JawaPos.com – Paul Munster menjadi salah satu nama pelatih yang banyak diminati di bursa transfer musim 2026/2027. Tangan dingin Munster di musim 2025/2026 membawa Bhayangkara FC finis di posisi kelima.
Kepiawaian Munster meracik tim mendapat pengakuan dari liga. Bersama Bojan Hodak (Persib) dan Fabio Lefundes (Borneo FC Samarinda), Munster adalah tiga nama kandidat pelatih terbaik musim 2025/2026 menurut regulator liga.
Kepastian bertahannya Munster itu membuat pendukung Bhayangkara FC lega. Sebab, dengan status tim promosi di musim 2025/2026, Bhayangkara FC menunjukkan lesatan prestasi luar biasa.
Baca Juga: Duel Ketat Bali United vs Bhayangkara FC, Paul Munster Fokus Jaga Posisi di Klasemen
"Ya, saya masih di sini, Bhayangkara FC. Saya punya kontrak dua tahun," ujar juru taktik berusia 44 tahun tersebut dikutip dari situs liga.
Di musim 2025/2026, Bhayangkara FC membukukan 16 kemenangan, lima imbang, dan 13 kekalahan dari total 34 pertandingan. Selain itu, juara Liga 1 musim 2017 itu mengoleksi 53 gol dan kebobolan 53 gol.
Mantan direktur teknik tim nasional Brunei Darussalam ini juga menambahkan bahwa catatan minor seperti jumlah kebobolan yang identik dengan produktivitas gol (53 gol) sudah masuk dalam radar pembenahannya.
"Saya sudah melakukan evaluasi dan seperti yang saya katakan, saya bersiap untuk musim depan. Agar kita menjadi tim yang lebih tangguh dan kuat," lanjutnya.
Baca Juga: PSIM Datang Timpang, Paul Munster Minta Bhayangkara FC Tetap Waspada dan Fokus Sejak Menit Awal
Munster mengaku tidak ingin membuang waktu. Bersama manajemen Bhayangkara FC, dia sudah bergerak di balik layar dalam beberapa bulan terakhir untuk merancang komposisi tim yang lebih kompetitif demi membidik target yang lebih tinggi musim depan.
Performa Bhayangkara FC memang terseok-seok di putaran pertama. Dari 17 laga awal, Bhayangkara FC menang enam kali, seri empat kali, dan kalah tujuh kali.
Baru di putaran kedua, Bhayangkara FC ngebut. Dari 17 laga di putaran kedua, Bhayangkara FC menang 10 kali, imbang sekali, dan kalah enam kali.
Dalam beberapa analisis, kedatangan pemain-pemain pinjaman di bursa transfer periode kedua menjadi faktor mengapa Bhayangkara FC gacor. Kedatangan Moussa Sidibe, Henri Doumbia, Privat Mbarga, Sho Yamamoto, serta Kodai Tanaka membuat tim makin solid.
"Fokus saya tetap selalu bersiap untuk memberikan yang terbaik bagi Bhayangkara FC. Kami ingin berkembang. Sekarang kami berada di posisi kelima, sekarang kami harus melangkah lebih tinggi lagi. Namun ya kami harus terus melangkah maju,” tutur Munster.