JawaPos.com - Persib Bandung mengajak seluruh Bobotoh, aparat keamanan, panitia pelaksana, dan masyarakat Kota Bandung bersama-sama menjaga suasana aman dan kondusif. Hal itu terkait laga penutup Super League 2025/2026 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5).
Pertandingan tersebut menjadi momen penting bagi Maung Bandung yang tengah berpeluang mencetak sejarah sebagai juara tiga musim beruntun. Untuk mengantisipasi tingginya antusiasme suporter, Persib memastikan berbagai langkah pengamanan dan mitigasi telah dipersiapkan agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib hingga selesai.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menegaskan, koordinasi dengan seluruh pihak terkait terus dilakukan demi menjaga keamanan di area stadion.
Baca Juga: 900 Perenang dari 27 Negara Ramaikan Oceanman Bali 2026, Pantai Kedonganan Jadi Panggung Dunia
”Kami melakukan berbagai mitigasi bersama seluruh pihak terkait untuk memastikan area-area dengan akses terbatas tetap steril dan hanya dapat dimasuki oleh pihak yang memiliki izin resmi," ungkap Adhitia.
Dia menambahkan, pengawasan tidak hanya dilakukan saat pertandingan berlangsung, tetapi sejak sebelum kick-off hingga seluruh rangkaian acara selesai.
”Kami juga berharap pengawasan sudah berjalan sejak sebelum pertandingan dimulai hingga seluruh rangkaian kegiatan pascalaga selesai, sehingga semua pihak dapat menikmati momen ini dengan aman, nyaman, dan tertib,” lanjut Adhitia Putra Herawan.
Baca Juga: Jelang Laga Penentuan vs Persijap, Igor Tolic Fokus Benahi Permainan dan Set Piece Persib Bandung
Sebagai bagian dari pengamanan, Persib akan memperkuat penjagaan di sejumlah titik strategis, menambah jumlah steward di tribun, meningkatkan pengawasan akses masuk stadion. Persib juga melibatkan personel keamanan tambahan termasuk unit K-9.
Langkah tersebut dilakukan demi menciptakan pengalaman pertandingan yang aman dan membanggakan bagi seluruh penonton.
Selain fokus pada keamanan pertandingan, Persib juga kembali mengingatkan soal aturan larangan kehadiran suporter tim tamu sesuai Regulasi Super League 2025/2026. Karena itu, klub mengimbau pendukung Persijap untuk tidak hadir langsung ke Stadion GBLA dan memberikan dukungan dari rumah atau titik nonton bersama resmi.
Head of Communication PT Persib Bandung Bermartabat Adhi Pratama menilai kepatuhan terhadap aturan menjadi bagian penting dalam proses transformasi sepak bola Indonesia menuju kompetisi yang lebih aman dan profesional.
”Sepak bola Indonesia saat ini sedang bergerak menuju ekosistem yang lebih aman, tertib, dan profesional. Dalam proses tersebut, kepatuhan terhadap ketentuan kompetisi menjadi fondasi penting yang perlu dijaga bersama,” ujar Adhi.
Menurut dia, larangan kehadiran suporter tim tamu bukan untuk membatasi dukungan terhadap klub, melainkan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan seluruh pihak.
Baca Juga: Cerita Julio Cesar di Balik Kemenangan Persib Bandung atas PSM, Ada Pesan Marc Klok
”Dukungan suporter selalu menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola. Namun dalam situasi saat ini, menghormati ketentuan yang berlaku justru menjadi bentuk dukungan yang paling berarti,” tandas Adhi Pratama.
Persib berharap laga pamungkas musim ini bukan hanya menjadi momen penentuan juara, tetapi juga menunjukkan kedewasaan seluruh elemen sepak bola dalam menjaga sportivitas, ketertiban, dan rasa aman di Stadion GBLA.