makin Dekat ke Persik Kediri
Apalagi sebelumnya Green Force juga sudah mencapai kesepakatan dengan bomber tajam Alex Martins yang tampil produktif bersama Dewa United.
Kombinasi Alex Martins dan Ramadhan Sananta berpotensi menjadi duet paling berbahaya di Super League musim depan.
Alex Martins dikenal sebagai striker haus gol, sementara Sananta memiliki mobilitas tinggi dan kemampuan menyerang ruang yang sangat baik.
Selain memperkuat sektor depan, Persebaya Surabaya juga sukses mengamankan Yuran Fernandes.
Baca Juga: Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Bek tangguh asal Tanjung Verde itu sebelumnya menjadi pilar utama pertahanan PSM Makassar selama beberapa musim terakhir.
Aktivitas transfer agresif ini menunjukkan keseriusan Persebaya Surabaya untuk bersaing dalam perebutan gelar juara musim depan.
Setelah mampu finis di papan atas Super League 2025/2026, manajemen kini mulai membangun skuad yang lebih matang dan kompetitif.
Ramadhan Sananta sendiri diprediksi bakal mendapatkan peran penting dalam skema permainan baru Persebaya Surabaya.
Dengan usia yang masih 23 tahun, mantan striker PSM Makassar itu dinilai masih memiliki ruang besar untuk berkembang dan meningkatkan produktivitas golnya.
Menarik dinantikan apakah prediksi Bernardo Tavares soal ketajaman Ramadhan Sananta kembali terbukti di Persebaya Surabaya musim depan.
Jika mampu menemukan performa terbaiknya, bukan tidak mungkin Sananta akan menjadi salah satu pembelian paling sukses Green Force dalam beberapa tahun terakhir.