← Beranda
Kiko dan Ezra Walian Resmi Absen! Persebaya Surabaya Dapat Angin Segar Jelang Jamu Persik Kediri di GBT
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 22 Mei 2026 | 15.30 WIB
Pemain Persik Kediri Ezra Walian dipastikan absen saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persik)

 

JawaPos.com — Persik Kediri dipastikan tanpa Kiko dan Ezra Walian saat menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026). Absennya dua pemain penting itu menjadi keuntungan besar bagi Green Force dalam laga pekan terakhir Super League 2025/2026 yang diprediksi berlangsung panas dan menentukan penutup musim kedua tim.

Persebaya Surabaya kini berada dalam situasi lebih menguntungkan jelang duel bertajuk Derbi Jawa Timur tersebut.

Sebab, Persik Kediri kehilangan dua pemain yang selama ini memberi pengaruh besar terhadap keseimbangan permainan tim.

Baca Juga: Persik Kediri Ingin Menang! Marcos Reina Pasang Target Besar di Markas Persebaya Surabaya

Mengapa Absennya Ezra Walian Jadi Kerugian Besar bagi Persik Kediri?

Ezra Walian menjadi salah satu pemain paling konsisten di skuad Persik Kediri sepanjang Super League 2025/2026. Penyerang naturalisasi itu mencatatkan 23 pertandingan dengan torehan enam gol dan sembilan assist.

Kontribusi tersebut membuat Ezra menjadi motor serangan penting Macan Putih musim ini. Dengan total 2.049 menit bermain, Ezra hampir selalu menjadi pilihan utama dalam skema permainan Marcos Reina Torres.

Kehilangan Ezra tentu berdampak besar terhadap kreativitas dan efektivitas lini depan Persik Kediri. Apalagi laga melawan Persebaya Surabaya dipastikan berjalan dengan intensitas tinggi dan membutuhkan pemain berpengalaman.

Pelatih Marcos Reina Torres mengakui kondisi tersebut menjadi kendala bagi timnya. Namun dia memastikan pemain lain siap mengisi kekosongan yang ditinggalkan dua pemain tersebut.

“Kami memang masih tanpa Kiko dan Ezra, tetapi pemain lain berada dalam kondisi yang baik dan siap bermain,” tandasnya.

Meski demikian, absennya Ezra tetap menjadi pukulan telak bagi Persik Kediri. Sebab selain produktif, pemain berusia 28 tahun itu juga menjadi penghubung utama antarlini saat tim membangun serangan.

Baca Juga: Bongkar Titik Lemah Persebaya Surabaya Jelang Hadapi Persik Kediri, Bernardo Tavares: Kita Perlu Keseimbangan!

Kiko Juga Hilang, Pertahanan Persik Kediri Terancam Rapuh

Selain Ezra Walian, Persik Kediri juga dipastikan kehilangan Kiko yang selama ini menjadi salah satu pemain penting di sektor pertahanan. Pemain asal Brasil tersebut mencatat 22 pertandingan dengan total 1.802 menit bermain musim ini.

Kiko memang hanya mencetak satu gol, tetapi perannya jauh lebih besar dari sekadar statistik menyerang. Dia menjadi pemain yang kerap menjaga keseimbangan permainan dan agresivitas duel di lapangan.

Catatan enam kartu kuning serta satu kartu kuning kedua menunjukkan karakter permainan keras yang dimiliki Kiko. Kehadirannya selama ini membuat lini belakang Persik Kediri tampil lebih berani menghadapi tekanan lawan.

Tanpa Kiko, stabilitas pertahanan Persik Kediri diprediksi mengalami penurunan saat menghadapi agresivitas lini depan Persebaya Surabaya.

Terlebih Green Force baru saja tampil menggila dengan kemenangan telak 7-0 pada laga sebelumnya.

Situasi itu membuat Persebaya Surabaya diprediksi semakin percaya diri tampil menyerang sejak menit awal. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo juga diyakini memberi tekanan tambahan bagi tim tamu.

Baca Juga: Bernardo Tavares Dihantui Krisis Pemain! Persebaya Surabaya Tak Mau Tersandung Lawan Persik Kediri di Derbi Jawa Timur

Marcos Reina Tetap Optimistis Meski Persik Kediri Pincang

Walau kehilangan dua pemain penting, Marcos Reina Torres tetap menunjukkan optimisme tinggi menjelang laga terakhir musim ini. Dia menegaskan Persik Kediri datang ke Surabaya dengan target meraih kemenangan.

“Kami mempersiapkan pertandingan ini dengan sebaik mungkin. Kami ingin menyelesaikan musim dengan kemenangan,” kata Marcos.

Pelatih asal Spanyol itu menilai performa Persik Kediri terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir. Karena itu, dia percaya timnya tetap memiliki peluang memberi kejutan di kandang Persebaya Surabaya.

“Kami merasa tim bisa bermain lebih baik setiap hari. Kami ingin tetap seperti ini, bermain bagus di kandang Persebaya dan mencoba meraih kemenangan,” ujarnya.

Marcos juga menegaskan pertandingan melawan Persebaya Surabaya memiliki arti penting bagi Persikmania. Karena itu, seluruh pemain diminta menjaga fokus dan tampil profesional hingga kompetisi berakhir.

“Kemenangan melawan Persebaya penting bagi para suporter. Jadi kami mempersiapkan diri dengan sangat serius. Setiap hari berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Optimisme Marcos turut didukung kembalinya Adrian Luna ke dalam skuad. Gelandang kreatif tersebut disebut sudah siap tampil setelah sempat absen dalam beberapa pertandingan sebelumnya.

“Adrian Luna adalah pemain yang sangat penting bagi kami. Dia selalu bermain bagus dan kehadirannya akan menjadi hal penting untuk pertandingan besok,” jelasnya.

Persebaya Surabaya Berpeluang Maksimalkan Situasi

Di sisi lain, Persebaya Surabaya jelas mendapat keuntungan besar dari situasi yang dialami Persik Kediri. Green Force kini memiliki peluang lebih besar menguasai pertandingan karena lawan kehilangan dua pilar penting sekaligus.

Persebaya Surabaya juga sedang berada dalam momentum positif setelah tampil tajam pada pekan sebelumnya. Kepercayaan diri pemain dipastikan meningkat menjelang laga penutup musim di hadapan ribuan Bonek.

Absennya Ezra Walian membuat ancaman serangan balik Persik Kediri berkurang drastis. Sementara hilangnya Kiko membuka celah yang bisa dimanfaatkan lini depan Green Force untuk menekan sejak awal pertandingan.

Jika mampu memanfaatkan situasi tersebut, Persebaya Surabaya berpotensi menutup Super League 2025/2026 dengan hasil manis di Stadion Gelora Bung Tomo.

Atmosfer kandang dan kondisi lawan yang pincang menjadi modal besar bagi Green Force.

EDITOR: Banu Adikara