← Beranda
Resmi Dilepas DPMM FC! Ramadhan Sananta Makin Dekat ke Persebaya Surabaya?
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 14 Mei 2026 | 21.13 WIB
Ramadhan Sananta resmi dilepas DPMM FC setelah mencatat empat gol dan dua assist musim ini. (DPMM FC)

 

JawaPos.com — Pemain Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta resmi dilepas DPMM FC pada Rabu (13/5/2026) setelah menjalani satu musim di Liga Malaysia bersama klub asal Brunei Darussalam tersebut. Kabar ini langsung memunculkan rumor kepindahan sang striker ke Persebaya Surabaya yang kini ditangani mantan pelatihnya di PSM Makassar, Bernardo Tavares.

Keputusan DPMM FC melepas Sananta diumumkan melalui laman resmi klub bersamaan dengan dua nama lain, yakni kiper asal Brasil Michel Americo dan pemain senior Najib Tarif.

Klub memastikan daftar pemain yang dilepas masih bisa bertambah dalam waktu dekat.

“DPMM FC melepas Ramadhan Sananta, dan akan melepas kiper asal Brasil Michel Americo dan Najib Tarif. Pelepasan pemain lainnya akan menyusul,” tulis DPMM FC dalam pernyataan resminya.

Baca Juga: Rekap 5 Rumor Transfer Persebaya Surabaya! Total Maharnya Bisa Tembus Rp 15,77 Miliar

Mengapa DPMM FC Tetap Memuji Ramadhan Sananta?

Meski resmi berpisah, DPMM FC tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Ramadhan Sananta yang baru berusia 23 tahun.

Klub bahkan membuka peluang untuk kembali merekrut striker Timnas Indonesia tersebut di masa mendatang jika performanya terus berkembang.

DPMM menilai Sananta masih memiliki potensi besar untuk menjadi penyerang yang lebih matang dalam beberapa tahun ke depan. Faktor usia muda menjadi alasan klub tak sepenuhnya menutup pintu untuk reuni di masa mendatang.

“Klub mengucapkan terima kasih atas jasanya kepada DPMM FC, dan mungkin di masa depan, DPMM akan terus melihat perkembangannya bermain di tempat lain,” tulis DPMM FC.

Sepanjang musim 2025/2026, Sananta tampil dalam 27 pertandingan kompetisi domestik bersama DPMM FC. Berdasarkan data Transfermarkt, mantan striker Persis Solo itu mencatat empat gol dan dua assist.

Catatan tersebut memang belum terlalu tajam untuk ukuran seorang penyerang utama. Namun, kontribusinya tetap dianggap penting dalam skema permainan DPMM sepanjang musim ini.

Baca Juga: Turnamen Sepak Bola Akar Rumput Terakbar di Indonesia! 64 Klub Liga 4 Siap Guncang Piala Presiden 2026

Rumor ke Persebaya Surabaya Makin Kuat

Nama Persebaya Surabaya langsung muncul sebagai klub yang paling santer dikaitkan dengan Ramadhan Sananta setelah pengumuman perpisahan itu.

Apalagi Green Force kini dilatih Bernardo Tavares, sosok yang pernah berjasa besar dalam perkembangan karier sang striker.

Keduanya memiliki hubungan yang cukup erat sejak bersama PSM Makassar pada musim 2022/2023. Saat itu, Sananta tampil impresif dan menjadi salah satu pemain muda paling bersinar di Super League.

Di bawah arahan Bernardo Tavares, Sananta sukses membantu PSM Makassar meraih gelar juara Super League 2022/2023. Ketika itu, ia mencetak 11 gol dan dua assist saat usianya baru menginjak 20 tahun.

Produktivitas tersebut membuat nama Sananta melambung hingga akhirnya menjadi langganan Timnas Indonesia senior. Hingga saat ini, ia tercatat sudah mengoleksi 18 caps bersama skuad Garuda.

Kebutuhan Green Force terhadap striker lokal berkualitas juga membuat rumor ini terasa masuk akal. Apalagi Sananta dinilai cocok dengan karakter permainan agresif yang identik dengan Bernardo Tavares.

Baca Juga: Legiun PSM Makassar Dibajak Raksasa Super League! Rumor Persebaya Surabaya Paling Agresif Berburu Pemain

Perjalanan Ramadhan Sananta Belum Berakhir

Keputusan meninggalkan DPMM FC bisa menjadi momentum baru bagi perjalanan karier Ramadhan Sananta. Meski belum tampil sangat tajam di luar negeri, pengalaman bermain di kompetisi berbeda tetap menjadi modal penting untuk perkembangan mental dan permainan sang striker.

Sananta juga masih berada dalam usia emas perkembangan pemain sepak bola. Dengan usia 23 tahun, peluang untuk kembali tampil konsisten di Super League maupun menembus level lebih tinggi masih sangat terbuka.

Jika benar bergabung dengan Persebaya Surabaya, Sananta berpotensi menjadi salah satu transfer paling menarik jelang musim baru Super League.

Kombinasi reuni dengan Bernardo Tavares dan atmosfer besar Bonek bisa membantu mengembalikan ketajamannya.

Sementara itu, DPMM FC juga mengumumkan alasan pelepasan dua pemain lainnya. Michel Americo gagal menggeser posisi kiper utama Brunei, Haimie Nyaring, yang tampil dalam 22 pertandingan musim ini.

Sedangkan Najib Tarif dilepas karena faktor usia. Pemain berusia 38 tahun itu sebenarnya sudah menjadi bagian penting DPMM FC sejak 2012 dan termasuk salah satu pemain senior paling loyal di klub tersebut.

Kini masa depan Ramadhan Sananta menjadi perhatian pecinta sepak bola Indonesia.

Bursa transfer Super League diperkirakan bakal semakin panas jika striker Timnas Indonesia itu benar-benar kembali ke tanah air dan berseragam Green Force musim depan.

EDITOR: Banu Adikara