JawaPos.com — Francisco Rivera tak hanya dikenal sebagai playmaker andalan Persebaya Surabaya di Super League 2025/2026, tetapi juga sosok suami hangat yang setia mendampingi istrinya di tengah padatnya jadwal kompetisi. Pemain asal Meksiko itu bahkan menikmati kehidupan barunya di Kota Surabaya bersama keluarga kecilnya setelah tampil impresif membawa Persebaya Surabaya finis di peringkat empat musim ini.
Di lapangan, Francisco Rivera memang menjadi salah satu pemain paling penting dalam skema Bernardo Tavares. Namun di luar sepak bola, ia justru terlihat sederhana dan menikmati aktivitas bersama sang istri, Victoria Azuara.
Francisco Rivera Ternyata Sosok Family Man
Momen itu terlihat saat Francisco Rivera hadir di salah satu event lari di Kota Surabaya.
Bukan sebagai peserta utama, gelandang kreatif Persebaya Surabaya tersebut datang untuk menemani dan memberi dukungan penuh kepada istrinya yang ikut ambil bagian dalam perlombaan.
Rivera tampak santai menikmati suasana sambil sesekali berinteraksi dengan peserta lain. Baginya, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi bagian penting dari gaya hidup sehat bersama keluarga.
“Ya, saya selalu berusaha mendukungnya untuk berolahraga. Dan ini bagus untuk membuat perlombaan bagi semua orang. Bisa sehat,” ujar Francisco Rivera kepada JawaPos.com.
Pemain berusia 30 tahun itu juga mengaku senang melihat antusiasme masyarakat Surabaya terhadap kegiatan olahraga. Menurutnya, event seperti ini memberi dampak positif karena membuat banyak orang hidup lebih sehat.
“Dan saya selalu berusaha mendukung olahraga semacam ini. Kita sehat untuk hidup dengan baik. Jadi, ini sangat penting bagi kita semua,” lanjutnya.
Sikap sederhana Rivera itu menjadi sisi lain yang jarang terlihat dari seorang pemain asing. Di balik tekanan pertandingan dan ekspektasi tinggi di lapangan, ia tetap meluangkan waktu untuk keluarga.
Victoria Azuara Menikmati Atmosfer Surabaya
Sang istri, Victoria Azuara, juga tampak menikmati pengalaman mengikuti event lari tersebut. Ia mengaku terkesan dengan penyelenggaraan acara yang dinilainya tertata rapi dan nyaman untuk peserta.
“Acara ini, seru banget. Tadi acaranya, persiapannya semuanya matang banget ya. Mulai dari pendaftaran, terus pas lari, semuanya teratur banget, semua aman,” ujar Victoria Azuara.
Victoria menyebut olahraga kini menjadi bagian dari rutinitas sehat yang mereka jalani bersama. Karena itu, ia merasa senang bisa kembali mengikuti event lari dengan jarak yang tidak terlalu berat.
“Ya, buat hidup sehat aja sih. Betul banget. Soalnya emang karena olahraga sehat sama aku terus ikut kayak gini,” katanya.
“Iya, iya, ini setelah beberapa kali, baru ikutan lari lagi,” sambung Victoria.
Kehangatan pasangan ini membuat banyak orang melihat Francisco Rivera bukan hanya sebagai pesepak bola profesional.
Ia juga tampil sebagai sosok keluarga yang menikmati hidup sederhana di tengah hiruk-pikuk kompetisi sepak bola Indonesia.
Francisco Rivera Bahagia Tinggal di Surabaya
Adaptasi Francisco Rivera di Surabaya rupanya berjalan sangat baik. Meski jauh dari kampung halamannya di Meksiko, ia mengaku nyaman tinggal di Kota Pahlawan bersama keluarganya.
“Ya, kami menyukai kota ini (Surabaya). Kami menikmatinya. Ini sangat jauh, tetapi kami sangat bahagia,” ucap Rivera.
Pernyataan itu memperlihatkan bagaimana Surabaya memberi pengalaman positif bagi keluarga kecilnya.
Dukungan suporter, suasana kota, hingga kehidupan sehari-hari membuat Rivera merasa betah menjalani karier bersama Persebaya Surabaya.
Kenyamanan tersebut tampaknya ikut berpengaruh terhadap performanya di lapangan. Rivera tampil konsisten sepanjang Super League 2025/2026 dan menjadi pemain yang nyaris tak tergantikan di lini tengah Green Force.
Kontribusi Besar Francisco Rivera untuk Persebaya Surabaya
Musim ini Francisco Rivera mencatatkan kontribusi impresif bersama Persebaya Surabaya. Dari 30 pertandingan, ia berhasil membukukan 13 gol dan 10 assist dengan total 2.663 menit bermain.
Catatan itu membuat Rivera menjadi salah satu pemain paling produktif di skuad Green Force musim ini. Perannya sebagai pengatur serangan sekaligus pencetak gol memberi warna penting dalam permainan Persebaya Surabaya.
Secara keseluruhan, Persebaya Surabaya mengakhiri musim dengan catatan 16 kemenangan, 10 hasil imbang, dan delapan kekalahan dari 34 pertandingan.
Green Force juga mencetak 61 gol dengan selisih gol mencapai plus 26 untuk mengunci posisi empat klasemen akhir dengan 58 poin.
Di balik statistik tersebut, Francisco Rivera menjadi salah satu simbol penting perjalanan Persebaya Surabaya musim ini.
Ia bukan hanya tampil sebagai playmaker kreatif di atas lapangan, tetapi juga sosok hangat yang menikmati kehidupan baru bersama keluarga di Surabaya.