← Beranda
Satu per Satu Pemain Asing Pergi! Persebaya Surabaya Cuci Gudang Usai Super League Berakhir
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 25 Mei 2026 | 16.43 WIB
Gustavo Fernandes dan Bruno Paraiba mengucapkan salam perpisahan kepada Bonek usai membawa Persebaya Surabaya menutup musim dengan kemenangan telak atas Persik Kediri. (Instagram @_guufernandes99)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya mulai ditinggal pemain asing setelah kompetisi Super League 2025/2026 berakhir. Dua legiun asing asal Brasil, Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes, resmi mengumumkan perpisahan setelah kontrak mereka tidak diperpanjang manajemen Green Force.

Musim yang baru saja berakhir ternyata menjadi penutup perjalanan sejumlah pemain asing bersama Persebaya Surabaya. Situasi ini membuat Bonek mulai bertanya-tanya soal arah skuad Green Force untuk menghadapi musim depan.

Cedera Jadi Titik Akhir Bruno Paraiba di Persebaya Surabaya

Bruno Paraiba menjadi pemain asing pertama yang mengumumkan kepergiannya dari Persebaya Surabaya. Striker asal Brasil itu menyampaikan salam perpisahan melalui unggahan Instagram Story di akun pribadinya @brunoparaiba9.

Baca Juga: Catatan Spesial Striker Dewa United Ini Akan Sulit Disamai Pemain Lain, 4 Musim Selalu Bikin Hattrick

”Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya. Terima kasih atas kasih sayang dan dukungan selama 5 bulan terakhir ini,” tulis Bruno Paraiba dalam unggahannya.

Kepergian pemain 31 tahun itu cukup disayangkan Bonek karena performanya terbilang menjanjikan. Meski baru bergabung selama setengah musim, Bruno Paraiba mampu memberi kontribusi penting saat lini depan Green Force mengalami krisis produktivitas.

Cedera menjadi faktor utama yang membuat perjalanan Bruno Paraiba bersama Persebaya Surabaya tidak berjalan panjang. Saat baru datang pada Januari lalu, mantan pemain Cheonan FC di K League 2 itu langsung mengalami masalah kebugaran hingga harus absen hampir dua bulan.

Baca Juga: Rumor Panas Mariano Peralta! Persebaya Surabaya, Persib Bandung, dan Persija Jakarta Masuk Antrean Perburuan Pemain Terbaik

”Sayangnya, saya mengalami cedera pada bulan Januari yang membuat saya harus absen dari lapangan selama hampir 2 bulan. Namun, dalam masa sulit itu saya tetap bekerja keras dan menunjukkan dedikasi saya kepada klub setiap hari,” lanjut Bruno Paraiba.

Meski sempat berharap bertahan, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen dan pelatih. Bruno Paraiba mengaku menerima keputusan itu dengan lapang dada meski berat meninggalkan atmosfer besar Persebaya Surabaya dan dukungan luar biasa dari Bonek.

”Dalam sepak bola, tidak semua keputusan ada di tangan kita. Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya, terutama karena situasi cedera yang saya alami,” tulis dia.

Selama lima bulan memperkuat Persebaya Surabaya, Bruno Paraiba mencatat statistik yang cukup impresif. Dia mampu mencetak 5 gol dan 2 assist hanya dalam 11 pertandingan, baik saat tampil sebagai starter maupun masuk dari bangku cadangan.

Gustavo Fernandes Menyusul Tinggalkan Green Force

Tidak lama setelah Bruno Paraiba pamitan, Gustavo Fernandes ikut mengumumkan perpisahan dengan Persebaya Surabaya. Bek tengah asal Brasil itu juga menyampaikan salam perpisahan lewat unggahan Instagram Story di akun @_guufernandes99.

Berbeda dengan Bruno Paraiba, Gustavo Fernandes tidak menjelaskan alasan detail di balik perpisahannya. Namun pemain berusia 26 tahun itu menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh elemen tim setelah enam bulan bersama Green Force.

Baca Juga: AS Roma Finis Zona Liga Champions, AC Milan dan Juventus ke Liga Eropa

”Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua staf, pelatih, dan para pemain atas 6 bulan yang telah kita lalui bersama. Baik di saat senang maupun sulit, saya akan selalu membawa masa ini dalam hidup saya selamanya,” tulis Gustavo Fernandes.

Kepergian Gustavo Fernandes ikut menambah daftar perubahan skuad Persebaya Surabaya menjelang musim baru. Padahal selama putaran kedua kompetisi, dia menjadi salah satu pemain yang cukup rutin mengisi lini belakang Green Force.

Meski durasinya singkat, Gustavo Fernandes dianggap mampu memberi stabilitas di sektor pertahanan. Kehadirannya sempat membantu Persebaya Surabaya keluar dari periode inkonsisten saat memasuki paruh kedua musim.

Baca Juga: Rekap Akhir Musim Premier League 2025/2026: Arsenal Juara, Chelsea Absen di Kompetisi Eropa

Hingga kini manajemen Persebaya Surabaya belum memberikan penjelasan resmi soal daftar pemain asing yang dipertahankan. Namun sinyal perombakan besar mulai terlihat setelah dua pemain asing mengumumkan perpisahan dalam waktu berdekatan.

Persebaya Surabaya Bersiap Bangun Tim Baru Musim Depan

Perpisahan Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes membuat spekulasi perombakan besar skuad Green Force semakin menguat. Apalagi kompetisi musim depan diprediksi akan lebih ketat dengan banyak klub mulai agresif berburu pemain asing berkualitas.

Persebaya Surabaya diyakini akan melakukan evaluasi total setelah gagal bersaing di papan atas hingga akhir musim. Konsistensi performa yang naik turun membuat manajemen harus mengambil langkah cepat demi membangun tim yang lebih kompetitif.

Baca Juga: Erling Haaland Raih Penghargaan Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26

Situasi ini juga membuat Bonek mulai menanti nama-nama anyar yang akan datang ke Stadion Gelora Bung Tomo. Rumor transfer beberapa pemain asing mulai bermunculan, termasuk isu ketertarikan Persebaya Surabaya terhadap sejumlah pemain top Super League.Meski mulai ditinggal pemain asing, hubungan para pemain dengan Bonek tetap meninggalkan kesan mendalam.

Bruno Paraiba maupun Gustavo Fernandes sama-sama menutup perpisahan mereka dengan ucapan terima kasih dan doa terbaik untuk Green Force. Kini perhatian suporter mulai tertuju pada langkah manajemen berikutnya.

Apakah Persebaya Surabaya akan mempertahankan sebagian pemain asing lama atau justru membangun kekuatan baru sepenuhnya untuk menghadapi musim 2026/2027.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah