JawaPos.com — Persebaya Surabaya memburu kemenangan saat menjamu Persik Kediri pada laga terakhir Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (23/5/2026). Bek kanan Arief Catur Pamungkas menegaskan Green Force ingin menutup musim dengan hasil manis di depan ribuan Bonek dan Bonita.
Atmosfer laga pamungkas dipastikan berlangsung panas. Persebaya Surabaya tidak hanya memburu tiga poin, tetapi juga ingin memberikan hadiah spesial bagi suporter yang setia mendukung sepanjang musim.
Catur Pamungkas Punya Kenangan Manis Lawan Persik Kediri
Arief Catur Pamungkas memiliki memori tersendiri setiap menghadapi Persik Kediri. Pada pertemuan putaran pertama lalu, pemain berusia 27 tahun itu sukses mencetak gol ke gawang Macan Putih meski laga berakhir imbang 1-1.
Gol tersebut lahir pada menit ke-53 melalui situasi rebound di depan gawang. Sundulan Gali Freitas sempat ditepis kiper Persik Kediri, namun bola liar langsung disambar Catur hingga bersarang ke gawang lawan.
Momen itu menjadi salah satu penampilan terbaik Catur musim ini. Bek asal Banyuwangi tersebut tampil agresif membantu serangan sekaligus disiplin menjaga area pertahanan Green Force.
Musim ini Catur tampil cukup konsisten bersama Persebaya Surabaya. Dia mencatatkan 31 penampilan dengan koleksi dua gol dan dua assist sepanjang Super League 2025/2026.
Konsisten di Lini Belakang, Jadi Andalan Green Force
Performa Arief Catur Pamungkas tidak hanya terlihat dari kontribusi gol. Dia juga menjadi salah satu pemain penting dalam menjaga keseimbangan permainan Persebaya Surabaya sepanjang musim.
Statistiknya cukup solid di sektor pertahanan. Catur mengoleksi 64 tekel, 94 intersep, dan 63 sapuan yang membuatnya menjadi salah satu bek paling konsisten di skuad Green Force.
Kontribusinya saat menyerang juga cukup menonjol. Dia mencatatkan 10 percobaan tembakan dengan empat di antaranya tepat mengarah ke gawang lawan.
Kehadiran Catur membuat sisi pertahanan Persebaya Surabaya lebih stabil. Mobilitas tinggi dan keberaniannya naik membantu serangan membuat permainan Green Force lebih hidup di kedua sisi lapangan.
Laga melawan Persik Kediri nanti menjadi kesempatan terakhir bagi Catur dan rekan-rekannya mempersembahkan kemenangan di kandang sendiri.
Apalagi pertandingan berlangsung di hadapan puluhan ribu Bonek dan Bonita yang dipastikan memenuhi Stadion Gelora Bung Tomo.
Baca Juga: Persik Kediri Ingin Menang! Marcos Reina Pasang Target Besar di Markas Persebaya Surabaya
Janji Manis untuk Bonek dan Bonita
Arief Catur Pamungkas memastikan motivasi pemain Persebaya Surabaya berlipat ganda pada laga pamungkas musim ini. Bermain di kandang sendiri menjadi alasan utama Green Force wajib mengamankan kemenangan.
"Kami ingin menutup musim dengan kemenangan. Apalagi kami bermain di kandang sendiri di depan Bonek dan Bonita. Tentunya kami ingin memberikan hasil terbaik dan membuat mereka pulang dengan senyum," ujar Catur.
Pernyataan tersebut memperlihatkan tekad besar skuad Green Force. Mereka tidak ingin mengecewakan dukungan luar biasa yang diberikan suporter sejak awal musim.
Bonek dan Bonita memang selalu menjadi kekuatan tambahan bagi Persebaya Surabaya. Dukungan penuh dari tribun Stadion Gelora Bung Tomo kerap membuat mental pemain meningkat dalam pertandingan penting.
Laga kontra Persik Kediri juga menjadi kesempatan memperbaiki hasil pertemuan pertama. Saat itu Green Force gagal mempertahankan keunggulan dan harus puas membawa pulang satu poin.
Kini situasinya berbeda karena Persebaya Surabaya bermain di kandang sendiri. Tekanan besar justru dipandang sebagai motivasi tambahan untuk mengakhiri musim dengan sempurna.
Ingin Tutup Musim dengan Happy Ending
Bagi Arief Catur Pamungkas, duel melawan Persik Kediri bukan sekadar pertandingan biasa. Dia ingin memastikan akhir cerita musim ini berjalan manis dengan kemenangan di Stadion Gelora Bung Tomo.
Catur berharap kemenangan nanti bisa menjadi hadiah indah bagi seluruh Bonek dan Bonita. Dukungan tanpa henti dari tribun membuat pemain merasa wajib memberikan penampilan terbaik.
"Tentunya bisa memberikan kado terindah untuk Bonek Bonita yang mendukung langsung di Stadion, agar mereka pulang dengan full senyum," tandasnya.
Ambisi besar itu membuat laga Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri diprediksi berlangsung sengit. Green Force dipastikan tampil menyerang demi memburu kemenangan sejak menit awal pertandingan.
Selain menjadi laga penutup musim, duel ini juga menjadi momentum evaluasi kekuatan tim menuju musim depan. Kemenangan bakal menjaga atmosfer positif di ruang ganti dan meningkatkan kepercayaan diri pemain.
Dukungan penuh publik Stadion Gelora Bung Tomo diyakini menjadi energi tambahan bagi Green Force.
Persebaya Surabaya pun bertekad menutup perjalanan Super League 2025/2026 dengan senyum kemenangan bersama Bonek dan Bonita.