← Beranda
Bahaya! Pemain Persebaya Surabaya Belum 100 Persen, Bernardo Tavares Waspadai Ancaman Persik Kediri
Moch. Rizky Pratama Putra• Kamis, 21 Mei 2026 | 14.22 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memimpin latihan jelang duel kontra Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya mulai memanaskan mesin jelang menghadapi Persik Kediri pada laga pekan ke-34 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (23/5/2026). Meski baru saja menang telak 0-7 atas Semen Padang FC, Green Force dihantui kondisi beberapa pemain yang belum sepenuhnya fit menjelang duel penutup musim.

Setelah menikmati masa rehat singkat usai kemenangan besar di Padang, skuad Green Force langsung kembali menjalani latihan di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (20/5/2026).

Intensitas latihan mulai ditingkatkan demi memastikan tim berada dalam kondisi terbaik pada laga terakhir musim ini.

Baca Juga: Bernardo Tavares Gunakan Jimatnya? Reza Arya Jadi Kejutan di Tengah Rumor 5 Pemain PSM Makassar ke Persebaya Surabaya

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku situasi tim belum sepenuhnya ideal. Dia menyebut masih ada sejumlah pemain yang belum mencapai kondisi 100 persen dan kini menunggu perkembangan dari tim medis.

“Saat ini kami masih memiliki beberapa pemain yang belum berada dalam kondisi 100 persen. Sekarang kami menunggu kabar dari departemen medis untuk melihat apakah ada pemain yang bisa kembali bergabung pada pertandingan lawan Persik,” ujar Tavares.

Kondisi Pemain Jadi Perhatian Utama

Masalah kebugaran pemain menjadi perhatian serius tim pelatih Persebaya Surabaya menjelang pertandingan penting melawan Persik Kediri.

Apalagi duel nanti menjadi kesempatan terakhir Green Force menutup musim dengan hasil manis di depan pendukung sendiri.

Baca Juga: Dikabarkan Diburu Persebaya Surabaya dan PSS Sleman! Masa Depan Mufli Hidayat Bikin PSM Makassar Deg-degan

Situasi ini membuat staf pelatih harus memantau kondisi pemain secara detail selama sesi latihan berlangsung. Koordinasi dengan departemen medis juga terus dilakukan untuk menentukan siapa saja yang siap tampil sejak menit awal.

Meski tidak menyebut nama pemain yang bermasalah, Tavares memastikan keputusan akhir akan diambil berdasarkan kondisi terkini para pemain.

Dia tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain yang belum benar-benar pulih.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Persebaya Surabaya membutuhkan komposisi terbaik untuk menghadapi Persik Kediri.

Terlebih lawan yang akan dihadapi dinilai memiliki kualitas cukup berbahaya di berbagai sektor permainan.

Bernardo Tavares Ogah Remehkan Persik Kediri

Bernardo Tavares menegaskan Persik Kediri bukan lawan yang mudah dikalahkan meski Green Force bermain di kandang sendiri. Pelatih asal Portugal itu bahkan secara khusus menyoroti kekuatan Macan Putih dalam membangun serangan.

Baca Juga: Update Rumor Zanadin Fariz! Bikin Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta Saling Sikut Amankan Tanda Tangan

“Mereka adalah tim yang bagus. Mereka memiliki kualitas dalam situasi crossing, transisi menyerang, dan juga penempatan posisi yang baik. Selain itu, mereka punya pemain-pemain berbahaya di lini depan maupun tengah,” jelasnya.

Menurut Tavares, kualitas Persik Kediri membuat Persebaya Surabaya harus tampil disiplin sepanjang pertandingan. Sedikit kelengahan bisa dimanfaatkan lawan untuk menciptakan peluang berbahaya di area pertahanan.

Dia juga meminta para pemain Green Force tetap fokus dan tidak kehilangan konsentrasi. Terutama saat menghadapi situasi transisi cepat yang menjadi salah satu kekuatan utama Persik musim ini.

Baca Juga: Sejajar Rekor Samsul Arif! Curhat Bruno Paraiba Usai Cetak Hattrick Bersama Persebaya Surabaya

Laga di Stadion Gelora Bung Tomo diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama ingin menutup musim dengan hasil positif.

Atmosfer pertandingan juga dipastikan semakin panas dengan kehadiran ribuan Bonek dan Bonita.

Kemenangan 7 Gol Tak Boleh Bikin Jemawa

Kemenangan besar 0-7 atas Semen Padang FC pada pekan sebelumnya menjadi modal positif bagi Persebaya Surabaya.

Namun, Bernardo Tavares tidak ingin hasil fantastis tersebut membuat mental pemain berubah terlalu percaya diri.

Pelatih berusia 46 tahun itu langsung mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan euforia kemenangan besar di Padang.

Menurutnya, setiap pertandingan memiliki tantangan berbeda dan tidak bisa dibandingkan begitu saja.

“Saya juga mengingatkan pemain untuk tidak terlena dengan kemenangan besar sebelumnya. Kami tidak boleh berpikir pertandingan melawan Persik akan berjalan sama mudahnya. Jika mulai berpikir seperti itu, kami sebenarnya sudah mulai kalah sebelum pertandingan dimulai,” tegasnya.

Pernyataan itu menunjukkan Tavares ingin menjaga mental kompetitif pemain hingga laga terakhir musim ini. Dia tidak ingin skuad Green Force kehilangan fokus hanya karena baru saja meraih kemenangan telak.

Baca Juga: Nasib 4 Pemain Pilihan Bernardo Tavares Belum Jelas! Persebaya Surabaya Dikabarkan Jor-joran Demi Kejar Gelar Juara

Persebaya Surabaya memang tampil cukup impresif dalam beberapa laga terakhir. Namun, Tavares memilih tetap realistis dan meminta pemain mempertahankan kerja keras yang selama ini menjadi kekuatan utama tim.

Laga Terakhir Musim Punya Makna Khusus

Bagi Bernardo Tavares, pertandingan melawan Persik Kediri bukan sekadar laga penutup kompetisi.

Dia menilai pertandingan terakhir musim selalu meninggalkan kesan yang akan diingat pemain maupun suporter hingga musim baru dimulai.

Karena itu, dia meminta seluruh pemain menunjukkan performa terbaik sejak sesi latihan hingga pertandingan nanti. Tavares ingin Green Force menutup musim dengan hasil yang bisa membanggakan pendukung setia mereka.

“Ini adalah pertandingan terakhir musim ini. Saya mengatakan kepada pemain bahwa laga terakhir akan selalu diingat sampai musim berikutnya dimulai. Karena itu kami harus menutup musim dengan performa yang baik, baik dalam latihan maupun pertandingan,” pungkasnya.

Duel Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri dipastikan menjadi salah satu pertandingan yang menyita perhatian pecinta sepak bola nasional akhir pekan ini.

Selain menjadi penutup musim, laga tersebut juga menjadi kesempatan Green Force memberikan hadiah manis untuk Bonek dan Bonita di Stadion Gelora Bung Tomo.

EDITOR: Edi Yulianto