JawaPos.com — Persebaya Surabaya sukses melahirkan empat debutan termuda di Super League 2025/2026 saat finis di posisi empat klasemen akhir dengan 58 poin. Dimas Wicaksono, Aleandro Maulana, Ichsas Baihaqi, dan Ahmad Mujtaba menjadi simbol regenerasi Young Green Force yang mulai mendapat panggung di tim utama sepanjang musim ini.
Musim Persebaya Surabaya ditutup dengan kemenangan besar usai menghajar Persik Kediri lima gol tanpa balas di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026).
Hasil itu sekaligus mempertegas keberhasilan Green Force menjaga keseimbangan antara prestasi tim dan pembinaan pemain muda.
Siapa Debutan Termuda Persebaya Surabaya Musim Ini?
Dimas Wicaksono menjadi debutan termuda Persebaya Surabaya musim ini setelah tampil saat menghadapi Bali United pada pekan ke-11 Super League 2025/2026.
Winger kanan tersebut menjalani debut pada usia 18 tahun 1 bulan 7 hari ketika Green Force menang 5-2 atas Bali United pada 23 Agustus 2025.
Nama kedua adalah Aleandro Maulana yang melakoni debut saat menghadapi PSM Makassar pada pekan kedua. Gelandang tengah itu tampil ketika Persebaya Surabaya menang tipis 1-0 pada usia 18 tahun 3 bulan 24 hari.
Ichsas Baihaqi juga masuk daftar pemain muda yang mendapat kesempatan tampil bersama tim utama musim ini.
Gelandang tengah tersebut menjalani laga debut saat Persebaya Surabaya menang 2-1 atas Persis Solo pada pekan ke-11 dalam usia 18 tahun 7 bulan 16 hari.
Sementara itu, Ahmad Mujtaba menjadi pemain terakhir yang mencicipi debut musim ini.
Bek kiri muda tersebut tampil saat Green Force pesta lima gol tanpa balas ke gawang Persik Kediri pada laga pamungkas Super League 2025/2026 dalam usia 18 tahun 11 bulan 15 hari.
Dimas Wicaksono Tak Bisa Lupakan Debut Bersama Tim Kebanggaan
Dimas Wicaksono mengaku sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan membela Persebaya Surabaya di usia muda.
Baca Juga: Pedro Matos Tinggalkan Persebaya Surabaya! Kecewa Performanya Tak Memuaskan Bersama Green Force
Pemain sayap tersebut menyebut musim ini menjadi pengalaman yang tidak akan pernah dilupakan sepanjang kariernya.
"25/26. Sebagai anak berusia 18 tahun,anda membiarkan saya membela tim kebanggaan saya, dari saat itu sampai saat ini, saya akan berterima kasih atas semuanya, kami berbagi banyak momen indah bersama yang akan selalu saya ingat,” tulis Dimas Wicaksono di kanal Instagram pribadinya (@dinow_26).
“Terimakasih atas kepercayaannya kepada saya @officialpersebaya.”
Kesempatan tampil di tim utama menjadi bukti Persebaya Surabaya mulai berani memberi ruang lebih besar kepada pemain muda.
Baca Juga: 3 Alasan Persebaya Surabaya Harus Rekrut Reno Salampessy Musim Depan!
Tidak hanya sekadar masuk skuad, beberapa nama bahkan mampu menunjukkan potensi besar ketika dipercaya tampil di pertandingan kompetitif.
Regenerasi seperti ini menjadi modal penting bagi Green Force untuk menjaga kualitas tim dalam jangka panjang. Kehadiran pemain muda juga membuat persaingan di dalam skuad semakin sehat menjelang musim depan.
Ahmad Mujtaba Sebut Debutnya Sebagai Awal Mimpi Besar
Ahmad Mujtaba menjadi salah satu cerita menarik di laga terakhir musim ini. Bek kiri muda itu langsung mencuri perhatian setelah mendapat kesempatan debut saat Persebaya Surabaya menang telak atas Persik Kediri.
Pemain berusia 18 tahun tersebut mengaku momen debutnya menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam hidupnya sejauh ini.
Ahmad Mujtaba juga menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga dan semua pihak yang mendukung perjalanan kariernya.
“Sabtu, 23 Mei 2026, hari ini ada anak muda yg mempunyai mimpi mimpi besar dalam hidupnya, dan sekarang mimpi itu menjadi kenyataan,” tulis Ahmad Mujtaba di kanal Instagram pribadinya (@mujtabailham_).
“Saya hanya ingin berterima kasih untuk kedua orang tua saya dan semua yang sudah mendukung hingga titik ini. Ini bukan hanya semata debut bagi saya, tapi awal yg baik bagi saya untuk memulai hal hal besar yang akan datang.”
“Keep humble & grow to face big things. Thank you all!.”
Baca Juga: Risto Mitrevski Tegaskan Ambisi Besar Bersama Persebaya di Liga 1 Musim Depan
Debut Ahmad Mujtaba juga menegaskan kualitas akademi dan pembinaan pemain muda Persebaya Surabaya masih berjalan konsisten.
Apalagi musim ini Green Force tidak hanya fokus bersaing di papan atas, tetapi juga memberi ruang regenerasi di dalam skuad utama.
Bernardo Tavares Puas dengan Mentalitas Skuad Persebaya Surabaya
Pelatih Bernardo Tavares memberikan apresiasi terhadap sikap dan mentalitas pemain Persebaya Surabaya sepanjang musim ini.
Menurutnya, kemenangan besar di laga terakhir menunjukkan para pemain tetap menjaga fokus hingga kompetisi berakhir.
"Saya sangat senang dengan sikap para pemain kami. Ini bukan pertandingan yang mudah dan saya harap sikap seperti ini kembali lagi setelah masa liburan," kata Bernardo Tavares atas performa skuad Persebaya Surabaya musim ini hingga pertandingan terakhir.
Pernyataan Bernardo Tavares memperlihatkan fondasi tim mulai terbentuk dengan baik.
Baca Juga: Risto Mitrevski Tegaskan Ambisi Besar Bersama Persebaya di Liga 1 Musim Depan
Kombinasi pemain senior dan talenta muda membuat Persebaya Surabaya memiliki masa depan menjanjikan untuk bersaing di musim-musim berikutnya.
Keberhasilan melahirkan empat debutan muda sekaligus menjadi sinyal positif bagi pendukung Green Force.
Jika proses pembinaan terus berjalan konsisten, bukan tidak mungkin lebih banyak pemain akademi bakal mendapat kesempatan tampil di level tertinggi musim depan.