JawaPos.com- Langkah Persib Bandung menuju sejarah semakin dekat. Namun di tengah atmosfer antusiasme Bobotoh yang mulai terasa di Kota Bandung, skuad Maung Bandung memilih tetap membumi jelang laga penentuan kontra Persijap Jepara.
Laga pekan terakhir Super League 2025/2026 bakal berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5). Alih-alih membahas pesta juara, kubu Persib justru menegaskan fokus penuh mereka hanya tertuju pada satu hal untuk menyelesaikan 90 menit terakhir dengan kemenangan.
Tambahan minimal satu poin memang cukup untuk memastikan gelar, tetapi tim asuhan Bojan Hodak ingin menutup musim dengan hasil sempurna. Sekaligus mengukir sejarah sebagai klub pertama yang mampu meraih gelar juara liga tiga musim beruntun.
Baca Juga: 900 Perenang dari 27 Negara Ramaikan Oceanman Bali 2026, Pantai Kedonganan Jadi Panggung Dunia
Asisten pelatih Igor Tolic menegaskan, seluruh elemen tim masih menjaga konsentrasi penuh dan belum ingin terlena dengan peluang besar yang ada di depan mata. Persib belum memenangkan apa pun karena nasib gelar masih ditentukan pada pertandingan terakhir.
”Masih ada 90 menit lagi,” tegas Tolic.
Pelatih asal Kroasia itu menjelaskan, program persiapan tim difokuskan pada pemulihan kondisi pemain sebelum masuk ke latihan taktikal. Mulai dari organisasi pertahanan, skema bola mati hingga penyelesaian serangan.
Baca Juga: Jelang Laga Penentuan vs Persijap, Igor Tolic Fokus Benahi Permainan dan Set Piece Persib Bandung
Sambil menunggu kembalinya Bojan Hodak, Tolic memastikan seluruh pemain diarahkan untuk tetap fokus pada performa di lapangan. Bukan pada euforia yang belum tentu terjadi.
Situasi di papan klasemen memang membuat Persib berada di posisi terbaik. Hingga pekan ke-33, Maung Bandung memimpin dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka atas Borneo FC yang terus membayangi di posisi kedua. Pada saat bersamaan, Borneo FC juga akan menjalani laga hidup-mati melawan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda.
Tekanan besar yang mengiringi laga terakhir musim ini juga dirasakan striker andalan Persib, Ramon De Andrade Souza atau yang akrab disapa Ramon Tanque. Penyerang asal Brasil itu menegaskan, seluruh pemain memahami betapa pentingnya pertandingan kontra Persijap dan tak boleh kehilangan fokus sedikit pun.
Menurut Ramon, laga terakhir bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan kesempatan emas untuk menuntaskan perjuangan panjang sepanjang musim. Karena itu, dia meminta seluruh rekan setim tetap menjaga mentalitas dan konsentrasi sejak menit pertama.
Meski berstatus calon juara dan bermain di kandang sendiri, Ramon juga menolak meremehkan Persijap. Dia menilai seluruh tim di Super League musim ini memiliki kualitas dan motivasi tinggi, terlebih saat menghadapi Persib yang selalu menjadi lawan spesial bagi setiap klub.
Baginya, kemenangan hanya bisa diraih jika seluruh lini bermain disiplin dan bekerja keras, mulai dari lini belakang hingga lini depan. Fokus utama Persib, bukan hanya menghentikan satu atau dua pemain lawan, tetapi mengantisipasi kekuatan Persijap secara keseluruhan agar target tiga poin bisa tercapai.
Baca Juga: Cerita Julio Cesar di Balik Kemenangan Persib Bandung atas PSM, Ada Pesan Marc Klok
Kini, satu pertandingan terakhir akan menjadi penentu segalanya. Jika mampu menghindari kekalahan di GBLA, Persib bukan hanya mengangkat trofi juara, tetapi juga mencatat sejarah baru sebagai penguasa Super League dengan torehan three-peat yang belum pernah terjadi sebelumnya.