← Beranda
Persita vs Persis Solo: Carlos Pena Tekankan Semangat Juang Demi Tutup Musim dengan 3 Poin
Andre Rizal HanafiSabtu, 23 Mei 2026 | 01.23 WIB
Pelatih Persita Carlos Pena. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Persita Tangerang menatap laga terakhir BRI Super League 2025/26 dengan tekad meraih kemenangan saat menghadapi Persis Solo. Duel pekan ke-34 itu akan berlangsung di Banten International Stadium pada Sabtu (23/5) tanpa kehadiran penonton.

Bek Persita Tamirlan Kozubaev menilai timnya sebenarnya mampu tampil konsisten sepanjang musim. Namun, performa yang menurun dalam dua bulan terakhir membuat Pendekar Cisadane kehilangan banyak poin penting.

Menurut pemain asal Kirgistan tersebut, salah satu fokus utama Persita saat ini adalah memperbaiki lini pertahanan agar kembali solid seperti pada awal musim.

Baca Juga: Persib Bandung di Ambang Juara, Kapten Marc Klok Tegaskan Tim Tak Mau Terlalu Percaya Diri

”Tentu setelah kebobolan di laga sebelumnya kami ingin selalu menjaga clean sheet di laga berikutnya,” ujar Tamirlan.

Dia menambahkan bahwa Persita beberapa kali hanya kalah tipis dengan kebobolan satu gol. Karena itu, menjaga konsistensi permainan dinilai menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi tim.

Tamirlan juga menyebut hasil imbang melawan Malut United menjadi modal positif untuk membangun kembali kepercayaan diri skuad Persita. Dalam beberapa pertandingan terakhir, tim memang kesulitan menjaga tren positif setelah menelan sejumlah kekalahan.

Baca Juga: Laga Terakhir Musim Ini Jadi Penentu Memori Persebaya, Bernardo Tavares Minta Tim Tetap Fokus

”Kuncinya adalah dengan kerja keras dan bersama-sama bekerja sebagai tim. Kami selalu ingin memenangkan pertandingan dan tidak kebobolan tentunya,” lanjut Tamirlan.

Sementara itu, pelatih Persita Carlos Pena meminta para pemain tetap menjaga mentalitas bertarung meski laga terakhir musim ini sudah tidak menentukan posisi tim secara signifikan.

Pena memprediksi Persis Solo akan tampil agresif karena masih berupaya menjauh dari ancaman degradasi. Karena itu, dia menekankan pentingnya sikap profesional dan semangat juang selama pertandingan berlangsung.

”Kita seorang pemain profesional dan harus bermain 100 persen. Dalam sepak bola anda bisa menang, seri dan kalah, tapi sikap dan semangat harus selalu ada,” kata Pena.

Pelatih asal Spanyol itu mengaku telah menegaskan kepada pemain di ruang ganti agar tetap menunjukkan kebanggaan dan semangat saat mengenakan jersey Persita. Persita pun bertekad menutup musim dengan hasil maksimal demi memberikan kebahagiaan untuk para pendukungnya, meski pertandingan berlangsung tanpa penonton di stadion.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah