← Beranda
Persib Jangan Terlalu Pede Juara Dulu! Federico Barba Sebut Duel Lawan Persijap Tak Akan Mudah
Andre Rizal HanafiSabtu, 23 Mei 2026 | 02.07 WIB
Aksi Federico Barba saat menghadapi Bali United. (Dok. Persib Bandung)

 

JawaPos.com - Persib Bandung memilih tetap fokus penuh jelang laga terakhir BRI Super League 2025/26 menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5). 

Meski hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar juara ketiga secara beruntun, skuad Maung Bandung tidak ingin terlena oleh euforia.

Bek asing Persib, Federico Barba, menegaskan timnya belum mencapai apa pun sebelum pertandingan terakhir benar-benar selesai. Ia meminta seluruh pemain tetap menjaga konsentrasi dan tidak merasa terlalu percaya diri.

Baca Juga: Peluang Juara Itu Masih Ada! Borneo FC Siap Beri Kado Terakhir untuk Suporter di Segiri

Menurut Barba, posisi Persib saat ini memang sangat menguntungkan karena berada di puncak klasemen. Namun, situasi itu justru harus dijawab dengan fokus dan kerja keras lebih besar di lapangan.

“Saya tidak merasakan antusiasme ini karena kami belum mencapai apa pun. Jadi, saya sangat fokus pada pertandingan ini,” ujar Barba.

Persib saat ini unggul dalam persaingan gelar dari Borneo FC Samarinda yang masih memiliki peluang tipis menjadi juara. Tim berjuluk Pesut Etam itu wajib menang atas Malut United FC sambil berharap Persijap mampu mengalahkan Persib.

Baca Juga: Janji Suci ke Bonek! Bernardo Tavares Ingin Persebaya Surabaya Tutup Musim dengan Indah Wajib Kalahkan Persik Kediri

Situasi tersebut membuat Persib tidak ingin mengambil risiko dengan bermain aman demi hasil imbang. Barba menegaskan timnya tetap memburu kemenangan agar bisa menutup musim dengan hasil sempurna di depan pendukung sendiri.

Bek asal Italia itu juga mengingatkan bahwa Persijap dipastikan datang dengan motivasi tinggi. Selain ingin menutup musim dengan hasil positif, tim tamu tentu berambisi menggagalkan pesta juara Persib di kandang sendiri.

Persib sebenarnya punya modal kuat saat bermain di GBLA musim ini. Mereka mencatatkan rekor impresif dengan 16 kemenangan dan satu hasil imbang di kandang. Catatan itu menjadi bukti bahwa Maung Bandung sangat sulit dikalahkan ketika tampil di depan bobotoh.

Meski begitu, Barba tetap meminta rekan-rekannya tidak terlena dengan statistik tersebut. Ia menilai pertandingan terakhir musim ini justru bisa menjadi laga paling sulit karena tekanan dan ekspektasi besar yang mengiringi tim.

“Kami tahu di kandang sendiri kami sangat kuat. Tapi sekarang kami bermain melawan tim bagus, ini sulit, dan saya hanya memikirkan tentang pertandingan,” kata Barba.

Persib kini tinggal selangkah lagi mencatatkan hattrick juara. Namun bagi Barba, fokus utama saat ini hanyalah memastikan timnya mampu melewati laga penentuan dengan hasil maksimal.

EDITOR: Banu Adikara