← Beranda
Borneo FC Bertekad Tentukan Nasib Sendiri! Fabio Lefundes Tak Mau Diragukan, Makin Panas Saingi Persib Bandung
Farid S. MaulanaRabu, 13 Mei 2026 | 15.36 WIB
Borneo FC bersaing juara Super League dengan Persib Bandung. (Dok. Borneo FC)

JawaPos.com  – Borneo FC Samarinda terus menjaga asa merebut gelar juara Super League 2025-2026. Klub berjuluk Pesut Etam itu menempel Persib Bandung yang berada di puncak klasemen Super League. Itu setelah pada Senin (12/5) Borneo FC berhasil menang dramatis 3-2 atas tuan rumah Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Kemenangan itu membuat perolehan poin Persib dan Borneo FC sama-sama 75 poin. Namun Persib berhak menjadi pemuncak klasemen sementara karena unggul head-to-head.

Dengan menyisakan dua pertandingan lagi, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menegaskan skuadnya akan menentukan nasib sendiri tanpa bergantung pada hasil yang diraih Maung Bandung.

“Kami tidak bisa mengontrol Persib. Yang pasti, kami akan terus berjuang sampai akhir,” katanya.

Apa pun hasil yang akan didapat Borneo FC pada akhir musim nanti, Lefundes menegaskan tetap bangga terhadap pencapaian anak asuhnya. Ia mengapresiasi kerja keras yang telah diberikan sepanjang Super League.

“Saya tahu bagaimana kerja keras tim ini. Pemain, staf, sampai kitman, saya mengapresiasi mereka semua,” tuturnya.

Tak Mau Diragukan

Lefundes menuturkan bahwa Nadeo Argawinata dan kawan-kawan hampir setiap musim diragukan menjadi juara. Mereka kerap dianggap hanya sebagai pesaing papan atas bagi Persib dan Persija Jakarta.

“Sekarang, apakah ada yang memprediksi kami bisa sampai sejauh ini pada awal kompetisi lalu?” ucapnya.

Mantan pelatih Madura United itu mengingatkan bahwa Borneo FC merupakan tim hebat. Selain berhasil memecahkan rekor klub dengan meraih 72 poin dalam 32 pertandingan, Borneo FC juga menorehkan catatan istimewa di Super League pada awal musim.

Baca Juga: 6 Rumor Transfer Persib Bandung! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya Jadi Sinyal Terkuat?

“Kami memecahkan rekor di Liga Indonesia dengan meraih 11 kemenangan berturut-turut,” ujarnya.

Hal yang membuatnya kecewa adalah adanya anggapan bahwa Borneo FC kehabisan bensin ketika rekor 11 kemenangan beruntun dihentikan oleh Bali United pada 30 November lalu. Banyak pihak menyebut timnya sudah habis.

“Padahal kami hanya mengganti bensin Pertalite ke yang lebih baik lagi. Pokoknya, tangki kami penuh sampai akhir kompetisi,” tegasnya.

Persaingan dengan Maung Bandung

Hingga pekan ke-32, hanya ada dua tim yang masih berpeluang menjadi juara, yakni Persib dan Borneo FC. Gelar juara akan ditentukan dalam dua laga tersisa.

Persib masih menyisakan laga tandang ke markas PSM Makassar pada 17 Mei dan pertandingan kandang melawan Persija Jepara pada 23 Mei.

Sementara itu, Borneo FC akan menjalani laga tandang melawan Persijap pada 17 Mei dan laga kandang menghadapi Malut United pada 23 Mei.

Menurut pelatih asal Brasil tersebut, perebutan gelar juara yang masih berlangsung hingga menyisakan dua pertandingan membuat Super League semakin menarik. Hal itu menunjukkan bahwa kompetisi berlangsung ketat hingga akhir musim.

“Ini membuat Super League bagus karena juara harus ditentukan sampai akhir kompetisi,” jelasnya. 

Baca Juga: Rizky Ridho Minta Maaf! Singgung Insiden Kontra Persib Bandung, Kapten Persija Jakarta Gelar Evaluasi

EDITOR: Hendra