← Beranda
Borneo FC dan Persib Bandung dalam Genggaman Persijap Jepara, Jadi Penentu Drama Takhta Juara
jpgMinggu, 17 Mei 2026 | 15.26 WIB
Pemain Persijap Jepara, Rendi Saepul (21) saat melakukan selebrasi usai membobol gawang Semen Padang. (Dok ILeague)

JawaPos.com -  Perebutan gelar juara Super League 2025/2026 memasuki titik paling menentukan. Persib Bandung dan Borneo FC kini sama-sama mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan. Namun, di tengah persaingan dua raksasa itu, muncul satu tim yang berpotensi menjadi pengubah arah juara: Persijap Jepara.

Klub promosi berjuluk Laskar Kalinyamat itu mendadak berada di pusat perhatian setelah dipastikan lolos dari degradasi dan bakal menghadapi dua kandidat juara secara beruntun pada dua laga terakhir musim ini. Persijap dijadwalkan menjamu Borneo FC pada 17 Mei, lalu menutup musim dengan menghadapi Persib Bandung pada 23 Mei.

Situasi tersebut membuat Persijap berada dalam posisi strategis sebagai “penentu nasib” perebutan trofi liga musim ini.

Untuk sementara, Persib masih memimpin klasemen karena unggul head to head atas Borneo FC. Namun, keunggulan itu belum menjamin jalan mulus menuju gelar. Kedua tim masih berpotensi terpeleset, terutama saat menghadapi Persijap yang justru tampil tanpa tekanan.

Kondisi itu dinilai menjadi ancaman tersendiri. Sebab, tim yang sudah aman dari degradasi sering kali tampil lebih lepas dan sulit diprediksi. Meski hanya berstatus tim promosi dan satu-satunya wakil kabupaten di kasta tertinggi sepak bola nasional, performa Persijap dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan peningkatan signifikan.

Mereka mulai merepotkan tim-tim papan atas dan tak lagi dipandang sebagai lawan pelengkap.

Persijap bahkan pernah memberi pukulan langsung kepada Persib pada pertemuan putaran pertama. Saat itu, Laskar Kalinyamat menang lewat gol Carlos Franca dan Abdallah Sudi, sementara Persib hanya mampu membalas satu gol melalui Uilliam Barros. Hasil tersebut menjadi alarm bahwa perjalanan Persib maupun Borneo FC menuju tangga juara tidak akan mudah.

Di sisi lain, Borneo FC datang ke dua laga terakhir dengan target mutlak: menyapu bersih enam poin. Pesut Etam sadar peluang juara hanya terbuka jika mampu memenangkan seluruh pertandingan tersisa tanpa bergantung pada hasil Persib.

Manajer tim Borneo FC, Dandri Dauri, mengatakan kondisi skuad dalam situasi positif menjelang laga kontra Persijap. Tim disebut menikmati latihan dengan suasana penuh percaya diri setelah kemenangan atas Bali United.

Baca Juga: Persib Bandung Bisa Segel Gelar Juara Hari Ini, Bagaimana Caranya? 

“Saat ini kondisi pemain sangat baik. Mereka enjoy menikmati latihan tanpa mengesampingkan fokus dan konsentrasi menghadapi Persijap Jepara,” ujar Dandri dikutip dari Samarinda Pos, Jumat (15/5). Menurut dia, kemenangan pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral penting. Namun, Borneo FC tetap diminta tidak memandang remeh Persijap yang sedang berada dalam tren positif.

“Terus terang kemenangan di Bali menjadi tambahan motivasi seluruh pemain jelang laga nanti. Tapi saya menegaskan kepada pemain agar mereka tak menganggap enteng lawan. Sebab Persijap punya motivasi bagus saat ini,” katanya.

Dandri juga meminta dukungan masyarakat Samarinda dan Kalimantan Timur untuk perjuangan tim di sisa kompetisi. Ia mengapresiasi doa bersama dan salat hajat yang dilakukan suporter Pusamania untuk mendukung langkah Pesut Etam mengejar gelar juara.

“Secara pribadi dan tim saya mengucapkan terima kasih pada suporter yang sudah mendoakan kami lewat salat hajat. Insya Allah kami akan berjuang dengan kemampuan kami. Soal bagaimana hasil akhir nanti, kita serahkan semua pada Tuhan,” pungkasnya.

Sementara itu, di kubu Persib, atmosfer kewaspadaan juga mulai terasa. Gelandang Persib Marc Klok menegaskan timnya belum memikirkan euforia juara meski berada di posisi teratas klasemen.

Persib masih harus menjalani laga berat melawan PSM Makassar sebelum menghadapi Persijap pada pekan terakhir. Pada saat bersamaan, Borneo FC juga harus melewati ujian dari Persijap sebelum menjamu Malut United di laga penutup musim.

“Ya, sangat excited. Saya pikir, seperti biasa, kita fokus game by game. Jadi, pertama lawan Makassar dan kemudian Persijap. Kita semua tahu apa yang dipertaruhkan,” kata Klok. Persib, lanjut dia, telah mematangkan persiapan sebelum bertolak ke Makassar pada Jumat (15/5).

“Jadi, kita siapkan dengan semaksimal mungkin dengan mentalitas yang sangat kuat, dan semoga kita ambil apa yang harus kita ambil,” ujarnya. Meski puas dengan tren positif tim, termasuk kemenangan atas Persija Jakarta, Klok menegaskan perjuangan Persib belum selesai.

“Saya sangat senang, tapi tugas belum selesai. Belum ada ruang untuk euforia atau merasa terlalu senang bagi saya, karena kita masih punya dua pertandingan di depan,” tegasnya.

Kini, perebutan gelar tak hanya bergantung pada kekuatan Persib atau Borneo FC semata. Dua pertandingan Persijap Jepara berpotensi menjadi panggung penentu siapa yang benar-benar layak berdiri di puncak kompetisi musim ini. (riz)

Baca Juga: Daftar 26 Pemain Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Diperkuat Song Heung-min dan Pemain Naturalisasi Jens Castrop

*Sumber: Kaltim Post (Jawa Pos Group)

EDITOR: Hendra