JawaPos.com - Persebaya Surabaya menutup kompetisi Super League 2025/26 dengan hasil yang memuaskan. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo pada pekan ke-34, Bajul Ijo tampil dominan dan menghajar Persik Kediri dengan skor telak 5-0, Sabtu (23/5).
Kemenangan besar tersebut memastikan Persebaya finis di posisi keempat klasemen akhir dengan koleksi 58 poin. Hasil itu sekaligus menjadi penutup manis setelah tim tampil cukup konsisten sepanjang musim.
Bukan hanya soal kemenangan, Persebaya juga mencatat pencapaian impresif di lini pertahanan.
Baca Juga: PR Berat Alex Martins di Persebaya Surabaya! Rekor 67 Gol dan 13 Assist Jadi Taruhan Musim Depan
Tim asuhan Bernardo Tavares sukses membukukan enam clean sheet secara beruntun hingga akhir musim.
Catatan itu menunjukkan solidnya kerja sama tim, terutama dalam menjaga konsentrasi di lini belakang.
Bernardo Tavares mengaku puas dengan performa para pemainnya. Menurut pelatih asal Portugal tersebut, menjaga gawang tetap aman dalam enam pertandingan berturut-turut bukan perkara mudah.
“Membuat enam clean sheet beruntun tidaklah mudah, ini kerja keras seluruh tim,” ujar Bernardo Tavares.
Baca Juga: Jan Olde Riekerink Angkat Bicara! Alex Martins Dijamin Gacor Bersama Persebaya Surabaya
Musim ini menjadi pengalaman pertamanya menangani Persebaya. Meski mampu membawa tim finis di empat besar, dia menilai persaingan di BRI Super League 2025/26 jauh lebih ketat dibanding beberapa musim sebelumnya.
Bernardo menyinggung perubahan regulasi pemain asing serta semakin banyaknya pemain naturalisasi yang membuat kualitas kompetisi meningkat. Situasi itu, menurutnya, membuat setiap pertandingan berjalan lebih sulit dan kompetitif.
Di sisi lain, mantan pelatih PSM Makassar tersebut mengaku masih menyimpan sedikit rasa kecewa.
Ada beberapa pertandingan yang menurutnya seharusnya bisa menghasilkan poin lebih baik untuk Persebaya.
“Musim ini karena kami kalah lima kali di beberapa laga yang seharusnya bisa lebih baik. Tapi inilah sepak bola,” katanya.
Meski begitu, Bernardo tetap melihat perkembangan positif dalam performa tim. Persebaya mampu menutup musim dengan raihan 58 poin, meningkat dibanding musim sebelumnya yang hanya mengumpulkan 56 poin.
Baca Juga: Francisco Rivera Terima Kasih ke Bonek Setelah Persebaya Surabaya Jalani Musim Penuh Perjuangan
Peningkatan tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa tim terus berkembang dan mulai menemukan konsistensi permainan.
Dengan materi pemain yang ada dan performa yang terus membaik di akhir musim, Persebaya dinilai memiliki modal bagus untuk menghadapi kompetisi musim depan.
“Ini sangat bagus. Jadi Persebaya menjalani musim yang lebih baik sekarang. Ini pencapaian positif,” tutup Bernardo.