← Beranda
Nasib 4 Pemain Pilihan Bernardo Tavares Belum Jelas! Persebaya Surabaya Dikabarkan Jor-joran Demi Kejar Gelar Juara
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 20 Mei 2026 | 03.40 WIB
Pedro Matos minta Bonek penuhi Gelora Bung Tomo dukung Persebaya Surabaya lawan Dewa United. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya dikabarkan mulai menyiapkan langkah besar menyambut Super League 2026/2027 dengan mengevaluasi empat pemain rekrutan era Bernardo Tavares di putaran kedua musim ini. Green Force disebut siap jor-joran di bursa transfer demi membangun skuad yang lebih dalam untuk mengejar target juara musim depan.

Kabar itu mencuat setelah akun fanbase Bonek, @bondonekat_media, mengunggah situasi kontrak empat pemain asing yang masih abu-abu hingga Selasa (19/5/2026).

Situasi tersebut langsung memancing perdebatan di kalangan Bonek dan Bonita soal siapa yang layak dipertahankan oleh Persebaya Surabaya.

Baca Juga: Ernando Ari Segera Bertahan? Persebaya Surabaya Dikabarkan Mulai Negosiasi Kontrak Baru hingga 2 Musim

“NEW CHAPTER! 4 pemain rekrutan Bernardo Tavares di putaran kedua masih menjadi tanda tanya soal perpanjangan kontrak untuk musim depan. Mengingat Target Persebaya musim depan adalah Juara. Setelah musim ini berakhir, Persebaya akan jor-joran di bursa transfer. guna memanfaatkan kedalaman skuad untuk musim 2026/27! Siapa yang layak dipertahankan, dan siapa yang akan dilepas akhir musim ini?” tulis @bondonekat_media.

Jefferson Silva Jadi Kandidat Terkuat Dipertahankan?

Jefferson Silva menjadi salah satu pemain yang paling banyak mendapat dukungan dari Bonek untuk tetap bertahan bersama Persebaya Surabaya musim depan.

Baca Juga: Intip Potensi Deal Transfer Persebaya Surabaya! 12 Rumor Era Bernardo Tavares yang Bikin Bonek Auto Deg-degan

Bek kiri asal Brasil itu tampil cukup konsisten sejak didatangkan pada 10 Januari 2026.

Pemain bernama lengkap Jefferson Junio Antonio da Silva tersebut sudah mencatatkan 16 pertandingan bersama Green Force musim ini.

Dia menyumbang satu gol, tiga assist, dan bermain penuh selama 1.440 menit dengan hanya menerima satu kartu kuning.

Nilai pasar Jefferson saat ini menyentuh Rp 4,35 miliar dan membuatnya menjadi salah satu aset penting Persebaya Surabaya. Selain piawai membantu serangan, pemain berusia 29 tahun itu juga dinilai cukup stabil menjaga sisi kiri pertahanan.

Komentar dukungan terhadap Jefferson juga cukup dominan di media sosial. Salah satu Bonek bahkan menulis, “Jefferson (stay) liane out,” yang menunjukkan bek kiri asal Brasil tersebut masih mendapat tempat di hati suporter.

Gustavo Fernandes Minim Menit Bermain Tapi Tetap Dipuji

Nama Gustavo Fernandes juga masuk dalam daftar pemain yang nasibnya belum dipastikan oleh manajemen Persebaya Surabaya. Bek tengah asal Brasil itu sebenarnya belum tampil terlalu banyak sejak direkrut pada paruh musim.

Baca Juga: Dirumorkan Dibajak Garudayaksa FC! Francisco Rivera Menjelma Roh Penjaga Persebaya Surabaya

Gustavo Fernandes baru mencatatkan 10 pertandingan dengan total 743 menit bermain bersama Green Force musim ini.

Meski belum maksimal dari sisi jumlah laga, pemain bertinggi 1,95 meter tersebut dinilai memiliki kualitas bertahan yang cukup solid.

Bek berusia 26 tahun itu juga memiliki nilai pasar mencapai Rp 4,35 miliar. Postur tinggi dan kaki kiri dominannya dianggap cocok untuk kebutuhan lini belakang Persebaya Surabaya yang ingin tampil lebih agresif musim depan.

Sejumlah Bonek bahkan menilai Gustavo sebagai pemain terbaik di antara empat nama yang sedang dievaluasi. “Gustavo tok seng apik,” tulis salah satu suporter yang mendukung pemain asal Osasco, Brasil tersebut tetap bertahan.

Bruno Paraiba Tampil Efektif Meski Menit Bermain Minim

Bruno Paraiba menjadi salah satu pemain yang cukup menarik perhatian karena efektivitasnya di lini tengah Persebaya Surabaya. Meski menit bermainnya tidak terlalu banyak, kontribusi gol dan assist pemain asal Brasil itu cukup menonjol.

Baca Juga: Wayahe Neribun! Persebaya Surabaya vs Persik Kediri Tak Masuk Siaran TV Nasional, Bonek Dipastikan Padati GBT

Gelandang bernama lengkap Bruno Pereira de Albuquerque tersebut baru bermain 317 menit dalam 10 pertandingan musim ini. Namun, dia mampu mencetak empat gol dan dua assist untuk Green Force.

Statistik itu membuat Bruno Paraiba menjadi salah satu pemain dengan rasio kontribusi terbaik di skuad Persebaya Surabaya.

Kemampuannya bermain sebagai gelandang tengah maupun penyerang depan memberi variasi taktik bagi Bernardo Tavares.

Nilai pasar Bruno saat ini mencapai Rp 3,04 miliar.

Dengan usia yang sudah menginjak 31 tahun, manajemen Persebaya Surabaya kemungkinan akan mempertimbangkan faktor produktivitas dan kebutuhan jangka panjang sebelum mengambil keputusan.

Salah satu komentar Bonek bahkan menyebut Bruno masih layak dipertahankan. “Paraiba, Gustavo ambe Jefferson ae seng di pertahankan Pedro ben out ae,” tulis akun suporter tersebut.

Pedro Matos Paling Banyak Dapat Kritik dari Bonek

Dari empat pemain yang sedang dievaluasi, Pedro Matos menjadi nama yang paling banyak mendapat kritik dari Bonek.

Gelandang asal Portugal itu dianggap belum mampu memberi dampak besar sejak datang sebagai pemain pinjaman dari Semen Padang FC pada 22 Januari 2026.

Baca Juga: Francisco Rivera Menggila! Persebaya Surabaya Wajib Libas Persik Kediri demi Kunci Empat Besar

Pedro Matos baru tampil dalam 12 pertandingan bersama Persebaya Surabaya musim ini. Dia belum mencetak gol maupun assist dan hanya mengoleksi dua kartu kuning dari total 570 menit bermain.

Pemain berusia 28 tahun tersebut sebenarnya memiliki fleksibilitas posisi karena bisa bermain sebagai gelandang serang, gelandang tengah, hingga sayap kanan.

Namun, performanya dinilai belum cukup konsisten untuk membantu Green Force bersaing di papan atas.

Nilai pasar Pedro Matos saat ini berada di angka Rp2,17 miliar. Meski menjadi pemain dengan nilai pasar paling rendah di antara empat nama itu, statusnya sebagai pemain pinjaman juga membuat peluang dilepas lebih terbuka.

Komentar keras dari Bonek pun bermunculan setelah rumor evaluasi kontrak tersebut mencuat. “Matos buang!!,” tulis salah satu suporter yang kecewa dengan kontribusi sang pemain musim ini.

Situasi empat pemain ini diprediksi akan menjadi bagian penting dari revolusi skuad Persebaya Surabaya musim depan.

Apalagi, target juara membuat Green Force harus memiliki kedalaman tim yang lebih kompetitif dibanding musim sebelumnya.

Salah satu komentar Bonek bahkan menilai perubahan target ini menjadi sinyal serius dari manajemen. “Akhire persebaya punya target juara, biasane awal musim target e papan atas juara itu bonus..,” tulis salah satu suporter.

EDITOR: Edi Yulianto