JawaPos.com — Borneo FC pesta gol saat menjamu Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026) sore WIB. Pesut Etam menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0, sementara di laga lain Persib Bandung masih tertahan 0-0 melawan Persijap Jepara sehingga perebutan gelar Super League 2025/2026 makin panas.
Mariano Peralta menjadi bintang utama pada 45 menit pertama setelah mencetak dua gol dan satu assist.
Dominasi Borneo FC membuat tekanan terhadap Persib Bandung semakin besar dalam persaingan menuju tangga juara musim ini.
Mariano Peralta Menggila, Malut United Dibantai Empat Gol
Borneo FC langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan dan membuat Malut United kesulitan keluar dari tekanan.
Tim tuan rumah bahkan sudah membuka keunggulan saat laga baru berjalan tujuh menit melalui aksi Mariano Peralta.
Gol tersebut lahir setelah Peralta memanfaatkan ruang terbuka di depan kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang gagal diantisipasi M Ridwan.
Keunggulan cepat itu membuat permainan Pesut Etam semakin percaya diri di hadapan publik Stadion Segiri.
Hanya empat menit berselang, Peralta kembali menunjukkan kualitasnya lewat tendangan melengkung dari sisi kanan pertahanan lawan. Bola bersarang mulus ke gawang Malut United dan mengubah skor menjadi 2-0 pada menit ke-11.
Belum sempat bangkit, Malut United kembali kebobolan satu menit kemudian lewat aksi Juan Felipe Villa.
Memanfaatkan umpan matang Kei Hirose, Villa sukses mencungkil bola melewati penjaga gawang dan memperbesar keunggulan menjadi 3-0.
Statistik Borneo FC Sangat Dominan di Babak Pertama
Dominasi Borneo FC terlihat jelas dari statistik pertandingan sepanjang babak pertama. Pesut Etam mencatatkan penguasaan bola sebesar 53 persen, sedangkan Malut United hanya mampu menguasai 47 persen permainan.
Tidak hanya unggul penguasaan bola, Borneo FC juga jauh lebih agresif dalam menciptakan peluang. Tim asuhan Pieter Huistra melepaskan total 16 tembakan dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Sebaliknya, Malut United hanya mampu mencatatkan empat percobaan dan tiga di antaranya mengarah ke gawang.
Meski beberapa kali mengancam lewat David Da Silva dan Septian David Maulana, lini pertahanan tuan rumah tampil disiplin sepanjang laga.
Kiper Nadeo Argawinata juga tampil sigap di bawah mistar Borneo FC. Penyelamatan pentingnya terhadap peluang David Da Silva pada awal laga membuat momentum pertandingan tetap berada di pihak tuan rumah.
Assist Cantik Peralta Bikin Koldo Obieta Ikut Berpesta
Performa luar biasa Mariano Peralta belum berhenti hanya dengan dua gol. Pada menit ke-26, pemain asal Argentina itu kembali menunjukkan visi bermainnya lewat assist matang kepada Koldo Obieta.
Peralta sukses melewati penjaga gawang M Ridwan sebelum mengirim bola ke tengah kotak penalti. Dalam posisi tanpa kawalan, Obieta dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong dan membawa Borneo FC unggul 4-0.
Tertinggal empat gol membuat pelatih Hendro Susilo mencoba mengubah permainan dengan memasukkan Muhammad Alwi Slamat menggantikan Rizky Pellu pada menit ke-33. Pergantian itu sempat membuat Malut United lebih berani melancarkan serangan balik.
Septian David Maulana beberapa kali mencoba mengirim umpan berbahaya ke kotak penalti Borneo FC.
Namun koordinasi lini belakang tuan rumah dan ketangguhan Nadeo membuat semua peluang gagal berbuah gol hingga turun minum.
Persib Bandung Masih Tertahan Persijap Jepara
Di saat Borneo FC tampil ganas, Persib Bandung justru kesulitan membongkar pertahanan Persijap Jepara. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api berakhir tanpa gol pada babak pertama.
Persib Bandung sebenarnya tampil dominan sejak menit awal pertandingan. Tim asuhan Bojan Hodak terus menekan melalui Thom Haye, Adam Alis, dan Borja Martinez, namun penyelesaian akhir masih belum maksimal.
Thom Haye sempat mengancam pada menit keempat melalui tendangan spekulatif dari luar kotak penalti. Sayangnya bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Persijap Jepara.
Persib Bandung kembali mendapat peluang emas lewat Adam Alis menjelang akhir babak pertama.
Sepakan keras dan tendangan melengkungnya masih mampu digagalkan penjaga gawang Muhammad Ardiansyah yang tampil impresif.
Persijap Jepara bukan tanpa peluang sepanjang babak pertama. Wahyudi Hamisi dan Rendy sempat mengancam gawang Teja Paku Alam, namun lini belakang Maung Bandung masih mampu bertahan dengan baik.
Hasil imbang sementara ini membuat situasi perebutan gelar Super League semakin menegangkan.
Persib Bandung memang hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar juara, tetapi kemenangan besar Borneo FC membuat tekanan di papan atas semakin terasa hingga babak kedua dimulai.