← Beranda
Bojan Hodak Mundur dari Persib Usai Hat-trick Gelar Juara, Fokus Pulihkan Kondisi Kesehatan
Andre Rizal HanafiRabu, 27 Mei 2026 | 02.16 WIB
Bojan Hodak resmi jadi Shareholder Group Technical Advisor Persib Bandung. (Instagram @persib)

 

JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari Persib Bandung. Pelatih kepala Bojan Hodak resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah sukses membawa Maung Bandung meraih tiga gelar juara secara beruntun.

Keputusan tersebut langsung menjadi perhatian besar para Bobotoh dan pecinta sepak bola nasional.

Dalam keterangannya, pelatih asal Kroasia itu memilih mundur karena ingin lebih fokus menjaga kondisi kesehatannya.

Beberapa waktu terakhir, Bojan diketahui cukup rutin menjalani kontrol kesehatan. Selain itu, ia juga ingin lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga, termasuk mendampingi sang anak yang akan memasuki perguruan tinggi.

Baca Juga: Profil Igor Tolic, Tangan Kanan Bojan Hodak yang Kini Dipercaya Jadi Pelatih Persib Bandung

Meski tidak lagi menangani Persib, Bojan menegaskan dirinya belum memiliki rencana melatih klub lain dalam waktu dekat. Ia juga menyebut tetap akan menjadi bagian dari keluarga besar Persib Bandung.

Keputusan mundurnya Bojan Hodak tentu meninggalkan kesan mendalam bagi Persib. Di bawah kepemimpinannya, klub asal Bandung tersebut tampil konsisten dan berhasil mencatat sejarah dengan meraih tiga gelar juara secara berturut-turut. Catatan itu membuat nama Bojan semakin dihormati di kalangan pendukung Persib.

Di tengah kabar pengunduran dirinya, perhatian publik juga tertuju pada alat yang terlihat menempel di lengan Bojan Hodak dalam beberapa kesempatan. Banyak warganet penasaran dengan fungsi alat tersebut.

Baca Juga: Marc Klok Tulis Pesan Perpisahan ke Bojan Hodak! Puji Cara Jaga Keharmonisan Pemain Persib Bandung

Alat itu diketahui bernama Continuous Glucose Monitoring atau CGM. Perangkat medis ini digunakan untuk memantau kadar gula darah secara real-time melalui sensor kecil yang ditempel pada kulit.

CGM mampu merekam perubahan kadar glukosa sepanjang hari sehingga penggunanya bisa mengetahui kondisi tubuh secara lebih akurat.

Penggunaan CGM umumnya ditujukan bagi penderita diabetes atau orang yang perlu memantau kadar gula darah secara rutin.

Teknologi ini membantu pengguna mengontrol kondisi kesehatan tanpa harus terlalu sering melakukan pengecekan darah manual.

Baca Juga: Bukan Persib Bandung! Persija Jakarta Jadi Raja Penguasaan Bola di Super League 2025/2026

Meski belum ada penjelasan detail mengenai kondisi kesehatan Bojan Hodak, kemunculan alat tersebut membuat publik semakin memahami alasan dirinya memilih beristirahat dari dunia kepelatihan untuk sementara waktu.

Kini, Persib Bandung menghadapi tantangan baru untuk mencari sosok pengganti yang mampu melanjutkan prestasi yang telah dibangun Bojan Hodak selama beberapa musim terakhir.

EDITOR: Banu Adikara