JawaPos.com - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, buka suara soal masa depannya setelah gagal membawa timnya juara Super League 2025/2026. Souza menyerahkan masa depannya kepada manajemen Macan Kemayoran, julukan Persija Jakarta.
Persija Jakarta berhasil mengunci kemenangan 3-1 atas Persik Kediri dalam pertandingan pekan ke-33 di Stadion Brawijaya, Kediri, Sabtu (16/5). Setidaknya, kemenangan tersebut bisa menjadi obat pelipur lara Jakmania setelah Macan Kemayoran kalah 1-2 dari Persib Bandung pada pekan sebelumnya.
Namun tetap saja, kemenangan tersebut terasa hambar karena Persija Jakarta gagal juara musim ini. Macan Kemayoran sudah dipastikan mengunci peringkat ketiga pada klasemen akhir Super League 2025/2026. Sebab, perolehan 68 poin yang mereka koleksi saat ini tidak akan bisa dikejar oleh pesaing terdekatnya, Persebaya Surabaya (55 poin).
Nah, yang menjadi sorotan saat ini adalah masa depan Souza yang kontraknya akan berakhir di pengujung musim. Belum diketahui pasti apakah juru taktik asal Brasil itu akan tetap menjadi pelatih kepala Persija Jakarta musim depan atau justru dicopot oleh manajemen karena gagal membawa timnya mencapai target juara.
Souza pun belum bisa memberikan jawaban pasti soal masa depannya. Pelatih berusia 52 tahun itu akan membahas terlebih dahulu mengenai nasibnya dengan manajemen Persija Jakarta.
“Jawaban itu sebenarnya baru bisa saya berikan setelah saya duduk bersama manajemen dan memutuskan apakah saya akan tetap melanjutkan perjalanan di klub ini atau tidak,” kata Souza dalam konferensi pers usai laga kontra Persik Kediri, dipetik Minggu (17/5/2026).
Lebih lanjut, Souza juga belum bisa bicara banyak soal komposisi skuad Persija Jakarta untuk musim depan, siapa saja pemain yang bertahan atau dilepas. Satu yang pasti, ia sangat senang dengan pemain yang dimilikinya saat ini.
Kata Souza, perihal kontrak dan komposisi pemain Persija Jakarta baru akan bisa dibahas setelah mengetahui masa depannya bersama tim Ibu Kota. Artinya, jawaban tersebut baru akan terungkap setelah kompetisi berakhir, mengingat Macan Kemayoran masih menyisakan satu laga kandang kontra Semen Padang pada Sabtu (23/5) mendatang.
“Yang bisa saya katakan kepada Anda adalah Persija Jakarta memiliki grup yang sangat kuat. Saya sangat senang dengan para pemain yang saya miliki saat ini,” ucap Souza.
“Namun, soal siapa yang bertahan dan siapa yang pergi, itu tidak hanya bergantung pada saya. Nanti setelah saya duduk bersama manajemen dan menentukan masa depan saya, barulah kita bisa melihat dan membicarakan soal komposisi skuad,” tambahnya.
Dengan begitu, ‘bola’ saat ini ada di tangan manajemen Persija Jakarta. Menarik untuk dinantikan apakah Souza akan tetap dipertahankan atau justru digantikan oleh sosok pelatih baru.
Debut Souza bersama Persija Jakarta sejatinya tidak buruk. Pelatih asal Brasil itu langsung berhasil memberi sentuhan baru dan membawa Macan Kemayoran finis peringkat ketiga. Namun masalahnya, ia gagal mencapai target juara yang diberikan manajemen.