JawaPos.com - Musim Bundesliga 2026/2027 dipastikan akan terasa lebih spesial bagi pencinta sepak bola Asia Tenggara. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, akan ada tiga pemain asal kawasan ASEAN yang tampil di kasta tertinggi Liga Jerman tersebut.
Nama yang paling mencuri perhatian tentu adalah Kevin Diks. Bek berusia 29 tahun itu resmi menjadi bagian dari Borussia Mönchengladbach dan diproyeksikan memperkuat lini belakang klub berjuluk Die Fohlen musim depan.
Kehadiran Kevin Diks membuat Indonesia kembali memiliki wakil di Bundesliga setelah cukup lama absen.
Pengalaman bermain di Eropa menjadi modal penting bagi pemain berdarah Indonesia-Belanda tersebut untuk bersaing di salah satu liga terbaik dunia.
Selain Kevin Diks, Thailand juga memiliki perwakilan lewat nama Nicholas Mickelson. Pemain berposisi bek kanan berusia 26 tahun itu berhasil membawa SV Elversberg promosi dari Bundesliga 2 menuju Bundesliga musim depan.
Nicholas selama ini dikenal sebagai salah satu pemain penting Timnas Thailand.
Kemampuannya dalam membantu serangan serta disiplin bertahan menjadi nilai lebih yang membuatnya cukup konsisten bersama klubnya di Jerman.
Sementara itu, Filipina akan diwakili oleh Raphael Obermair yang bermain untuk SC Paderborn 07.
Pemain berusia 30 tahun tersebut ikut membantu timnya meraih tiket promosi ke Bundesliga setelah tampil impresif sepanjang musim di Bundesliga 2.
Meski lahir dan besar di Jerman, Raphael memiliki darah Filipina dan cukup dikenal oleh pencinta sepak bola Asia Tenggara.
Kehadirannya di Bundesliga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Filipina yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Munculnya tiga pemain Asia Tenggara di Bundesliga menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola kawasan ASEAN.
Kompetisi Eropa kini mulai membuka ruang lebih besar bagi pemain maupun talenta berdarah Asia Tenggara untuk bersaing di level tertinggi.
Bagi Indonesia sendiri, perhatian tentu akan tertuju kepada Kevin Diks. Penampilannya bersama Borussia Mönchengladbach diyakini bisa memberi dampak besar, tidak hanya untuk karier pribadinya tetapi juga bagi perkembangan Timnas Indonesia ke depan.