JawaPos.com - Pelatih asal Brasil, Alexandre Gama, mendadak jadi sorotan The Jakmania usai berpisah dengan klub Thailand, Port FC. Kelompok suporter Persija Jakarta itu mendorong Gama untuk menjadi arsitek Macan Kemayoran - julukan Persija Jakarta - di musim depan.
Perjalanan Gama bersama Port FC terbilang cukup singkat, hanya delapan bulan saja. Pelatih asal Brasil itu tidak menghabisi masa kontraknya bersama tim berjuluk Port Lions tersebut.
Di kompetisi Liga Thailand musim ini, Gama tercatat aktif sebagai juru taktik Port FC dalam 22 dari 30 pertandingan. Pertandingan terakhir pelatih berusia 58 tahun itu bersama Port Lions ketika bermain imbang 0-0 melawan Muang Thong United pada 1 Maret 2026. Setelah itu, posisinya digantikan Sarawut Treephan.
Baca Juga: Surat Cinta Netizen The Jakmania ke Manajemen Persija, Dijamin Juara Musim Depan?
Meski sudah tidak cukup lama tidak mendampingi Port FC, Gama baru menyampaikan salam perpisahannya pada Kamis (14/5) lalu. Walau perjalanannya cukup singkat, eks pelatih Buriram United itu sangat senang bisa menjadi bagian dari skuad Port Lions.
“Selama delapan bulan sebagai pelatih kepala, saya mendapat kehormatan untuk bekerja bersama kelompok pemain yang luar biasa, staf profesional yang berdedikasi, serta para suporter yang penuh semangat. Ini merupakan perjalanan yang intens, penuh pembelajaran, tantangan, dan perkembangan, baik secara profesional maupun pribadi,” tulis Gama dalam instagramnya @gamalima7, dikutip Senin (18/5/2026).
“Saya sangat berterima kasih kepada presiden klub atas kepercayaannya terhadap pekerjaan saya, serta kepada semua pihak yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari klub—para pemain, staf pelatih, tim pendukung, dan manajemen,” sambungnya.
Gama pun turut mengungkap alasan mengapa dirinya memutuskan mundur sebagai pelatih kepala Port FC. Pelatih berlisensi AFC Pro itu menyebut bahwa keputusan tersebut dibuat karena alasan pribadi yang tidak bisa ia sebutkan secara detail.
“Saya memutuskan untuk mundur karena alasan pribadi agar bisa memberikan perhatian penuh pada beberapa hal penting di luar lapangan. Hari ini, semua persoalan tersebut telah terselesaikan, dan saya merasa sangat siap untuk kembali bekerja,” terangnya.
Praktis, saat ini Gama berstatus tanpa klub. Soal masa dpeannya, ia pun mengungkapkan tengah menjajaki peluang dengan sebuah klub.
“Untuk saat ini, masa depan memang masih belum pasti, tetapi saya sedang menjajaki beberapa peluang dan proyek baru,” ungkap Gama.
Nah, yang menarik, kolom komentar Gama dibanjiri oleh Jakmania. Kelompok suporter tim Ibu Kota tersebut mendorong agar sang pelatih melanjutkan kariernya di Persija Jakarta. Tak sedikit pula Jakmania yang menyolek Mohamad Prapanca sebagai Direktur Macan Kemayoran.
“Ayo latih Persija Jakarta coach, kamu sangat bagus dari pelatih yang sekarang,” tulis akun @nath***
“Pak Prapanca, tolong angkut ini pak ke Persija. Pelatih bagus ini, lumayan tanpa klub sekarang,” tulis akun @owa***
“Angkut pak Panca, untuk jangka panjang,” tulis akun @afr***
“Selamat datang di Persija coach,” tulis akun @nce***
Kiprah Gama bersama Port FC bisa dikatakan cukup oke. Di bawah komandonya, Port Lions total mencatatkan 15 kemenangan, empat hasil imbang, dan tujuh kekalahan dari 26 pertandingan di semua kompetisi musim ini.
Bahkan, Port FC di musim ini berhasil finis peringkat kedua dengan koleksi 60 poin. Port Lions terpaut 10 poin dari Buriram United yang keluar sebagai juara Liga Thailand musim ini. Ia juga sukses membawa timnya juara Piala Presiden 2026.
Agaknya, tidak berlebihan jika banyak Jakmania yang menyebut kalau Gama adalah pelatih berkualitas. Sebab, figur 58 tahun itu dikenal sebagai salah satu pelatih tersukses di Asia Tenggara, khususnya di Liga Thailand. Ia mengukir kesuksesan kala melatih Buriram United dan Chiangrai United.
Saat melatih Buriram United, Gama sukses mempersembahkan gelar juara Liga Thailand pada musim 2013/2014 dan 2014/2015, Thailand Champions Cup 2014/2015 dan 2015/2016, Thai Cup 2014/2015, dan Thai League Cup 2014/2015. Sementara bersama Chiangrai United, ia mempersembahkan dua gelar Thai Cup 2016/2017 dan 2017/2018, satu gelar Thailand Champions Cup 2017/2018, dan Thai League Cup 2017/2018.
Sekarang, menarik untuk dinantikan apakah manajemen Persija Jakarta akan memboyong Gama atau tidak. Satu yang pasti, Macan Kemayoran saat ini masih dibesut oleh Mauricio Souza. Masa depan pelatih asal Brasil itu baru akan diketahui setelah berakhirnya kompetisi musim ini, bertepatan dengan kontraknya yang juga akan habis.