JawaPos.com - Masa depan Jan Olde Riekerink bersama Dewa United masih abu-abu. Pelatih asal Belanda itu kini diincar dua klub promosi Super League, yakni Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC.
Jika bicara kesukesan Dewa United saat ini, tentunya tak luput dari tangan dingin Jan Olde Riekerink. Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada 2023, pelatih asal Belanda tersebut sukses membuat timnya berjuluk Banten Warriors menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Namun, kini nama Jan Olde Riekerink menjadi sorotan karena kontraknya akan habis seiring berakhirnya kompetisi Super League 2025/2026. Belum ada tanda-tanda apakah eks pelatih Galatasaray itu akan bertahan bersama skuad Banten Warriors atau tidak.
Di tengah ketidakpastian tersebut, mendadak Jan Olde Riekerink dikaitkan dengan Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC. Pelatih berusia 63 tahun itu dilaporkan sedang didekati oleh dua klub promosi Super League tersebut.
“Pelatih Dewa United ini dikabarkan sedang didekati oleh duo Yaksa yang baru promosi, yaitu Garudayaksa dan Adhyaksa,” tulis Transfermarkt Indonesia dalam akun instagramnya @transfermarkt.co.id, dipetik Kamis (28/5/2026).
Tak heran jika dua klub promosi tersebut mengincar jasa Jan Olde Riekerink. Pasalnya, pelatih asal Belanda itu sudah membuktikan dengan memberi dampak positif kepada Dewa United selama kurang lebih 3,5 tahun lamanya.
Baca Juga: Prediksi Dewa United vs Bali United, Duel Meneer Belanda di Serang
Tampaknya, faktor finansial tidak akan menjadi kendala bagi dua klub promosi tersebut. Pasalnya, Garudayaksa FC merupakan klub milik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Sementara Adhyaksa FC adalah klub sepak bola profesional milik Kejaksaan Republik Indonesia.
Ketertarikan terhadap Jan Olde Riekerink menunjukkan keseriusan Garudayaksa FC dan Adhyaksa FC dalam menyongsong kompetisi Super League 2026/2027. Mereka tampaknya sadar betul bahwa untuk mengarungi kompetitifnya kasta tertinggi sepak bola Indonesia dibutuhkan sosok pelatih berkualitas dan berpengalaman.
Jan Olde Riekerink pun menjadi figur yang tepat. Sebab, dia sudah berhasil membuktikan hal tersebut dengan membuat Dewa United menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sejak ditunjuk sebagai pengganti Nil Maizar, Jan Olde Riekerink telah melalui perjalanan berliku. Pada musim transisi 2022/2023, Dewa United finis di peringkat ke-17. Di musim berikutnya, performa Banten Warriors langsung melejit finis peringkat kedua sekaligus membawa klub tersebut tampil di kompetisi antarklub Asia.
Lalu di Super League 2025/2026, performa Dewa United kembali kurang stabil. Jan Olde Riekerink hanya mampu membawa Banten Warriors finis peringkat ketujuh dengan raihan 53 poin dari 34 pertandingan.