← Beranda
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 28 Mei 2026 | 17.54 WIB
Bek Timnas Cape Verde, Yuran Fernandes, deal dengan Persebaya Surabaya setelah empat musim menjadi andalan PSM Makassar. (Instagram/@yur4nfernandes)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya deal dengan bek tengah asal Cape Verde, Yuran Fernandes, Kamis (28/5/2026), berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com. Mantan tembok kokoh PSM Makassar itu diproyeksikan menjadi pilar utama lini belakang Green Force pada era pelatih Bernardo Tavares setelah tampil konsisten selama empat musim terakhir di Super League.

Kehadiran Yuran Fernandes menjadi sinyal kuat ambisi Persebaya Surabaya membangun skuad tangguh untuk musim 2026/2027.

Bek berpostur 1,98 meter tersebut datang dengan label pemain Timnas Cape Verde serta pengalaman panjang di kompetisi Indonesia bersama PSM Makassar.

Mengapa Persebaya Surabaya Memilih Yuran Fernandes?

Persebaya Surabaya memilih Yuran Fernandes karena kebutuhan akan sosok bek tengah berkarakter kuat, agresif, dan berpengalaman di Super League.

Baca Juga: Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes

Pemain kelahiran Sal-Rei, Cape Verde, 19 Oktober 1994 itu dikenal sebagai salah satu defender paling konsisten dalam beberapa musim terakhir.

Selama membela PSM Makassar sejak musim 2022/2023, Yuran Fernandes mencatatkan 133 pertandingan dengan kontribusi 21 gol dan sembilan assist.

Catatan tersebut tergolong luar biasa untuk seorang bek tengah karena menunjukkan kemampuannya membantu serangan sekaligus kuat dalam duel udara.

Baca Juga: Pemain Lokal Luar Biasa! Francisco Rivera Bangga Lihat Arief Catur Bersinar Bersama Persebaya Surabaya

Tidak hanya tajam, Yuran Fernandes juga menjadi pemain yang sulit dilewati lawan. Total 11.749 menit bermain bersama PSM Makassar menunjukkan perannya sangat vital di lini belakang klub asal Sulawesi Selatan tersebut.

Nilai pasar Yuran Fernandes saat ini juga mencapai Rp6,52 miliar. Angka itu memperlihatkan kualitas serta reputasinya sebagai salah satu bek asing terbaik di kompetisi Indonesia dalam beberapa musim terakhir.

Statistik Yuran Fernandes Jadi Bukti Kualitas

Statistik karier profesional Yuran Fernandes memperlihatkan konsistensi permainan yang sangat stabil.

Selain tampil dominan bersama PSM Makassar, ia juga pernah bermain di kompetisi Portugal bersama Torreense, Estrela Amadora, hingga Pinhalnovense.

Baca Juga: 4 Debutan Termuda Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026, Bukti Regenerasi Young Green Force Jalan Mulus

Di Torreense, Yuran Fernandes mencatat 21 pertandingan dan empat gol. Sementara saat membela Estrela Amadora, ia tampil delapan kali dengan satu gol sebelum akhirnya melanjutkan karier di Asia bersama PSM Makassar.

Catatan kartu Yuran Fernandes juga masih tergolong aman untuk tipikal bek agresif. Dari total 133 laga bersama PSM Makassar, ia mengoleksi 28 kartu kuning, satu kartu kuning kedua, dan dua kartu merah.

Keunggulan lain Yuran Fernandes ada pada kaki kirinya yang dominan.

Baca Juga: Panutan di Dalam dan Luar Lapangan! Konsistensi Francisco Rivera Bikin Standar Pemain Asing Persebaya Surabaya Naik

Kombinasi postur tinggi, duel udara kuat, serta kemampuan membangun serangan dari bawah membuatnya cocok dengan filosofi permainan Bernardo Tavares yang menuntut bek aktif dalam distribusi bola.

Berlabel Timnas Cape Verde, Yuran Fernandes Punya Mental Internasional

Yuran Fernandes bukan sekadar pemain asing biasa karena ia juga pernah mendapat panggilan Timnas Cape Verde. Pada Juni 2025, bek berusia 31 tahun itu masuk skuad Cape Verde untuk agenda FIFA Matchday melawan Malaysia.

“Yuran Fernandes kembali mendapat panggilan untuk membela Tim Nasional Cape Verde untuk FIFA International Friendly Match melawan Malaysia pada tanggal 29 Mei dan 3 Juni 2025,” tulis PSM Makassar dalam keterangan resmi, Rabu (21/5/2026).

Dalam pertandingan tersebut, Yuran Fernandes tampil selama 75 menit dan membantu Cape Verde menang 3-0 atas Malaysia di Kuala Lumpur Stadium pada 29 Mei 2025.

Pengalaman internasional itu menjadi nilai tambah penting bagi Persebaya Surabaya yang membutuhkan pemain dengan mental bertanding tinggi.

Status pemain tim nasional juga memperlihatkan kualitas Yuran Fernandes di level internasional masih diakui. Meski bermain di Liga 1 Indonesia, performanya tetap mampu menarik perhatian tim nasional Cape Verde.

Era Baru Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya Dimulai

Kedatangan Yuran Fernandes sekaligus memperkuat rumor dimulainya proyek besar Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya.

Pelatih asal Portugal tersebut dikenal sangat menyukai pemain bertahan yang disiplin, kuat dalam duel, dan berani bermain high line.

Karakter itu sangat identik dengan Yuran Fernandes selama membela PSM Makassar. Keduanya bahkan pernah bekerja sama dan sukses menjadikan lini belakang PSM Makassar sebagai salah satu pertahanan terbaik di Super League.

Baca Juga: Pedro Matos Tinggalkan Persebaya Surabaya! Kecewa Performanya Tak Memuaskan Bersama Green Force

Kolaborasi Bernardo Tavares dan Yuran Fernandes diprediksi membuat permainan Persebaya Surabaya lebih solid musim depan.

Green Force kini memiliki sosok pemimpin baru di jantung pertahanan yang siap memberi rasa aman bagi lini belakang.

Selain kualitas bertahan, Yuran Fernandes juga dikenal memiliki jiwa kepemimpinan tinggi di lapangan.

Pengalamannya bermain dalam tekanan besar bersama PSM Makassar dan Timnas Cape Verde bisa membantu perkembangan pemain muda Persebaya Surabaya.

Transfer ini juga menjadi pesan kuat dari manajemen Persebaya Surabaya kepada rival-rival Super League.

Green Force tampaknya tidak ingin sekadar bersaing di papan tengah, melainkan siap membangun tim yang mampu berburu gelar pada musim depan.

Dengan kombinasi pengalaman, kualitas internasional, serta chemistry bersama Bernardo Tavares, Yuran Fernandes berpotensi menjadi salah satu transfer terbaik Persebaya Surabaya musim ini.

Kini publik Surabaya menunggu bagaimana sang tembok asal Cape Verde membawa Green Force kembali disegani di kompetisi Indonesia.

EDITOR: Edi Yulianto