JawaPos.com — Persebaya Surabaya dirumorkan tertarik merekrut bek PSM Makassar, Syahrul Lasinari, jelang berakhirnya Super League 2025/2026. Pemain asal Ternate berusia 26 tahun itu masuk radar Green Force karena memiliki kemampuan bermain di tiga posisi sekaligus, yakni bek tengah, bek kiri, dan bek kanan.
Rumor tersebut mencuat setelah akun media sosial @bondonekat_media mengunggah kabar singkat bertuliskan, “Syahrul Lasinari from Makassar to Surabaya!”.
Unggahan itu langsung memantik perhatian Bonek yang mulai penasaran dengan profil serta potensi sang pemain untuk memperkuat lini belakang Persebaya Surabaya musim depan.
Siapa Sosok Syahrul Lasinari yang Dikaitkan dengan Persebaya Surabaya?
Syahrul Lasinari memiliki nama lengkap Syahrul Ramadhan Lasenari dan lahir di Ternate pada 24 Desember 1999. Di usia 26 tahun, dia mulai mendapat perhatian setelah tampil cukup konsisten bersama PSM Makassar sepanjang musim ini.
Bek berkaki dominan kanan tersebut memiliki tinggi 1,78 meter dan saat ini berada di bawah naungan SBSport Agency.
Syahrul Lasinari resmi bergabung dengan PSM Makassar sejak 1 Juli 2024 dan hingga kini masih menjadi bagian penting di sektor pertahanan tim Juku Eja.
Menariknya, Syahrul Lasinari bukan hanya berposisi sebagai bek tengah. Dia juga mampu dimainkan sebagai bek kiri maupun bek kanan sehingga membuatnya memiliki nilai lebih di mata pelatih yang membutuhkan pemain fleksibel.
Kemampuan bermain di banyak posisi menjadi aset penting dalam kompetisi panjang seperti Super League.
Apalagi, Persebaya Surabaya musim ini beberapa kali mengalami masalah rotasi pemain belakang akibat cedera maupun akumulasi kartu.
Statistik Syahrul Lasinari Bersama PSM Makassar
Secara statistik, Syahrul Lasinari tampil cukup solid bersama PSM Makassar musim ini. Dia mencatatkan 16 pertandingan dengan total waktu bermain mencapai 1.087 menit.
Dari jumlah penampilannya itu, Syahrul Lasinari hanya menerima satu kartu kuning.
Namun, dia juga sempat mendapatkan dua kartu kuning kedua yang berujung kartu merah sehingga aspek disiplin masih menjadi catatan yang perlu diperbaiki.
Meski begitu, kontribusinya di lini pertahanan tetap dinilai cukup baik. Konsistensi bermain membuat nilai pasar Syahrul Lasinari kini menyentuh angka Rp 3,48 miliar.
Nilai tersebut tergolong menarik untuk pemain lokal yang memiliki kemampuan multi posisi. Tidak heran jika rumor ketertarikan Persebaya Surabaya langsung mendapat respons besar dari suporter Green Force di media sosial.
Cocokkah Syahrul Lasinari dengan Skema Bernardo Tavares?
Kehadiran Bernardo Tavares di Persebaya Surabaya membuat arah transfer Green Force mulai menjadi sorotan. Pelatih asal Portugal itu dikenal menyukai pemain dengan fleksibilitas tinggi serta disiplin taktik yang kuat.
Karakter Syahrul Lasinari dinilai cukup cocok dengan kebutuhan tersebut. Kemampuannya bermain sebagai bek tengah, bek kiri, hingga bek kanan bisa memberikan banyak opsi bagi tim pelatih dalam menyusun strategi.
Selain itu, usia 26 tahun membuat Syahrul Lasinari berada dalam fase matang sebagai pesepak bola profesional. Dia tidak terlalu muda, tetapi juga masih memiliki potensi berkembang dalam beberapa musim ke depan.
Jika rumor ini benar terjadi, Persebaya Surabaya bisa mendapatkan tambahan kekuatan penting di sektor pertahanan. Apalagi Green Force diperkirakan bakal melakukan perombakan skuad untuk menghadapi musim baru Super League.
Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari manajemen Persebaya Surabaya maupun PSM Makassar terkait rumor transfer tersebut. Situasi masih sebatas kabar yang berkembang di media sosial dan komunitas suporter.
Bonek Mulai Ramai Bahas Rumor Transfer Ini
Kabar Syahrul Lasinari masuk radar Persebaya Surabaya langsung ramai dibahas Bonek di berbagai platform media sosial.
Banyak suporter menilai Green Force memang membutuhkan tambahan bek lokal berkualitas untuk memperkuat kedalaman skuad.
Sebagian lainnya menilai Syahrul Lasinari cocok karena punya pengalaman bermain di kompetisi kasta tertinggi Indonesia.
Kemampuan adaptasi di beberapa posisi juga dianggap bisa membantu Persebaya Surabaya menghadapi jadwal padat musim depan.
Di sisi lain, PSM Makassar tentu tidak akan mudah melepas pemain yang masih produktif di lini belakang. Meski belum berstatus bintang utama, Syahrul Lasinari tetap menjadi bagian penting dalam rotasi tim Juku Eja musim ini.
Rumor transfer seperti ini diperkirakan masih akan terus berkembang hingga bursa transfer resmi dibuka.
Persebaya Surabaya sendiri kemungkinan bakal aktif mencari pemain baru demi meningkatkan kualitas tim untuk bersaing di papan atas Super League musim depan.