← Beranda
Janji Fabio Calonego ke Jakmania! Persija Jakarta Masih Bisa Bangkit di 2 Laga Penentu
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 14 Mei 2026 | 20.56 WIB
Fabio Calonego gelandang Persija Jakarta. (Dok. Persija Jakarta)

 

JawaPos.com — Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, menegaskan timnya belum menyerah meski baru kalah dari Persib pada pekan akhir Super League 2025/2026. Menjelang laga melawan Persik pada 16 Mei 2026 dan Semen Padang FC pada 23 Mei 2026, Fabio meminta seluruh pemain bangkit demi menjaga harga diri Macan Kemayoran dan membalas dukungan Jakmania.

Kekalahan dari Persib memang meninggalkan tekanan besar bagi Persija Jakarta yang sepanjang musim dibebani target tinggi.

Namun, Fabio Calonego memastikan suasana ruang ganti tetap dipenuhi semangat untuk menutup kompetisi dengan hasil terbaik.

Baca Juga: Rizky Ridho Minta Maaf ke Jakmania! Persija Jakarta Resmi Kubur Target Juara Musim Ini

Mengapa Fabio Calonego Yakin Persija Jakarta Bisa Bangkit?

Fabio Calonego menilai satu kekalahan tidak boleh menjadi penilaian akhir terhadap perjalanan Persija Jakarta musim ini. Menurutnya, karakter dan mentalitas tim jauh lebih penting dibanding hasil buruk dalam satu pertandingan.

“Yang benar-benar mendefinisikan kita adalah kerja keras setiap hari dan yang paling penting karakter yang kita miliki,” ujar Fabio Calonego.

Pemain asal Brasil itu menyebut rasa kecewa memang wajar dirasakan seluruh pemain setelah gagal mendapatkan hasil positif pada laga terakhir. Namun, ia percaya klub besar selalu memiliki kemampuan untuk bangkit dalam situasi sulit.

“Rasa sakit itu memang seharusnya ada. Karena hanya mereka yang benar-benar peduli yang bisa merasakannya. Tetapi klub besar tidak hanya dikenang karena trofi yang mereka angkat, melainkan juga karena bagaimana mereka bangkit setelah jatuh,” ucapnya lagi.

Ucapan Fabio Calonego menjadi sinyal kuat jika Persija Jakarta belum kehilangan motivasi di akhir musim.

Meski peluang meraih target utama semakin berat, skuad Macan Kemayoran masih ingin mempersembahkan penampilan terbaik untuk Jakmania.

Baca Juga: Rekap 5 Rumor Transfer Persebaya Surabaya! Total Maharnya Bisa Tembus Rp 15,77 Miliar

Dua Laga Tersisa Jadi Penentu Harga Diri Persija Jakarta

Persija Jakarta masih memiliki dua pertandingan tersisa pada Super League 2025/2026. Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi Persik pada 16 Mei 2026 sebelum menutup musim melawan Semen Padang FC pada 23 Mei 2026.

Fabio Calonego menilai dua pertandingan tersebut sangat penting untuk menjaga marwah klub.

Ia ingin Persija Jakarta menutup musim dengan kepala tegak sekaligus membangun fondasi mental untuk menghadapi musim berikutnya.

Menurut Fabio, evaluasi tetap harus dilakukan secara jujur agar tim bisa berkembang lebih baik. Namun, ia mengingatkan seluruh pemain agar tidak kehilangan keyakinan terhadap kualitas yang dimiliki skuad Persija Jakarta.

“Tujuan terbesar klub masih sangat dekat. Belajar dari kesalahan, meningkatkan apa yang sudah baik, lalu gelar akan semakin dekat dari sebelumnya. Kami akan tetap berdiri tegak, bekerja dalam diam, dan menghormati seragam Persija hingga akhir,” ucap Fabio Calonego.

Pernyataan itu memperlihatkan tekad besar yang masih dijaga di dalam ruang ganti Persija Jakarta. Di tengah kritik dan tekanan dari publik, Fabio ingin tim tetap profesional hingga kompetisi benar-benar selesai.

Baca Juga: Dibuang Persebaya Surabaya! Dicky Kurniawan Malah Jadi Pahlawan Persijap Jepara Keluar dari Neraka Degradasi

Statistik Fabio Calonego Jadi Bukti Kontribusi Besar

Fabio Calonego menjadi salah satu pemain penting Persija Jakarta sepanjang Super League 2025/2026. Gelandang berusia 28 tahun tersebut tampil konsisten sebagai motor permainan di lini tengah Macan Kemayoran.

Sepanjang musim ini, Fabio sudah memainkan 28 pertandingan bersama Persija Jakarta. Ia mencatatkan tiga gol dan enam assist dengan total waktu bermain mencapai 2.491 menit.

Kontribusi itu membuat Fabio menjadi salah satu pemain paling stabil di skuad Persija Jakarta musim ini. Selain aktif membantu serangan, ia juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan tim.

Catatan disiplin Fabio juga cukup menjadi sorotan sepanjang musim. Ia menerima empat kartu kuning dan satu kartu merah dalam 28 pertandingan yang dijalani bersama Macan Kemayoran.

Meski demikian, pengaruh Fabio di lapangan tetap dianggap vital bagi Persija Jakarta. Pengalaman dan mentalitasnya menjadi modal penting untuk membantu tim keluar dari tekanan pada akhir musim.

Baca Juga: Boncos Rp 11,7 Miliar! Persib Bandung Tanpa Bojan Hodak, Federico Barba, dan Lucho Hadapi PSM Makassar

Jakmania Masih Menunggu Kebangkitan Macan Kemayoran

Dukungan Jakmania dipastikan tetap menjadi energi tambahan bagi Persija Jakarta dalam dua laga terakhir musim ini.

Fabio Calonego memahami ekspektasi besar suporter yang ingin melihat Macan Kemayoran kembali menjadi penantang gelar.

Karena itu, ia meminta seluruh pemain tetap menjaga dedikasi dan fokus penuh hingga pertandingan terakhir. Fabio percaya kebangkitan Persija Jakarta bisa dimulai dari cara tim menyelesaikan musim dengan penuh tanggung jawab.

Situasi sulit yang dialami Persija Jakarta musim ini disebut bisa menjadi pelajaran berharga untuk membangun tim yang lebih kuat.

Fabio Calonego optimistis pengalaman pahit saat ini akan membuat mental skuad Macan Kemayoran semakin matang menghadapi musim depan.

Bagi Fabio, kebesaran Persija Jakarta tidak hanya diukur dari jumlah trofi yang dimiliki. Cara bangkit setelah kegagalan juga menjadi identitas penting yang harus terus dijaga klub sebesar Persija Jakarta.

EDITOR: Banu Adikara