← Beranda
Persija Jakarta Lepas Mauricio Souza, Pesan Perpisahan jadi Sorotan
Andika RachmansyahJumat, 29 Mei 2026 | 01.29 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza merayakan kemenangan atas Malut United FC dengan kapten tim Rizky Ridho. (Dok. Persija)

 

JawaPos.com - Mauricio Souza mengirim pesan perpisahan usai didepak dari Persija Jakarta. Pelatih asal Brasil itu mengaku bangga dengan perjalanannya bersama skuad Macan Kemayoran -julukan Persija Jakarta- di Super League 2025/2026.

Souza telah resmi berpisah setelah kontraknya bersama Persija Jakarta tidak diperpanjang. Manajemen Macan Kemayoran memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih asal Brasil itu karena tidak mencapai target, yakni juara.

Faktanya, Persija Jakarta memang tidak juara setelah finis peringkat ketiga klasemen akhir Super League 2025/2026. Macan Kemayoran menutup kampanyenya dengan raihan 71 poin, terpaut delapan angka dari Persib Bandung yang keluar sebagai juara.

Meski harus terdepak karena gagal memenuhi target, Souza tetap memiliki kesan positif bersama Persija Jakarta. Menurutnya, kebersamaan selama satu musim merupakan perjalanan yang istimewa.

“Berakhir sudah satu musim yang sangat spesial di sepak bola Indonesia,” tulis Souza dalam instagram pribadinya, Kamis (28/5/2026).

“Pada tahun kedua saya di negara ini, saya bangga dengan perjalanan yang kami bangun bersama Persija Jakarta, menutup liga di posisi ketiga dan menjaga tradisi besar klub ini,” sambungnya.

Mantan pelatih Madura United itu mengungkapkan perjalanannya bersama Persija Jakarta pada musim ini sangat menyenangkan meski penuh lika-liku. Souza memang gagal membawa Macan Kemayoran merebut gelar juara. Tapi baginya, sepak bola lebih bukan soal hasil akhir saja.

“Ini adalah tahun yang penuh intensitas, tantangan, dan di atas segalanya, sangat menyenangkan. Selama lebih dari 40 tahun saya mendedikasikan hidup untuk sepak bola dan 16 tahun sebagai pelatih, saya membangun keyakinan yang selalu saya pegang: sepak bola jauh lebih besar daripada sekadar hasil akhir,” ujar Souza.

Lebih lanjut, Souza memberikan apresiasi kepada seluruh elemen Persija Jakarta. Pelatih berusia 52 tahun itu menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan meski hanya semusim.

“Terima kasih saya sampaikan kepada seluruh pemain, staf pelatih, staf pendukung, para karyawan klub, dan terutama para suporter yang selalu bersama kami sepanjang musim 2025/26. Terima kasih atas dukungan, kepercayaan, dan karena telah menjadi bagian dari perjalanan ini,” tutur Souza.

Souza memang gagal membawa Persija Jakarta juara. Namun demikian, debutnya bisa dibilang sangat apik karena membawa Macan Kemayoran finis peringkat ketiga dengan raihan 71 poin, menjadi perolehan poin tertinggi yang berhasil diraih klub sepanjang era Liga 1 dimulai sejak 2017.

Soal pengganti Souza, Mohamad Prapanca selaku Direktur Persija Jakarta, mengungkapkan beberapa hari lalu bahwa pihaknya telah menjajaki komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Prapanca menjelaskan manajemen akan segera menentukan sosok tepat untuk mengisi kursi pelatih kepala Macan Kemayoran.

“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” ungkap Prapanca dalam keterangan resmi Persija Jakarta, dipetik Rabu (27/5/2026).

EDITOR: Estu Suryowati